Menu

Mode Gelap
Mahasiswa Pendidikan Bahasa Melayu FIB Unilak Ikuti Pelatihan Kompetensi Calon Guru di BGTK Riau Gas Metana: Pembelajaran Berharga dari Ledakan di Grand Polonia Medan Polsek Mandau Ungkap Kasus Penyalahgunaan Ekstasi, Dua Terduga Diamankan Dukung Program P4GN Persiapan Porprov Riau 2027, KONI dan Disporapar Meranti Mulai Matangkan Persiapan Polsek Bantan Siapkan Lahan Ketahanan Pangan, Gandeng Kelompok Tani Milenial Tanam Jagung Pipil Imigrasi Selatpanjang dan Kejari Meranti Resmi Jalin Kerja Sama Penanganan Masalah Hukum

Internasional

Keren, Pelajar SMK Pekanbaru Ini Orang Indonesia Pertama Raih 3 Penghargaan dari NASA

badge-check

Alexsandro Alvino (foto postingan pekanbarutalk 
di media sosial). Perbesar

Alexsandro Alvino (foto postingan pekanbarutalk di media sosial).

RiauKepri.com, PEKANBARU- Alexsandro Alvino, siswa kelas XII SMK Metta Maitreya, Pekanbaru, berhasil meraih tiga penghargaan dari Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) setelah menemukan celah keamanan dalam sistem milik lembaga tersebut.

Alex mengikuti program resmi Vulnerability Disclosure Program (VDP) yang diselenggarakan NASA dan berhasil mengidentifikasi tiga celah kategori P4 pada situs globe.gov. Atas temuannya, Alex menjadi orang Indonesia pertama yang tercatat sebagai peraih penghargaan dari NASA dalam kategori tersebut.

NASA memberikan penghargaan berupa tiga surat apresiasi (letter of appreciation) serta mencantumkan namanya di platform pengakuan resmi seperti Crowd Stream dan portal globe.gov.

Dalam keterangannya, Jumat (22/8/2025), Alex menyatakan bahwa pencapaiannya bertujuan untuk memberikan kontribusi positif dalam bidang keamanan siber, bukan untuk merusak sistem.

“Yang membuat saya bangga, saya menjadi orang Indonesia pertama yang bisa masuk ke admin globe government,” ujarnya.

Selain temuan di sistem NASA, Alex juga berhasil menemukan kerentanan di sejumlah domain pemerintah Amerika Serikat. Data sensitif yang berhasil diakses tidak disalahgunakan, melainkan dilaporkan secara resmi kepada Computer Security Incident Response Team (CSIRT).

Selama ini, Alex telah mengumpulkan lebih dari 50 pengakuan resmi dari berbagai lembaga pemerintah, termasuk TNI dan DPR RI. Bahkan, ia sempat ditawari menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di DPR Pusat, namun menolaknya karena ingin melanjutkan pendidikan.

“Dari DPR disuruh jadi CPNS DPR Pusat. Tapi saya belum mau, masih mau kuliah dulu,” ungkapnya.

Alex yang mengidentifikasi diri sebagai anggota komunitas white hat hacker (peretas etis), menekuni bidang keamanan siber secara otodidak selama kurang dari satu tahun. Ia memanfaatkan teknik seperti Google Dorking, broken link hijacking, dan akses admin tidak sah dalam proses penelusuran celah keamanan.

Prestasi ini juga mendapat perhatian dari dunia pendidikan lokal. Alex tengah menjalani program magang selama empat bulan di UPT Sistem Informasi dan Pangkalan Data (TIPD) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI). Kepala UPT TIPD, Evans Fuad, menyatakan bahwa kehadiran Alex memberikan nilai tambah signifikan bagi penguatan sistem keamanan jaringan kampus.

“Alex benar-benar mempraktikkan ilmunya di lapangan sehingga kemampuannya semakin matang,” ujar Evans.

Selama magang, Alex mengaku mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman baru serta merasa diterima dengan baik di lingkungan UMRI, meskipun berasal dari latar belakang yang berbeda.

Luar biasa memang dan Alexsandro Alvino menjadi contoh nyata bahwa generasi muda Indonesia mampu berkontribusi secara global dalam bidang keamanan siber melalui jalur legal dan profesional. (RK1/net)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Mahasiswa Pendidikan Bahasa Melayu FIB Unilak Ikuti Pelatihan Kompetensi Calon Guru di BGTK Riau

21 Juli 2026 - 21:03 WIB

Rida K Liamsi Laporkan Dugaan Penipuan dan Pengalihan Aset ke Polda Riau, Sengketakan Tanah di Jalan Arifin Ahmad

20 Juli 2026 - 19:02 WIB

SPR Bangun Kemitraan Strategis dengan KMD, Bidik Sektor Energi Hingga Pasar AMDK Riau

20 Juli 2026 - 16:23 WIB

Empat Daerah di Riau Tuntas Bayar Gaji dan TPP ke-13, Siak Masuk Daftar Meski Dihimpit Tekanan Fiskal

20 Juli 2026 - 15:33 WIB

Di Ruang Sidang, Abdul Wahid Minta Maaf Kepada UAS: “Saya Menyeret Nama Beliau”

20 Juli 2026 - 12:16 WIB

Trending di Pekanbaru