Menu

Mode Gelap
Bupati Afni: Progres Jalan Inpres Pinang Sebatang Barat–Muara Kelantan Sudah 15 Persen Tahun ini Baru Jembatan Selat Akar yang Dianggarkan Pemprov Riau Bupati Kepulauan Meranti Perjuangkan Perbaikan Jembatan dan Jalan Provinsi di DPRD Riau Nada Salsabila Kamil di Undang Podcast RRI Atas Prestasinya HPN 2026, BNNK Tanjungpinang Hadirkan Edukasi Rehabilitasi Narkotika untuk Masyarakat Tiga Polisi Aktif Diduga Terlibat Pesta Narkoba, Kapolres Bengkalis: Tak Ada Ampun, Semua Ditindak Tegas

Riau

Mantap, Dalam Paripurna Milad ke-68 Riau, Ketua DPRD Gaungkan Daerah Istimewa Riau

badge-check


					Rapat Paripurna Istimewas berkaitan hari jadi ke-68 Riau. Perbesar

Rapat Paripurna Istimewas berkaitan hari jadi ke-68 Riau.

RiauKepri.com, PEKANBARU- Ketua DPRD Provinsi Riau, Kaderismanto, menyuarakan dukungan kuat terhadap gagasan pembentukan Daerah Istimewa Riau (DIR) dalam rapat paripurna istimewa memperingati Hari Jadi ke-68 Provinsi Riau, Sabtu (9/8/2025). Dalam pidatonya, politisi PDI Perjuangan tersebut menyebutkan bahwa status keistimewaan merupakan langkah strategis dalam mempercepat pembangunan dan memperkuat jati diri budaya Melayu Riau.

Kaderismanto mengatakan bahwa gagasan DIR bukan muncul tiba-tiba, ini adalah keinginan luhur dari masyarakat Riau dan saat ini dimotori oleh Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) bersama berbagai elemen masyarakat.

Ketua DPRD Riau itu juga menyebutkan, keinginan menjadikan Riau sebagai Daerah Istimewa lahir dari semangat menjaga warisan budaya, memperkuat adat istiadat, serta mengoptimalkan potensi daerah dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat. Seiring dengan

“Dengan terwujudnya Daerah Istimewa Riau, kita tidak hanya bicara tentang status administratif, tetapi tentang cita-cita luhur masyarakat Riau yang ingin negerinya bertamadun, bermartabat, dan menjadi pusat kebudayaan Melayu,” ujar Kaderismanto dalam sambutannya di hadapan tamu undangan dan anggota dewan.

Status DIR ini, sambung Kaderismanto, bagian yang bersanding dengan RPJMD Riau 2025-2029 mengusung visi “Riau Bedelau”, yang berarti Riau yang berbudaya Melayu, dinamis, ekologis, religius, dan maju.

Menanggapi pidato Ketua DPRD Riau tersebut, Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian LAMR Provinsi Riau yang juga Ketua Badan Pekerja Perwujudan DIR, Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, menyampaikan apresiasi tinggi. Beliau mengaku terkejut dan bangga bahwa gagasan DIR digaungkan langsung dalam forum resmi sebesar paripurna DPRD.

“Ini adalah semangat baru bagi kami, menjadi motivasi bagi LAMR dan berbagai elemen masyarakat untuk terus bekerja mewujudkan DIR. Ini bukti bahwa aspirasi tersebut bukan hanya milik LAMR, tapi telah menjadi keinginan kolektif masyarakat Riau,” ungkap Datuk Seri Taufik.

Datuk Seri Taufik menambahkan bahwa Ketua DPRD Riau telah menunjukkan komitmennya, sejak awal sudah mendukung proses pengajuan DIR. Mulai dari menerima aspirasi, hingga mengawal proses penyusunan naskah akademis yang kini hampir rampung. Hal ini dinilainya sebagai dukungan politik yang penting dan strategis dalam menggerakkan proses hukum dan administratif ke tingkat nasional.

Dengan adanya momentum ini, baik DPRD maupun LAMR berharap pemerintah pusat dapat mendengar dan menindaklanjuti aspirasi tersebut. Status Daerah Istimewa diharapkan bukan hanya menjadi simbol, melainkan juga fondasi untuk pengakuan terhadap keunikan sejarah, budaya, dan kontribusi Riau bagi Indonesia. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Afni: Progres Jalan Inpres Pinang Sebatang Barat–Muara Kelantan Sudah 15 Persen

21 Januari 2026 - 20:40 WIB

Tahun ini Baru Jembatan Selat Akar yang Dianggarkan Pemprov Riau

21 Januari 2026 - 20:32 WIB

Bupati Kepulauan Meranti Perjuangkan Perbaikan Jembatan dan Jalan Provinsi di DPRD Riau

21 Januari 2026 - 19:43 WIB

Tiga Polisi Aktif Diduga Terlibat Pesta Narkoba, Kapolres Bengkalis: Tak Ada Ampun, Semua Ditindak Tegas

21 Januari 2026 - 17:22 WIB

Tangis Norma Pecah di Pekanbaru, Pasutri Korban Mafia Tanah di Meranti Mencari Keadilan

20 Januari 2026 - 12:06 WIB

Trending di Meranti