Menu

Mode Gelap
Prakiraan Cuaca Kepri Ahad 24 Mei 2026: Batam hingga Natuna Berpotensi Diguyur Hujan Kepala Desa Ulu Maras Apresiasi Program Padat Karya Bandara Letung, 430 Warga Terlibat Dukung Pemulihan Ekonomi, UPBU Letung Libatkan Ratusan Warga dalam Padat Karya Tangan yang Dulu Merangkulku Walikota Batam ‘Dikerubungi’ Wartawan Nasional di Tanah Suci Makkah Diduga Perkosa Karyawati di Toko, Pria Berinisial A Dilaporkan ke Polsek Mandau

Anambas

Dukung Pemulihan Ekonomi, UPBU Letung Libatkan Ratusan Warga dalam Padat Karya

badge-check


					Kantor UPBU Kelas III Bandar Udara Letung laksanakan kegiatan Padat Karya Tahun Anggaran 2026. (Foto: Ist) Perbesar

Kantor UPBU Kelas III Bandar Udara Letung laksanakan kegiatan Padat Karya Tahun Anggaran 2026. (Foto: Ist)

‎RiauKepri.com, ANAMBAS – Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas III Bandar Udara Letung melaksanakan kegiatan Padat Karya Tahun Anggaran 2026 dengan melibatkan sebanyak 430 masyarakat dari Kecamatan Jemaja dan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, Sabtu (23/05/2026).

‎Program yang merupakan bagian dari Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tersebut diikuti masyarakat dari tujuh desa di wilayah Jemaja dan Jemaja Timur. Kegiatan ini bertujuan membantu pemulihan ekonomi masyarakat sekaligus memberdayakan warga di sekitar kawasan bandara.

‎Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Kecamatan Jemaja, Sekretaris Kecamatan Jemaja Timur, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta kepala desa se-Kecamatan Jemaja dan Jemaja Timur.

‎Kepala UPBU Letung, Denny Armanto, S.E., M.A., mengatakan program padat karya merupakan bentuk komitmen Kementerian Perhubungan dalam memberdayakan masyarakat sekaligus menjaga fasilitas bandara agar tetap terawat.

‎“Seluruh masyarakat yang dilibatkan berasal dari wilayah Jemaja. Harapannya, melalui kegiatan ini perekonomian masyarakat lokal dapat ikut bergerak dan terbantu,” ujar Denny.

‎Ia menjelaskan, program padat karya rutin dilaksanakan setiap tahun dengan dukungan anggaran dari PEN. Pada 2025 jumlah peserta mencapai sekitar 500 orang, sedangkan tahun ini sebanyak 430 orang menyesuaikan dengan besaran anggaran yang tersedia.

‎Menurutnya, mekanisme pendataan peserta tahun ini juga mengalami perubahan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada 2025 pendataan dilakukan secara manual melalui pengumpulan KTP, maka pada 2026 proses seleksi menggunakan aplikasi berbasis data desil kesejahteraan sosial.

‎“Program ini diprioritaskan bagi masyarakat pengangguran dan berpenghasilan rendah dengan rentang usia 17 hingga 60 tahun,” jelasnya.

‎Dalam pelaksanaannya, peserta padat karya melakukan sejumlah pekerjaan pemeliharaan fasilitas bandara di delapan titik lokasi. Kegiatan tersebut meliputi pembersihan rumput liar di sekitar pagar bandara, pembersihan drainase, perawatan pohon di ujung runway 25, hingga pemeliharaan fasilitas pendukung lainnya.

‎Denny menambahkan, pemeliharaan fasilitas bandara penting dilakukan guna memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jasa penerbangan di Bandara Letung.

‎“Kami melibatkan masyarakat setempat untuk membantu menjaga dan memelihara fasilitas bandara agar tetap bersih, aman, dan nyaman digunakan,” pungkasnya. (RK 15)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kepala Desa Ulu Maras Apresiasi Program Padat Karya Bandara Letung, 430 Warga Terlibat

23 Mei 2026 - 20:13 WIB

Gerobak Bantuan CSR BRK Syariah yang Mengubah Hari-hari Karmila di Desa Mengkait Anambas

22 Mei 2026 - 18:54 WIB

Peduli Lingkungan dan Pelayanan Masyarakat, BRK Syariah Salurkan Bantuan CSR untuk Anambas

22 Mei 2026 - 00:15 WIB

Kisruh Persoalan Jarak Tangkap Salah Satu Nelayan Bagan, Suferi Meminta Para Nelayan Saling Menghormati Demi Hindari Konflik Sesama Nelayan Dilaut

21 Mei 2026 - 06:48 WIB

‎Remon Dorong Generasi Muda Anambas Terus Berkarya di Momentum Harkitnas 2026

21 Mei 2026 - 06:44 WIB

Trending di Anambas