Menu

Mode Gelap
TJA Minta Maxim Stop Rekrutmen Driver Baru, Tunduk Terhadap Pergub Tarif Atas Bawah MTI Kepri: DPRD dan Dishub Sebaiknya Beri Pemahaman, Bukan Harapan Palsu kepada Driver Online Prakiraan Cuaca Kepri Rabu, 11 Februari 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Telan Anggaran Rp233,48 Juta, DPRD Meranti Tinjau Pembangunan Duiker Simpang Puskemas Zona Integritas Diresmikan, Imigrasi Selatpanjang Bidik WBK dan WBBM Kades Batu Berapit Apresiasi Wartawan Anambas, Berkah Terima Bantuan Sembako HPN 2026

Internasional

Keren, Pelajar SMK Pekanbaru Ini Orang Indonesia Pertama Raih 3 Penghargaan dari NASA

badge-check


					Alexsandro Alvino (foto postingan pekanbarutalk 
di media sosial). Perbesar

Alexsandro Alvino (foto postingan pekanbarutalk di media sosial).

RiauKepri.com, PEKANBARU- Alexsandro Alvino, siswa kelas XII SMK Metta Maitreya, Pekanbaru, berhasil meraih tiga penghargaan dari Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) setelah menemukan celah keamanan dalam sistem milik lembaga tersebut.

Alex mengikuti program resmi Vulnerability Disclosure Program (VDP) yang diselenggarakan NASA dan berhasil mengidentifikasi tiga celah kategori P4 pada situs globe.gov. Atas temuannya, Alex menjadi orang Indonesia pertama yang tercatat sebagai peraih penghargaan dari NASA dalam kategori tersebut.

NASA memberikan penghargaan berupa tiga surat apresiasi (letter of appreciation) serta mencantumkan namanya di platform pengakuan resmi seperti Crowd Stream dan portal globe.gov.

Dalam keterangannya, Jumat (22/8/2025), Alex menyatakan bahwa pencapaiannya bertujuan untuk memberikan kontribusi positif dalam bidang keamanan siber, bukan untuk merusak sistem.

“Yang membuat saya bangga, saya menjadi orang Indonesia pertama yang bisa masuk ke admin globe government,” ujarnya.

Selain temuan di sistem NASA, Alex juga berhasil menemukan kerentanan di sejumlah domain pemerintah Amerika Serikat. Data sensitif yang berhasil diakses tidak disalahgunakan, melainkan dilaporkan secara resmi kepada Computer Security Incident Response Team (CSIRT).

Selama ini, Alex telah mengumpulkan lebih dari 50 pengakuan resmi dari berbagai lembaga pemerintah, termasuk TNI dan DPR RI. Bahkan, ia sempat ditawari menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di DPR Pusat, namun menolaknya karena ingin melanjutkan pendidikan.

“Dari DPR disuruh jadi CPNS DPR Pusat. Tapi saya belum mau, masih mau kuliah dulu,” ungkapnya.

Alex yang mengidentifikasi diri sebagai anggota komunitas white hat hacker (peretas etis), menekuni bidang keamanan siber secara otodidak selama kurang dari satu tahun. Ia memanfaatkan teknik seperti Google Dorking, broken link hijacking, dan akses admin tidak sah dalam proses penelusuran celah keamanan.

Prestasi ini juga mendapat perhatian dari dunia pendidikan lokal. Alex tengah menjalani program magang selama empat bulan di UPT Sistem Informasi dan Pangkalan Data (TIPD) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI). Kepala UPT TIPD, Evans Fuad, menyatakan bahwa kehadiran Alex memberikan nilai tambah signifikan bagi penguatan sistem keamanan jaringan kampus.

“Alex benar-benar mempraktikkan ilmunya di lapangan sehingga kemampuannya semakin matang,” ujar Evans.

Selama magang, Alex mengaku mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman baru serta merasa diterima dengan baik di lingkungan UMRI, meskipun berasal dari latar belakang yang berbeda.

Luar biasa memang dan Alexsandro Alvino menjadi contoh nyata bahwa generasi muda Indonesia mampu berkontribusi secara global dalam bidang keamanan siber melalui jalur legal dan profesional. (RK1/net)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Siak Afni: PT. BSP di Ambang Kebangkitan

10 Februari 2026 - 14:26 WIB

Gubernur Banten Lepas Tim Ekspedisi PWI Kepri, Touring Lintas 13 Negara Menuju Tanah Suci Sempena HPN 2026

10 Februari 2026 - 06:43 WIB

Harimau Sumatera Masuk Permukiman Warga Siak, Ternak Ayam dan Kucing Jadi Mangsa

9 Februari 2026 - 18:56 WIB

Bupati Siak Minta PT AIP Tanggungjawab, Terbukti Buang Limbah ke Sungai

9 Februari 2026 - 18:34 WIB

Kunjungan Kerja ke Kemenkes RI, Pemkab Meranti Upayakan Percepatan Peningkatan Sarpras Kesehatan Tahun 2026

9 Februari 2026 - 16:29 WIB

Trending di Meranti