Menu

Mode Gelap
Prakiraan Cuaca Kepri Selasa, 28 Juli 2026: Tanjungpinang hingga Anambas Berpotensi Diguyur Hujan Ringan Polres Bengkalis Musnahkan Narkotika Jenis Sabu Seberat 8.231,15 Gram dan Pil Ekstasi Sebanyak 5.005 Butir Pemerintah dan Masyarakat Pulau Jemaja Sepakati Tata Kelola Panen Buah Kepayang Berkelanjutan Ketua Kelompok Tani Bukit Padi Apresiasi Rehabilitasi Irigasi, Harap Proyek Dilanjutkan hingga Kampung Pasiran LAMR: Ketahanan Energi Harus Berbasis Kebudayaan ‎Mahasiswa Sastra Indonesia UNILAK Juara 1 Lomba Melukis PEKSIMIDA Riau

Internasional

LAMR Harapkan Pacu Jalur Kuansing Dapat Diikuti Semua Kabupaten/Kota se-Riau

badge-check

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat menyapa masyarakat. Perbesar

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat menyapa masyarakat.

RiauKepri.com, KUANSING- Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) berharap pacu jalur di Kuantan Singingi (Kuansing) dapat diikuti oleh kabupaten/kota se-Riau. Hal ini dimaksudkan agar tradisi ini semakin kokoh menjadi perlambangan Melayu Riau di kancah lokal dan regional.

Demikian disampaikan Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (Ketum DPH) LAMR Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, saat mengikuti acara pembukaan Festival Pacu Jalur 2025 di Telukkuantan, Kuantan Singingi (Kuansing). “Setakat ini baru Inderagiri Hulu yang mengirimkan utusannya,” kata Datuk Seri Taufik.

Festival Pacu Jalur dibuka secara Resmi Rabu siang (20/8/2025), oleh Menteri Pariwisata Widiyanti Wisnu Wardana. Hadir juga Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Gubernur Riau Abdul Wahid, dan Forkopimda Riau, tak ketinggalan Bupati Kuansing Suhardiman Ambi. Setelah Zuhur, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, menandai mulai pertama festival.

Menurut Datuk Seri Taufik, keikutsertaan kabupaten/kota lain di Riau merupakan dukungan konkrit tradisi yang menginternasional ini. Apalagi karakter daerah hampir sana yakni dilintasi sungai-sungai besar. Hal ini akan berdampak positif bagi Riau yang merupakan satu kesatuan masyarakat Melayu untuk saling dukung.

“Ya, dapat satu kabupaten atau dua jalur untuk ikut kegiatan ini jadilah,” ucap Datuk Seri Taufik. Tentu saja dengan catatan bahwa tradisi lombanya tetap berpedoman pada tradisi yang sudah wujud di Kuansing sebagaimana terjadi sekarang.

Menurut Datuk Seri Taufik, pacu jalur bukan hanya prosesi olahraga, tetapi berkaitan langsung dengan semangat kebersamaan, ekonomi, bahkan ekologi. “Dia juga menjadi ajang pewarisan nilai-nilai luhur,” katanya. (RK3)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Sayang Bini

26 Juli 2026 - 09:55 WIB

Siak Masuk Daftar Daerah Terbaik untuk Investasi Versi Fortune Indonesia

26 Juli 2026 - 07:37 WIB

Kelemahan Melayu

25 Juli 2026 - 06:32 WIB

Bupati Afni dan Menkeu Purbaya Bertemu, Suasana Reuni Warnai Silaturahmi

24 Juli 2026 - 22:34 WIB

Dukung Program Unggulan Kapolda Riau, Ditpolairud dan Polres Rohil Gelar Aksi ‘JALUR’ di Panipahan

24 Juli 2026 - 21:36 WIB

Trending di Riau