RiauKepri.com, PEKANBARU– Jumlah titik panas (hotspot) di Provinsi Riau kembali melonjak tajam. Berdasarkan data yang dirilis BMKG Stasiun Pekanbaru, Ahad (3/8/2025) pagi, terdeteksi 222 hotspot di wilayah Riau dari total 273 hotspot di Pulau Sumatera.
Wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak adalah Kabupaten Rokan Hilir yang mencatat 184 titik panas, disusul Bengkalis (22), Siak (9), serta beberapa titik lainnya di Pelalawan, Rokan Hulu, Indragiri Hilir, dan Kota Dumai.
“Lonjakan ini harus menjadi perhatian bersama, karena potensi kebakaran lahan meningkat tajam,” ujar Bella R. Adelia, Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru.
Cuaca di Riau hari ini cenderung berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang di berbagai wilayah, termasuk Pekanbaru, Siak, Meranti, dan Dumai. BMKG juga mengeluarkan peringatan dini atas potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang di sejumlah daerah.
Suhu udara diprakirakan berkisar antara 23 hingga 34°C, dengan kelembapan 55–99 persen dan kecepatan angin 10–30 km/jam dari arah tenggara hingga barat daya.
BMKG mengingatkan masyarakat, khususnya di wilayah rawan, untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Meski sejumlah daerah diguyur hujan, kondisi kering di permukaan masih rentan memicu kebakaran hutan dan lahan. (RK1)








