RiauKepri.com, TANJUNGPINANG — Kabar duka menyelimuti masyarakat Kepulauan Riau. Tokoh adat Melayu sekaligus mantan Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepulauan Riau, Dato Seri Setia Utama Drs. H. Abdul Razak bin Abu Bakar bin Ali, berpulang ke rahmatullah pada Senin, 26 Juli 2025, pukul 18.55 WIB di RSUD Raja Ahmad Tabib, Kota Tanjungpinang.
Kabar wafatnya disampaikan langsung oleh Ketua Umum LAM Kepri saat ini, Dato Seri Setia Utama H. Raja Al Hafis Raja Ismail, yang menyebut almarhum sebagai sosok panutan dan pejuang kebudayaan Melayu di Bumi Segantang Lada.
“Kepergian beliau adalah duka mendalam bagi kita semua. Beliau adalah pemimpin adat yang penuh dedikasi dalam menjaga marwah dan budaya Melayu,” ujar Raja Al Hafis dalam pernyataan resminya, Senin malam.
Almarhum dikenal luas sebagai tokoh yang berwibawa dan konsisten memperjuangkan nilai-nilai luhur adat Melayu. Selama menjabat sebagai Ketua LAM Kepri sejak tahun 2006 hingga 2024, beliau memainkan peran sentral dalam merumuskan berbagai kebijakan adat, pelestarian budaya, serta harmonisasi kehidupan berbangsa dan bernegara di wilayah Kepulauan Riau.
Profil Singkat Drs. H. Abdul Razak bin Abu Bakar bin Ali:
Nama lengkap: Drs. H. Abdul Razak bin Abu Bakar bin Ali
Gelar adat: Dato Seri Setia Utama
Jabatan terakhir: Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepulauan Riau (2006–2024)
Dikenal sebagai: Tokoh adat, budayawan Melayu, dan pemersatu masyarakat adat di Kepri
Tempat wafat: RSUD Raja Ahmad Tabib, Tanjungpinang
Tanggal wafat: Senin, 26 Juli 2025, pukul 18.55 WIB
LAM Kepri dan segenap masyarakat Kepulauan Riau diimbau untuk mendoakan kepergian almarhum dan meneruskan perjuangannya dalam menjaga jati diri budaya Melayu.
Innalillahi wa innailaihi rojiun. Selamat jalan, Dato. Jasamu akan selalu dikenang. (RK9)







