Menu

Mode Gelap
Selamatkan Ribuan Honorer Non ASN, Ini Langkah Terukur dari Pemkab Siak K.H. Muhammad Mursyid Hadiri Milad Muhammadiyah ke-113 di Kuok, Tekankan Pentingnya Ukhuwah dan Peran Ormas untuk Kemajuan Daerah Menampi Dedap Siak Terima Sertifikat Bebas Frambusia dari Kemenkes RI Pulau Terubuk Bersholawat Bersempena Haul Raja Kecik Berjalan Khidmat Billy Yusak Resmi Memimpin BM Kosgoro 1957 Bintan

Tanjungpinang

Dari Sekolah ke Rumah: Pelajar Tanjungpinang Jadi Agen Siaga Bencana

badge-check


					Foto bersama BPBD Kota Tanjungpinang peserta Sosialisasi KIE Penanggulangan Bencana di delapan SMP sepanjang Agustus 2025. Perbesar

Foto bersama BPBD Kota Tanjungpinang peserta Sosialisasi KIE Penanggulangan Bencana di delapan SMP sepanjang Agustus 2025.

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Kepercayaan diri Ayu, siswi kelas VIII di salah satu SMP di Tanjungpinang, meningkat setelah mengikuti simulasi evakuasi bencana yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tanjungpinang, Jumat (8/8).

“Sekarang saya tahu apa yang harus dilakukan kalau ada bencana,” ujarnya dengan nada mantap.

Ayu hanyalah satu dari ratusan pelajar yang mendapat pelatihan kesiapsiagaan bencana sepanjang Agustus 2025. BPBD Tanjungpinang mengunjungi delapan Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan dasar menghadapi potensi bencana.

Materi yang disampaikan tak hanya soal teori, tetapi juga praktik langsung. Siswa dikenalkan pada jenis-jenis bencana, langkah mitigasi, hingga prosedur tanggap darurat. Simulasi evakuasi mandiri dan pemutaran video edukasi dibuat sederhana agar mudah dipahami.

Kepala Pelaksana BPBD Tanjungpinang, Muhammad Yamin, menegaskan bahwa pendidikan kebencanaan sejak dini bukan sekadar kurikulum tambahan, melainkan investasi jangka panjang untuk membangun masyarakat tangguh.
“Pengetahuan ini tidak hanya bermanfaat di sekolah, tapi juga saat mereka berada di luar kota. Kami ingin siswa menjadi agen penyebar kesadaran mitigasi bencana di keluarga dan lingkungannya,” jelas Yamin.

Program ini sejalan dengan konsep Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang bertujuan menciptakan sekolah sebagai ruang belajar yang aman dan nyaman. Harapannya, kesadaran akan pentingnya mitigasi bencana bisa mengalir dari kelas, merambah rumah, hingga ke tengah masyarakat.

Dengan bekal ini, para pelajar Tanjungpinang tak hanya siap melindungi diri sendiri, tetapi juga berperan sebagai garda terdepan menyebarkan pengetahuan yang dapat menyelamatkan nyawa. (RK9)

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kepri Didorong Jadi Pusat Kuliner Halal, Kuota 9.511 Sertifikat Gratis Siap Dimaksimalkan

17 Januari 2026 - 06:30 WIB

HPN 2026 Jadi Momentum Penguatan Peran Pers di Tanjungpinang

15 Januari 2026 - 16:53 WIB

Domino Jadi Jembatan Kebersamaan, Wali Kota Tanjungpinang Bangun Kedekatan dengan Warga

14 Januari 2026 - 17:25 WIB

DPRD Tanjungpinang Juara Turnamen Minisoccer Piala Ketua DPRD Kepri 2026

10 Januari 2026 - 19:08 WIB

PWI Tanjungpinang Matangkan Persiapan HPN 2026 Bersama DPRD

7 Januari 2026 - 11:25 WIB

Trending di Tanjungpinang