Menu

Mode Gelap
Bupati Afni: Progres Jalan Inpres Pinang Sebatang Barat–Muara Kelantan Sudah 15 Persen Tahun ini Baru Jembatan Selat Akar yang Dianggarkan Pemprov Riau Bupati Kepulauan Meranti Perjuangkan Perbaikan Jembatan dan Jalan Provinsi di DPRD Riau Nada Salsabila Kamil di Undang Podcast RRI Atas Prestasinya HPN 2026, BNNK Tanjungpinang Hadirkan Edukasi Rehabilitasi Narkotika untuk Masyarakat Tiga Polisi Aktif Diduga Terlibat Pesta Narkoba, Kapolres Bengkalis: Tak Ada Ampun, Semua Ditindak Tegas

Tanjungpinang

Kompetisi Voli di Tanjungpinang Dikecam Terlalu Singkat dan Eksklusif

badge-check


					Kompetisi Voli di Tanjungpinang Dikecam Terlalu Singkat dan Eksklusif Perbesar

RiauKepri.con, TANJUNGPINANG – Upaya pembinaan atlet bola voli di Kota Tanjungpinang dinilai masih jauh dari harapan. Hal ini disampaikan oleh salah seorang pecinta olahraga voli, Hendra, yang mengaku kecewa dengan penyelenggaraan turnamen voli antar tim yang digelar Pemerintah Daerah.

Menurut Hendra, turnamen yang berlangsung pada 20–23 September 2025 tersebut dinilai terlalu singkat dan hanya melibatkan empat tim peserta. Padahal, Tanjungpinang sebagai ibu kota Provinsi Kepulauan Riau memiliki banyak klub dan komunitas voli yang seharusnya mendapat ruang lebih luas untuk berkompetisi.

“Bagaimana mau majunya voli di Tanjungpinang kalau kegiatan seperti ini sangat terbatas? Kuota peserta cuma empat tim, sementara banyak klub di kota ini yang siap ikut kalau diberi kesempatan,” ujar Hendra saat ditemui di Tanjungpinang, Selasa (10/9/2025).

Ia menilai, turnamen dengan durasi singkat dan peserta terbatas tidak cukup untuk menjadi wadah pembinaan atlet. Sebaliknya, hal ini justru membuat para pemain muda kehilangan peluang untuk mengasah kemampuan mereka dalam kompetisi resmi.

Selain itu, Hendra juga menekankan pentingnya konsistensi penyelenggaraan kompetisi yang berkesinambungan. Menurutnya, tanpa adanya turnamen rutin dan terbuka, sulit bagi atlet voli Tanjungpinang untuk bersaing di level provinsi bahkan nasional.

“Kalau cuma ajang seremonial sesaat, pembinaan atlet tidak akan berjalan. Harus ada kalender kompetisi yang jelas dan memberi ruang bagi semua tim untuk bertanding,” tambahnya.

Ia berharap pemerintah daerah bersama organisasi olahraga terkait dapat mengevaluasi penyelenggaraan turnamen ke depan. Dengan begitu, pembinaan atlet voli di Tanjungpinang bisa lebih terarah dan memberikan kontribusi bagi perkembangan olahraga di Kepulauan Riau. (RK9)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

HPN 2026, BNNK Tanjungpinang Hadirkan Edukasi Rehabilitasi Narkotika untuk Masyarakat

21 Januari 2026 - 18:53 WIB

PWI Tanjungpinang Gelar Donor Darah HPN 2026

20 Januari 2026 - 15:09 WIB

Kepri Didorong Jadi Pusat Kuliner Halal, Kuota 9.511 Sertifikat Gratis Siap Dimaksimalkan

17 Januari 2026 - 06:30 WIB

HPN 2026 Jadi Momentum Penguatan Peran Pers di Tanjungpinang

15 Januari 2026 - 16:53 WIB

Domino Jadi Jembatan Kebersamaan, Wali Kota Tanjungpinang Bangun Kedekatan dengan Warga

14 Januari 2026 - 17:25 WIB

Trending di Tanjungpinang