Menu

Mode Gelap
Bupati Afni: Progres Jalan Inpres Pinang Sebatang Barat–Muara Kelantan Sudah 15 Persen Tahun ini Baru Jembatan Selat Akar yang Dianggarkan Pemprov Riau Bupati Kepulauan Meranti Perjuangkan Perbaikan Jembatan dan Jalan Provinsi di DPRD Riau Nada Salsabila Kamil di Undang Podcast RRI Atas Prestasinya HPN 2026, BNNK Tanjungpinang Hadirkan Edukasi Rehabilitasi Narkotika untuk Masyarakat Tiga Polisi Aktif Diduga Terlibat Pesta Narkoba, Kapolres Bengkalis: Tak Ada Ampun, Semua Ditindak Tegas

Internasional

LAMR Harapkan Pacu Jalur Kuansing Dapat Diikuti Semua Kabupaten/Kota se-Riau

badge-check


					Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat menyapa masyarakat. Perbesar

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat menyapa masyarakat.

RiauKepri.com, KUANSING- Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) berharap pacu jalur di Kuantan Singingi (Kuansing) dapat diikuti oleh kabupaten/kota se-Riau. Hal ini dimaksudkan agar tradisi ini semakin kokoh menjadi perlambangan Melayu Riau di kancah lokal dan regional.

Demikian disampaikan Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (Ketum DPH) LAMR Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, saat mengikuti acara pembukaan Festival Pacu Jalur 2025 di Telukkuantan, Kuantan Singingi (Kuansing). “Setakat ini baru Inderagiri Hulu yang mengirimkan utusannya,” kata Datuk Seri Taufik.

Festival Pacu Jalur dibuka secara Resmi Rabu siang (20/8/2025), oleh Menteri Pariwisata Widiyanti Wisnu Wardana. Hadir juga Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Gubernur Riau Abdul Wahid, dan Forkopimda Riau, tak ketinggalan Bupati Kuansing Suhardiman Ambi. Setelah Zuhur, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, menandai mulai pertama festival.

Menurut Datuk Seri Taufik, keikutsertaan kabupaten/kota lain di Riau merupakan dukungan konkrit tradisi yang menginternasional ini. Apalagi karakter daerah hampir sana yakni dilintasi sungai-sungai besar. Hal ini akan berdampak positif bagi Riau yang merupakan satu kesatuan masyarakat Melayu untuk saling dukung.

“Ya, dapat satu kabupaten atau dua jalur untuk ikut kegiatan ini jadilah,” ucap Datuk Seri Taufik. Tentu saja dengan catatan bahwa tradisi lombanya tetap berpedoman pada tradisi yang sudah wujud di Kuansing sebagaimana terjadi sekarang.

Menurut Datuk Seri Taufik, pacu jalur bukan hanya prosesi olahraga, tetapi berkaitan langsung dengan semangat kebersamaan, ekonomi, bahkan ekologi. “Dia juga menjadi ajang pewarisan nilai-nilai luhur,” katanya. (RK3)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Afni: Progres Jalan Inpres Pinang Sebatang Barat–Muara Kelantan Sudah 15 Persen

21 Januari 2026 - 20:40 WIB

Tangis Norma Pecah di Pekanbaru, Pasutri Korban Mafia Tanah di Meranti Mencari Keadilan

20 Januari 2026 - 12:06 WIB

Selamatkan Ribuan Honorer Non ASN, Ini Langkah Terukur dari Pemkab Siak

18 Januari 2026 - 17:36 WIB

K.H. Muhammad Mursyid Hadiri Milad Muhammadiyah ke-113 di Kuok, Tekankan Pentingnya Ukhuwah dan Peran Ormas untuk Kemajuan Daerah

18 Januari 2026 - 14:30 WIB

Menampi Dedap

18 Januari 2026 - 09:43 WIB

Trending di Meranti