Menu

Mode Gelap
Afni Ajak Semua Pihak Dukung Pembangunan SNT 2026 di Siak Pengembangan Kasus, Polsek Pinggir Ringkus Pelaku Narkotika di Pematang Pudu, 7 Paket Sabu Disita Transaksi Sabu Digagalkan, Polisi Amankan V.A di Jalur Lintas Pekanbaru–Pinggir Langkah Terakhir Menuju Pucuk BSP di Tangan Bupati Siak Kisruh Larangan Pengiriman Ikan di MV VOC Batavia, Kapolsek Jemaja Imbau Hentikan Ego Sektoral, Minta Semua Pihak Duduk Bersama Sosialisasi KUHP Baru, BSP Zapin Perkuat Mitigasi Risiko Korporasi

Tanjungpinang

Pemprov Kepri Salurkan Bantuan Rp54 Miliar di Tanjungpinang, Nelayan hingga Guru Agama Jadi Penerima

badge-check


					Gubernur Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura menyerahkan sejumlah progam bantuan Pemerintah Provinsi Kepri sempena peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pulau Penyengat. F: Ist Perbesar

Gubernur Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura menyerahkan sejumlah progam bantuan Pemerintah Provinsi Kepri sempena peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pulau Penyengat. F: Ist

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) menyalurkan berbagai program bantuan senilai puluhan miliar rupiah kepada masyarakat Kota Tanjungpinang. Penyerahan dilakukan langsung oleh Gubernur Ansar Ahmad bersama Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura di Pulau Penyengat, bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Jumat (5/9/2025).

Bantuan ini bersumber dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan mencakup berbagai sektor, mulai dari sosial, perikanan, pertanian, pendidikan hingga keagamaan. Ansar menegaskan, program tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kepri.

Di bidang sosial, sebanyak 215 pelaku Usaha Ekonomi Produktif (UEP) menerima bantuan Rp2 juta per orang melalui Dinas Sosial Provinsi Kepri. Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp430 juta.

Sementara itu, sektor perikanan mendapat dukungan berupa BPJS Ketenagakerjaan untuk 1.236 nelayan dengan total anggaran Rp249,17 juta. Selain itu, klaim BPJS Ketenagakerjaan senilai Rp168,64 juta juga diserahkan kepada lima nelayan penerima manfaat.

Di bidang pertanian, Dinas KP2KH menyalurkan BPJS Ketenagakerjaan kepada 9.200 petani se-Kepri dengan nilai Rp1,83 miliar. Dari jumlah tersebut, 538 petani di Tanjungpinang mendapatkan bantuan senilai Rp108,46 juta.

Selain itu, masyarakat Tanjungpinang, termasuk sejumlah kelompok wanita tani, memperoleh bantuan pemanfaatan lahan pekarangan senilai Rp222,97 juta. Bantuan tersebut berupa hand sprayer, benih sayuran, pupuk, polybag, hingga pot tanaman.

Sektor pendidikan dan keagamaan juga mendapat perhatian besar. Pemprov Kepri menyalurkan beasiswa tahun 2025 senilai Rp3 miliar untuk 1.187 mahasiswa se-Kepri, dengan alokasi Rp571,5 juta bagi 225 mahasiswa di Tanjungpinang.

Selain itu, insentif bagi guru PAUD, TK, dan RA mencapai Rp2,5 miliar untuk 5.044 orang se-Kepri. Di Tanjungpinang, 497 tenaga pendidik menerima bantuan dengan total Rp248,5 juta.

Tak hanya itu, Pemprov Kepri juga memberikan insentif keagamaan senilai Rp687 juta kepada 1.374 orang di Tanjungpinang. Penerima terdiri dari guru pendidikan nonformal, penyuluh agama non-PNS, serta pemuka agama.

Program bantuan rumah ibadah turut menjadi perhatian. Tahun 2025, Pemprov Kepri mengalokasikan Rp46,12 miliar untuk 334 penerima se-Kepri. Dari jumlah itu, Tanjungpinang mendapat Rp14,11 miliar untuk 74 rumah ibadah, termasuk Masjid An-Nur dan Masjid Asy-Syuhada yang masing-masing menerima Rp40 juta.

Ansar Ahmad menegaskan bahwa program bantuan ini merupakan upaya pemerintah dalam meratakan pembangunan. “Semua bantuan yang kita serahkan hari ini adalah ikhtiar bersama meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami ingin masyarakat Kepri merasakan langsung manfaat pembangunan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Nyanyang Haris menambahkan, bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi energi positif bagi masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari-hari. “Kami ingin nelayan, petani, guru, dan tokoh agama semakin semangat produktif dan berkontribusi untuk kemajuan Kepri,” katanya.

Dengan total nilai bantuan yang mencapai lebih dari Rp54 miliar di Tanjungpinang, Pemprov Kepri menegaskan komitmennya menghadirkan pembangunan yang inklusif dan berpihak kepada masyarakat kecil. (RK9)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

SDN 006 Tanjungpinang Timur Kangkangi Juknis O2SN, Hak Atlet “Dikebiri”

5 Mei 2026 - 10:49 WIB

Penari Belia sampai Lansia Ikut Menari Satu Jam Tanpa Henti

30 April 2026 - 06:33 WIB

Misni Resmi Jadi Sekda, Tonggak Baru Kepemimpinan Perempuan di Kepri

28 April 2026 - 07:53 WIB

Gubernur Ansar Lantik Misni sebagai Sekda Definitif Kepri, Perempuan Pertama Pegang Tongkat Komando Birokrasi

27 April 2026 - 13:08 WIB

Semarak Hari Nelayan Nasional ke-66, Pesisir Senggarang Dipenuhi Antusiasme Masyarakat

26 April 2026 - 16:31 WIB

Trending di Tanjungpinang