Menu

Mode Gelap
Bupati Afni: Progres Jalan Inpres Pinang Sebatang Barat–Muara Kelantan Sudah 15 Persen Tahun ini Baru Jembatan Selat Akar yang Dianggarkan Pemprov Riau Bupati Kepulauan Meranti Perjuangkan Perbaikan Jembatan dan Jalan Provinsi di DPRD Riau Nada Salsabila Kamil di Undang Podcast RRI Atas Prestasinya HPN 2026, BNNK Tanjungpinang Hadirkan Edukasi Rehabilitasi Narkotika untuk Masyarakat Tiga Polisi Aktif Diduga Terlibat Pesta Narkoba, Kapolres Bengkalis: Tak Ada Ampun, Semua Ditindak Tegas

Riau

Mantap, LAMR Ikut Peringatan Kemerdekaan di Istana Negara

badge-check


					Ketum DPH LAMR Datuk Seri Taufik Ikram Jamil dan Ketum MKA LAMR Datuk Seri Marjohan saat hadir mengikuti peringatan hari merdeka Ri di Istana Negara. Perbesar

Ketum DPH LAMR Datuk Seri Taufik Ikram Jamil dan Ketum MKA LAMR Datuk Seri Marjohan saat hadir mengikuti peringatan hari merdeka Ri di Istana Negara.

RiauKepri.com, JAKARTA- Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Provinsi Riau mengikuti peringatan detik-detik kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara bersama Presiden Prabowo Subianto, Ahad (17/8). DI sisi lain, LAMR juga mengikuti acara serupa di Kantor Gubernur Riau bersama Datuk Seri Setia Amanah Gubernur Riau H. Abdul Wahab.

Di Istana Merdeka, LAMR mengutus Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (Ketum MKA) Datuk Seri H. R. Marjohan Yusuf, Ketum Dewan Pimpinan Harian (DPP) Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, dan Bendahara Umum Datuk M. Fadhli. Di Kantor Gubernur Riau, LAMR mengutuskan Timbalan Ketum MKA Datuk H. Zulkarnaen Nurdin dan Sekretaris Umum DPH Daruk H. Jonnaidi Dasa.

Di Istana Negara, utusan LAMR bergabung dengan sekitar 8.000 undangan. Mereka adalah sebagian kecil dari hasil penjaringan terhadap 290.000 orang. “Kami memberi tahu kehadiran LAMR di Istana Negara kepada Gubernur Riau yang disambutnya dengan gembira,” kata Ketum MKA Datuk Seri Marjohan.

Datuk Seri Taufik mengatakan, LAMR memang perlu hadir di Istana Negara, karena boleh dikatakan, peringatan detik-detik kemerdekaan tahun ini didominasi oleh Melayu Riau. Misalnya, satu dari lima pakaian resmi pada acara adalah Melayu Riau. Selain itu, persembahan seni utama adalah pacu jalur yang menampilkan tukang tari langsung dari Kuansing antara lain Rayyan Arkan Dhika.

Lebih dari itu, lanjut Datuk Seri Taufik, kehadiran LAMR di Istana Negara, untuk memperteguh dan memperkokoh sikap leluhur Melayu Riau yang bergabung dengan Negara Republik Indonesia tahun 1945. “Kita menjunjung sikap itu, bahkan berpartisipasi aktif untuk mencapai Indonesia maju,” katanya. (RK3)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Afni: Progres Jalan Inpres Pinang Sebatang Barat–Muara Kelantan Sudah 15 Persen

21 Januari 2026 - 20:40 WIB

Tangis Norma Pecah di Pekanbaru, Pasutri Korban Mafia Tanah di Meranti Mencari Keadilan

20 Januari 2026 - 12:06 WIB

Selamatkan Ribuan Honorer Non ASN, Ini Langkah Terukur dari Pemkab Siak

18 Januari 2026 - 17:36 WIB

K.H. Muhammad Mursyid Hadiri Milad Muhammadiyah ke-113 di Kuok, Tekankan Pentingnya Ukhuwah dan Peran Ormas untuk Kemajuan Daerah

18 Januari 2026 - 14:30 WIB

Menampi Dedap

18 Januari 2026 - 09:43 WIB

Trending di Meranti