Menu

Mode Gelap
Pasar Sosial Tetti Amalia Apresiasi Penanaman Jagung Serentak Polsek Jemaja, Perkuat Kemandirian Pangan Daerah Matangkan Persiapan Porprov Kepri 2026, Tarung Derajat Anambas Pasang Target Tiga Emas Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Jemaja Tanam Jagung di Lahan Petani Bukit Padi Foto Wajah LCM di Labeli BLACK LIST di Pintu Masuk THM, Timbulkan Pertanyaan Soal Hak Privasi Prakiraan Cuaca Kepri Ahad 7 Juni 2026: Tanjungpinang hingga Batam Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah

Rohul

Jerebu Selimuti Rokan Hulu, Sekolah Diliburkan Dua Hari

badge-check


					Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, saat diwawancarai wartawan di VIP Lancang Kuning, Bandara Internasional SSK II, Pekanbaru. Perbesar

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, saat diwawancarai wartawan di VIP Lancang Kuning, Bandara Internasional SSK II, Pekanbaru.

RiauKepri.com, ROHUL– Pagi ini, Rabu (23/7/2025), langit di atas Rokan Hulu tampak berkabut, bukan diselimuti embun tapi jerebu atau asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Pemerintah setempat tidak hanya membagikan ribuan masker gratis kepada warga namum terpaksa meliburkan sekolah mulai dari PAUD hingga SMP.

Keputusan aktivitas belajar-mengajar dihentikan selama dua hari ini diambil demi menjaga kesehatan anak-anak.

“Kita liburkan aktivitas belajar mengajar mulai dari PAUD, SD, dan SMP. Ini untuk keselamatan anak-anak, karena kabut asap sudah cukup parah,” ujar Wakil Bupati Syafaruddin Poti.

Langkah ini menyusul pantauan langsung dari Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, sehari sebelumnya. Usai meninjau lokasi dari udara dengan helikopter, Hanif mengungkapkan betapa sulitnya proses pemadaman. Titik-titik api banyak ditemukan di puncak Bukit Barisan, medan yang sulit dijangkau petugas darat.

“Kualitas udara di Rohul sudah tidak sehat. Meski kategori sedang, secara kasat mata, kondisinya cukup parah. Pemakaian masker sudah kita anjurkan,” kata Hanif saat tiba di Bandara Pekanbaru.

Kabut asap ini bukan kiriman dari wilayah lain. Asap ini lahir dari kebakaran hutan yang terjadi di Rokan Hulu sendiri. Ironis dan menyedihkan. Di tengah upaya pemadaman yang berat, anak-anak kini harus belajar dari rumah, jika pun bisa, di tengah udara yang sesak.

Sementara itu, para orangtua hanya bisa berharap, langit kembali biru dan tawa anak-anak bisa segera terdengar lagi di sekolah. Tapi untuk saat ini, keselamatan adalah yang utama. (RK1)

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tiga Hari Hilang di Kebun Sawit, Kakek 83 Tahun Ditemukan Selamat dalam Kondisi Lemah

3 April 2026 - 18:00 WIB

Permudah Melintas Pemca Pujud dan Perusahan Aktif Perbaiki Jalan Lintas Yang Rusak

16 Maret 2026 - 15:42 WIB

Safari Ramadan di Rohul, Plt Gubri Serahkan Bantuan CSR BRK Syariah

20 Februari 2026 - 11:20 WIB

Bentrok Berdarah di Rohul, Satu Tewas, Polisi Amankan 12 Orang

9 Februari 2026 - 13:47 WIB

Masyarakat Adat Rantau Kasai Sampaikan Penolakan KSO Agrinas Kepada LAMR

16 Desember 2025 - 13:36 WIB

Trending di Riau