Menu

Mode Gelap
TJA Minta Maxim Stop Rekrutmen Driver Baru, Tunduk Terhadap Pergub Tarif Atas Bawah MTI Kepri: DPRD dan Dishub Sebaiknya Beri Pemahaman, Bukan Harapan Palsu kepada Driver Online Prakiraan Cuaca Kepri Rabu, 11 Februari 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Telan Anggaran Rp233,48 Juta, DPRD Meranti Tinjau Pembangunan Duiker Simpang Puskemas Zona Integritas Diresmikan, Imigrasi Selatpanjang Bidik WBK dan WBBM Kades Batu Berapit Apresiasi Wartawan Anambas, Berkah Terima Bantuan Sembako HPN 2026

Tanjungpinang

Lonjakan Masalah Mental Remaja, Pemprov Kepri Turun ke Sekolah Bantu Siswa “Merdeka dari Cemas”

badge-check


					Mewakili Gubernur Ansar Ahmad, Muhammad Bisri, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri menerangkan jika kegiatan bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya kesehatan mental kepada siswa. Perbesar

Mewakili Gubernur Ansar Ahmad, Muhammad Bisri, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri menerangkan jika kegiatan bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya kesehatan mental kepada siswa.

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Maraknya kasus kecemasan dan tekanan mental di kalangan remaja membuat Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengambil langkah langsung ke lapangan. Melalui Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat (RSJKO) Engku Haji Daud, program Singgah di Sekolah digelar untuk memberi pemahaman sekaligus deteksi dini kesehatan mental siswa.

Pada Jumat (8/8/2025), SMA Negeri 7 Tanjungpinang menjadi tuan rumah gelaran kedua program ini. Mengangkat tema “Merdeka dari Cemas”, ratusan siswa diajak memahami pentingnya menjaga kesehatan mental, sekaligus diberi ruang untuk bercerita dan mencari solusi dari masalah yang mereka hadapi.

Kepala Dinas Kesehatan Kepri, Muhammad Bisri, yang hadir mewakili Gubernur Ansar Ahmad, menegaskan bahwa isu kesehatan mental kini menjadi perhatian serius pemerintah.
“Remaja jangan memendam masalah sendiri. Buka hati, bercerita kepada teman, guru, orang tua, atau tenaga profesional, agar masalah bisa diatasi,” ujarnya menyampaikan pesan Gubernur.

Menurut Bisri, keberanian berbagi cerita bukan hanya membantu meringankan beban, tetapi juga memulihkan semangat belajar. “Di dalam jiwa yang sehat, ada tubuh yang kuat. Dan dari jiwa yang sehat, lahirlah calon pemimpin masa depan Kepri,” tambahnya.

Direktur RSJKO Engku Haji Daud, Dr Asep Guntur Sapari, menyebut program ini menjadi bentuk komitmen menjaga kesehatan mental remaja. Selain edukasi, pihaknya juga melakukan skrining kesehatan jiwa untuk mendeteksi sejak dini gangguan mental yang mungkin dialami siswa.

Langkah ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Kepala SMA Negeri 7 Tanjungpinang, Mochamad Tohir Karjono, menilai kegiatan ini sangat relevan dengan kondisi siswa saat ini.
“Persoalan mental dan jiwa di kalangan pelajar nyata adanya, entah karena tekanan keluarga, pertemanan, atau lingkungan sosial. Edukasi seperti ini membantu siswa lebih siap mengelola diri,” ujarnya.

Dengan hadirnya program Singgah di Sekolah, Pemprov Kepri berharap siswa tidak hanya merdeka dari rasa cemas, tetapi juga tumbuh menjadi generasi muda yang kuat mental, sehat jiwa, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (RK9)

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

TJA Minta Maxim Stop Rekrutmen Driver Baru, Tunduk Terhadap Pergub Tarif Atas Bawah

11 Februari 2026 - 08:36 WIB

MTI Kepri: DPRD dan Dishub Sebaiknya Beri Pemahaman, Bukan Harapan Palsu kepada Driver Online

11 Februari 2026 - 08:08 WIB

Dapat Pelayanan Memuaskan, Jemaah Calon Haji Apresiasi BRK Syariah

7 Februari 2026 - 15:34 WIB

Inovasi Baru, JCH Nasabah BRK Syariah Tanjungpinang Ikuti Praktik Manasik Haji

7 Februari 2026 - 13:23 WIB

Dukung Pembinaan Bakat Anak Muda Kapolresta Tanjungpinang, Gelar “Road Race Championship 2026”

6 Februari 2026 - 20:04 WIB

Trending di Tanjungpinang