Menu

Mode Gelap
Ketika Sarkasme Kehilangan Daya Gigitnya Cuaca Kepri Ahad, 14 Juni 2026: Tanjungpinang hingga Batam Berpotensi Diguyur Hujan Ringan, Natuna dan Anambas Didominasi Berawan KONI Anambas Siapkan 15 Cabor untuk Berlaga dan Raih Prestasi di Porprov Kepri VI 2026. Bupati Aneng dan Warga Gotong Royong Bersihkan Kawasan Gunung Nyabung pada Jumat ASRI Wabup Raja Bayu Hadiri Launching Jum’at Siantan Berseri, Dorong Budaya Hidup Sehat dan Lingkungan Bersih Dahlan Iskan Ungkap Bupati Siak Tagih Utang Pusat ke Presiden

Tanjungpinang

Dari Sekolah ke Rumah: Pelajar Tanjungpinang Jadi Agen Siaga Bencana

badge-check


					Foto bersama BPBD Kota Tanjungpinang peserta Sosialisasi KIE Penanggulangan Bencana di delapan SMP sepanjang Agustus 2025. Perbesar

Foto bersama BPBD Kota Tanjungpinang peserta Sosialisasi KIE Penanggulangan Bencana di delapan SMP sepanjang Agustus 2025.

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Kepercayaan diri Ayu, siswi kelas VIII di salah satu SMP di Tanjungpinang, meningkat setelah mengikuti simulasi evakuasi bencana yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tanjungpinang, Jumat (8/8).

“Sekarang saya tahu apa yang harus dilakukan kalau ada bencana,” ujarnya dengan nada mantap.

Ayu hanyalah satu dari ratusan pelajar yang mendapat pelatihan kesiapsiagaan bencana sepanjang Agustus 2025. BPBD Tanjungpinang mengunjungi delapan Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan dasar menghadapi potensi bencana.

Materi yang disampaikan tak hanya soal teori, tetapi juga praktik langsung. Siswa dikenalkan pada jenis-jenis bencana, langkah mitigasi, hingga prosedur tanggap darurat. Simulasi evakuasi mandiri dan pemutaran video edukasi dibuat sederhana agar mudah dipahami.

Kepala Pelaksana BPBD Tanjungpinang, Muhammad Yamin, menegaskan bahwa pendidikan kebencanaan sejak dini bukan sekadar kurikulum tambahan, melainkan investasi jangka panjang untuk membangun masyarakat tangguh.
“Pengetahuan ini tidak hanya bermanfaat di sekolah, tapi juga saat mereka berada di luar kota. Kami ingin siswa menjadi agen penyebar kesadaran mitigasi bencana di keluarga dan lingkungannya,” jelas Yamin.

Program ini sejalan dengan konsep Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang bertujuan menciptakan sekolah sebagai ruang belajar yang aman dan nyaman. Harapannya, kesadaran akan pentingnya mitigasi bencana bisa mengalir dari kelas, merambah rumah, hingga ke tengah masyarakat.

Dengan bekal ini, para pelajar Tanjungpinang tak hanya siap melindungi diri sendiri, tetapi juga berperan sebagai garda terdepan menyebarkan pengetahuan yang dapat menyelamatkan nyawa. (RK9)

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Cuaca Kepri Ahad, 14 Juni 2026: Tanjungpinang hingga Batam Berpotensi Diguyur Hujan Ringan, Natuna dan Anambas Didominasi Berawan

14 Juni 2026 - 00:01 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Sabtu, 13 Juni 2026: Batam dan Tanjungpinang Berpotensi Hujan Ringan, Natuna-Anambas Didominasi Berawan

13 Juni 2026 - 00:01 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Jumat 12 Juni 2026: Tanjungpinang dan Batam Berpotensi Hujan Ringan, Natuna-Anambas Didominasi Berawan

12 Juni 2026 - 00:01 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Kamis, 11 Juni 2026: Tanjungpinang dan Batam Berpotensi Hujan Ringan, Wilayah Kepulauan Dominan Cerah Berawan

11 Juni 2026 - 00:01 WIB

BMKG: Cuaca Kepri Didominasi Berawan dan Udara Kabur pada Rabu, 10 Juni 2026

10 Juni 2026 - 00:01 WIB

Trending di Kepulauan Riau