RiauKepri.com, MERANTI – Polres Kepulauan Meranti bersama Perum Bulog kembali melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan dan meringankan beban masyarakat. Melalui kegiatan yang digelar pada Senin (25/08/2025), sebanyak 15 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) disalurkan ke berbagai wilayah di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, mengatakan bahwa GPM merupakan bentuk nyata sinergi antara Polri dan Bulog dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok, khususnya beras.
“Melalui gerakan pangan murah ini, kami ingin memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi dengan harga terjangkau,”ujar AKBP Aldi.
Distribusi beras dilakukan melalui empat Polsek di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti, dengan Rinciannya yakni,
Polsek Rangsang menyalurkan 2,5 ton (500 karung) beras ke dua kecamatan, yaitu 150 karung untuk Kecamatan Rangsang dan 350 karung untuk Kecamatan Rangsang Pesisir. Pendistribusian dipimpin langsung oleh Kapolsek IPDA D. Turnip, SE beserta personel.
Polsek Rangsang Barat menyalurkan 1,5 ton (300 karung) kepada masyarakat di 12 desa. Kapolsek IPDA Ahmad Fauzi Menara, SPd memimpin langsung pelaksanaan kegiatan tersebut.
Polsek Tebingtinggi menjadi penyalur terbanyak dengan total 7 ton (1.400 karung) beras, didistribusikan di empat titik, yakni Mako Polsek Tebingtinggi (2 ton), Kelurahan Selatpanjang Kota (2 ton), Desa Alah Air (1 ton), dan Desa Banglas Barat (2 ton). Kapolsek IPTU Daniel Bakara memimpin langsung pendistribusian.
Polsek Tebingtinggi Barat menyalurkan 4 ton (800 karung) untuk dua desa, masing-masing 2 ton untuk Desa Mantiasa dan 2 ton untuk Desa Gogok Darussalam, dipimpin langsung oleh Kapolsek IPTU Iskandar Nopianto.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat, yang mengaku sangat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok harian, khususnya di tengah fluktuasi harga beras di pasaran.
AKBP Aldi menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkolaborasi dengan instansi terkait guna memastikan stabilitas pangan di Kepulauan Meranti tetap terjaga.
“Alhamdulillah, gerakan pangan murah hari ini berjalan aman, lancar, dan kondusif,”tutupnya. (RK12).







