Menu

Mode Gelap
Prakiraan Cuaca Kepri Sabtu 23 Mei 2026: Tanjungpinang dan Batam Berpotensi Diguyur Hujan Petir Gerobak Bantuan CSR BRK Syariah yang Mengubah Hari-hari Karmila di Desa Mengkait Anambas Dekatkan Diri dengan Warga Pesisir, Polda Riau Hadirkan Program JALUR di Teluk Leok Cap “Cancel Departure” Bongkar Dugaan Haji Nonprosedural, Enam WNI Ditunda Berangkat di Bandara Pekanbaru Jelang Idul Adha 1447 H, PT Timah TBK Distribusikan 268 Ekor Sapi Untuk Empat Provinsi Sinergi Polres Bengkalis dan Desa Kelebuk Wujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Anambas

Gerobak Bantuan CSR BRK Syariah yang Mengubah Hari-hari Karmila di Desa Mengkait Anambas

badge-check


					Aktivitas Karmila sehari-hari. (Foto: BRKS) Perbesar

Aktivitas Karmila sehari-hari. (Foto: BRKS)

RiauKepri.com, ANAMBAS – Di sebuah sudut pesisir Desa Mengkait, Kecamatan Siantan Selatan, Kabupaten Kepulauan Anambas, langkah Karmila tak pernah benar-benar berhenti sejak pagi. Di usianya yang menginjak 50 tahun, perempuan itu menjalani hari-hari sebagai petugas kebersihan desa sekaligus pengangkut air bersih demi menyambung hidup keluarganya.

Di desa yang mayoritas masyarakatnya menggantungkan hidup dari laut itu, kehidupan berjalan sederhana. Sebagian besar warga bekerja sebagai nelayan, sementara sebagian lainnya mencari penghasilan tambahan dari pekerjaan serabutan. Ketika cuaca buruk datang dan hasil tangkapan menurun, kondisi ekonomi masyarakat ikut terdampak.

Namun bagi Karmila, hidup harus terus berjalan.

Sudah tujuh tahun ia menjadi tulang punggung keluarga sejak sang suami meninggal dunia. Dari empat orang anaknya, dua sudah menikah, satu bekerja di sekolah menengah pertama, dan satu lagi masih duduk di bangku SMA di Tarempa.

Sehari-hari, Karmila bekerja menyapu jalan di Desa Mengkait. Belum lama ini, ia juga baru membuka rekening di BRK Syariah setelah honor petugas kebersihan mulai dibayarkan melalui rekening bank tersebut.

Menurutnya, keberadaan rekening dan kartu ATM sangat membantu, terutama untuk kebutuhan anaknya yang bersekolah jauh dari rumah.

“Anak saya sekolah di Tarempa, jadi lebih mudah kalau mau kirim uang atau ambil kebutuhan,” ujarnya, Jumat (22/5/2026)

Namun pekerjaan sebagai penyapu jalan saja belum cukup memenuhi kebutuhan sehari-hari. Karena itu, Karmila menerima jasa angkut air bersih untuk warga desa.

Menggunakan gerobak dorong berisi jeriken air minum, ia berjalan dari pelabuhan menuju rumah-rumah warga yang memesan air bersih. Pekerjaan itu dilakoninya hampir setiap hari selepas menyelesaikan tugas membersihkan jalan desa.

Dari pekerjaan tambahan tersebut, Karmila bisa memperoleh sekitar Rp10 ribu per hari. Dalam sebulan, penghasilannya bisa mencapai Rp300 ribu, bahkan kadang hingga Rp700 ribu jika permintaan sedang banyak.

Penghasilan itulah yang menjadi tambahan penting bagi kebutuhan rumah tangga dan biaya pendidikan anak-anaknya.

Karmila mengaku pekerjaannya kini jauh lebih terbantu sejak mendapat bantuan gerobak dari program CSR BRK Syariah tahun lalu.

Gerobak itu kini menjadi alat utama yang menemaninya bekerja setiap hari mengangkut air bersih dari pelabuhan ke rumah-rumah warga.

“Kalau tidak ada gerobak ini, pasti lebih berat lagi kerja angkat air,” katanya.

Kisah Karmila menjadi gambaran kehidupan masyarakat pesisir di Desa Mengkait. Di tengah keterbatasan daerah kepulauan, masyarakat tetap bertahan dengan kerja keras dan semangat saling membantu.

Di desa kecil yang dikelilingi laut itu, perjuangan hidup kadang hadir dalam bentuk yang sederhana, seorang ibu yang terus mendorong gerobak air bersih demi menjaga keluarganya tetap bertahan.

Branch Manager Dedy Perdaus mengatakan bantuan 167 unit gerobak sorong dari BRK Syariah tahun 2025 itu merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kebutuhan dasar masyarakat Desa Mengkait, khususnya akses pengangkutan air bersih.

“BRK Syariah berupaya menghadirkan bantuan yang tepat guna dan tepat sasaran. Gerobak sorong ini diharapkan dapat membantu warga mengangkut air bersih dari sumur umum menggunakan jeriken sehingga aktivitas sehari-hari menjadi lebih ringan,” ujar Dedy Perdaus. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peduli Lingkungan dan Pelayanan Masyarakat, BRK Syariah Salurkan Bantuan CSR untuk Anambas

22 Mei 2026 - 00:15 WIB

Kisruh Persoalan Jarak Tangkap Salah Satu Nelayan Bagan, Suferi Meminta Para Nelayan Saling Menghormati Demi Hindari Konflik Sesama Nelayan Dilaut

21 Mei 2026 - 06:48 WIB

‎Remon Dorong Generasi Muda Anambas Terus Berkarya di Momentum Harkitnas 2026

21 Mei 2026 - 06:44 WIB

Bhabinkamtibmas Desa Sungai Cina Cek Kelompok Ternak Ikan Mujair untuk Dukung Ketahanan Pangan Rangsang Barat

20 Mei 2026 - 19:09 WIB

‎Melalui Coffee Morning, Iptu Sutomo Ajak Insan Pers dan Forkopimcam Jaga Kamtibmas di Jemaja

20 Mei 2026 - 17:47 WIB

Trending di Anambas