RiauKepri.com, PEKANBARU– Di sebuah rumah panggung sederhana di Desa Banjar Padang, Kuantan Mudik, Kabupaten Kuansing, Riau, Muhammad Arka Alvaro (11) biasa bermain di tepian sungai bersama teman-temannya. Namun, Ahad (17/8/2025), langkah kakinya membawanya jauh dari kampung halaman hingga ke halaman Istana Merdeka, Jakarta.
Arka bukan anak biasa. Dia adalah salah satu dari 10 anak coki pacu jalur yang diundang tampil pada peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia. Mengenakan busana tradisional, baju kurung cekak musang, Arka menari dalam formasi kolaboratif bertema aura farming, membawa semangat Sungai Kuantan ke hadapan Presiden Prabowo Subianto dan tamu negara lainnya.
Anak keempat dari pasangan Rayandra (45) dan Dena (43) itu hidup dalam keterbatasan. Sang ayah bekerja serabutan, sementara ibunya seorang ibu rumah tangga. Mereka tinggal di rumah semi permanen yang menghadap ke arah sungai, tempat anak-anak Kuansing belajar mendayung, menari, dan bermimpi.
“Kami bangga, sangat bangga,” kata Rio, sepupu sekaligus rekan satu tim Arka dalam jalur Putri Anggun Sibiran Tulang.
“Tidak menyangka, anak sekampung kami bisa tampil di Istana, memperkenalkan budaya pacu jalur ke seluruh Indonesia,” sambung Rio.
Arka sudah dua tahun menjadi anak coki atau Togak Luan, posisi penting dalam perahu pacu jalur. Arka direkrut oleh Raja Muhammad Defrian, tokoh muda yang menjadi Timbo Ruang jalur mereka. Tahun lalu, Arka turut mengantar timnya menjadi juara pertama dalam Pacu Jalur Kuansing 2024.
Sebelum berangkat ke Jakarta, Arka berpamitan kepada tim jalurnya. “Dia minta doa agar selamat di jalan,” kenang Rio.
“Waktu sampai di Istana, dia nelpon ke Raja, bilang sudah sampai. Kami semua langsung merinding,” cerita Rio dalam haru.
Kini, keluarga dan tim Arka berharap pemerintah memberi perhatian lebih kepada pendidikan anak-anak coki seperti Arka. “Setidaknya diberi beasiswa,” kata Rio pelan menahan tangis karena haru.
“Mereka ini bukan cuma mendayung jalur, tapi juga mendayung nama baik daerah ke pentas nasional dan dunia,” ucap Rio. (RK1)







