Menu

Mode Gelap
Pemkab Siak Kukuhkan SOTK Baru, Terjadi Mutasi Demi Kelancaran Pembayaran Gaji ASN Ikuti Seminar Peningkatan Mutu Akademik, Puluhan Mahasiswa Unilak Muntah 3 Rumah di Dusun Nadi Bangka Tengah Terseret Arus Banjir, PT TIMAH Tbk Salurkan 300 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Sepuluh Kepala Daerah dan Tiga Wartawan Raih Trofi Abyakta di HPN 2026 Prakiraan Cuaca Kepri Selasa, 13 Januari 2026: Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah, Masyarakat Diimbau Waspada Kecelakaan Tunggal di Pelalawan, Sepasang Karyawan Bank Tewas

Rohul

Jerebu Selimuti Rokan Hulu, Sekolah Diliburkan Dua Hari

badge-check


					Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, saat diwawancarai wartawan di VIP Lancang Kuning, Bandara Internasional SSK II, Pekanbaru. Perbesar

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, saat diwawancarai wartawan di VIP Lancang Kuning, Bandara Internasional SSK II, Pekanbaru.

RiauKepri.com, ROHUL– Pagi ini, Rabu (23/7/2025), langit di atas Rokan Hulu tampak berkabut, bukan diselimuti embun tapi jerebu atau asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Pemerintah setempat tidak hanya membagikan ribuan masker gratis kepada warga namum terpaksa meliburkan sekolah mulai dari PAUD hingga SMP.

Keputusan aktivitas belajar-mengajar dihentikan selama dua hari ini diambil demi menjaga kesehatan anak-anak.

“Kita liburkan aktivitas belajar mengajar mulai dari PAUD, SD, dan SMP. Ini untuk keselamatan anak-anak, karena kabut asap sudah cukup parah,” ujar Wakil Bupati Syafaruddin Poti.

Langkah ini menyusul pantauan langsung dari Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, sehari sebelumnya. Usai meninjau lokasi dari udara dengan helikopter, Hanif mengungkapkan betapa sulitnya proses pemadaman. Titik-titik api banyak ditemukan di puncak Bukit Barisan, medan yang sulit dijangkau petugas darat.

“Kualitas udara di Rohul sudah tidak sehat. Meski kategori sedang, secara kasat mata, kondisinya cukup parah. Pemakaian masker sudah kita anjurkan,” kata Hanif saat tiba di Bandara Pekanbaru.

Kabut asap ini bukan kiriman dari wilayah lain. Asap ini lahir dari kebakaran hutan yang terjadi di Rokan Hulu sendiri. Ironis dan menyedihkan. Di tengah upaya pemadaman yang berat, anak-anak kini harus belajar dari rumah, jika pun bisa, di tengah udara yang sesak.

Sementara itu, para orangtua hanya bisa berharap, langit kembali biru dan tawa anak-anak bisa segera terdengar lagi di sekolah. Tapi untuk saat ini, keselamatan adalah yang utama. (RK1)

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Masyarakat Adat Rantau Kasai Sampaikan Penolakan KSO Agrinas Kepada LAMR

16 Desember 2025 - 13:36 WIB

Cinta Hampir Membunuhnya, Suara Gadis Itu Menyelamatkan

24 Oktober 2025 - 16:41 WIB

BRK Syariah Silaturahmi Bersama ASN Pra Pensiun dan Purnabakti di Rohul

9 Oktober 2025 - 12:37 WIB

Mimpi Jadi Polisi Pupus, Warga Rohul Ini Ditipu Rp1,2 Miliar

22 September 2025 - 15:56 WIB

Meski Defisit, Gubernur Wahid Janji Prioritaskan Persoalan Mendesak di Riau

14 September 2025 - 09:44 WIB

Trending di Riau