Menu

Mode Gelap
Pemkab Siak Kukuhkan SOTK Baru, Terjadi Mutasi Demi Kelancaran Pembayaran Gaji ASN Ikuti Seminar Peningkatan Mutu Akademik, Puluhan Mahasiswa Unilak Muntah 3 Rumah di Dusun Nadi Bangka Tengah Terseret Arus Banjir, PT TIMAH Tbk Salurkan 300 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Sepuluh Kepala Daerah dan Tiga Wartawan Raih Trofi Abyakta di HPN 2026 Prakiraan Cuaca Kepri Selasa, 13 Januari 2026: Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah, Masyarakat Diimbau Waspada Kecelakaan Tunggal di Pelalawan, Sepasang Karyawan Bank Tewas

Pekanbaru

Dari Rumah Panggung ke Istana Negara, Arka, Anak Aura Farming yang Perlu Perhatian

badge-check


					Muhammad Arka Alvaro Perbesar

Muhammad Arka Alvaro

RiauKepri.com, PEKANBARU– Di sebuah rumah panggung sederhana di Desa Banjar Padang, Kuantan Mudik, Kabupaten Kuansing, Riau, Muhammad Arka Alvaro (11) biasa bermain di tepian sungai bersama teman-temannya. Namun, Ahad (17/8/2025), langkah kakinya membawanya jauh dari kampung halaman hingga ke halaman Istana Merdeka, Jakarta.

Arka bukan anak biasa. Dia adalah salah satu dari 10 anak coki pacu jalur yang diundang tampil pada peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia. Mengenakan busana tradisional, baju kurung cekak musang, Arka menari dalam formasi kolaboratif bertema aura farming, membawa semangat Sungai Kuantan ke hadapan Presiden Prabowo Subianto dan tamu negara lainnya.

Anak keempat dari pasangan Rayandra (45) dan Dena (43) itu hidup dalam keterbatasan. Sang ayah bekerja serabutan, sementara ibunya seorang ibu rumah tangga. Mereka tinggal di rumah semi permanen yang menghadap ke arah sungai, tempat anak-anak Kuansing belajar mendayung, menari, dan bermimpi.

“Kami bangga, sangat bangga,” kata Rio, sepupu sekaligus rekan satu tim Arka dalam jalur Putri Anggun Sibiran Tulang.

“Tidak menyangka, anak sekampung kami bisa tampil di Istana, memperkenalkan budaya pacu jalur ke seluruh Indonesia,” sambung Rio.

Arka sudah dua tahun menjadi anak coki atau Togak Luan, posisi penting dalam perahu pacu jalur. Arka direkrut oleh Raja Muhammad Defrian, tokoh muda yang menjadi Timbo Ruang jalur mereka. Tahun lalu, Arka turut mengantar timnya menjadi juara pertama dalam Pacu Jalur Kuansing 2024.

Sebelum berangkat ke Jakarta, Arka berpamitan kepada tim jalurnya. “Dia minta doa agar selamat di jalan,” kenang Rio.

“Waktu sampai di Istana, dia nelpon ke Raja, bilang sudah sampai. Kami semua langsung merinding,” cerita Rio dalam haru.

Kini, keluarga dan tim Arka berharap pemerintah memberi perhatian lebih kepada pendidikan anak-anak coki seperti Arka. “Setidaknya diberi beasiswa,” kata Rio pelan menahan tangis karena haru.

“Mereka ini bukan cuma mendayung jalur, tapi juga mendayung nama baik daerah ke pentas nasional dan dunia,” ucap Rio. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkab Siak Kukuhkan SOTK Baru, Terjadi Mutasi Demi Kelancaran Pembayaran Gaji ASN

13 Januari 2026 - 17:24 WIB

Ikuti Seminar Peningkatan Mutu Akademik, Puluhan Mahasiswa Unilak Muntah

13 Januari 2026 - 15:48 WIB

‎Rektor Unilak Jadi Pembina Upacara di SMK Pertanian Terpadu, Dorong Guru dan Siswa Lanjut Kuliah

12 Januari 2026 - 15:27 WIB

PT BSP Berprestasi dan Peduli, Konsisten Jaga Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat

12 Januari 2026 - 12:40 WIB

Pakar: Pipa Gas PT TGI Meledak Lagi Karena Tidak Ada Inspeksi Menyeluruh

11 Januari 2026 - 11:45 WIB

Trending di Inhu