Menu

Mode Gelap
Bathin Solapan Diguncang! Pengedar Sabu 8,40 Gram Diringkus Polres Bengkalis Pansus DPRD Kota Batam Dalami Kinerja OPD, Gelar Rapat Lanjutan Pembahasan LKPj Wali Kota Tahun Anggaran 2025 Prakiraan Cuaca Kepri Kamis, 16 April 2026: Mayoritas Wilayah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Pesisir dan Laut Milad ke-33 Dapen Bankriaukepri, Bukti Konsistensi dan Kepercayaan yang Terjaga Polsek Rangsang Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Kebakaran di Tanjung Kedabu  Pelarian Berakhir, DPO Kasus Sabu Diciduk di Lintas Duri–Dumai Kecamatan Bathin Solapan

Bintan

Kolaborasi PKK dan Pemda Kepri Diperkuat untuk Tekan Angka Stunting di Bintan

badge-check


					Kegiatan sosialisasi pemantapan pelaksanaan aksi konvergensi tingkat Kabupaten Bintan, bertempat di Aula Kecamatan Gunung Kijang. F: Ist Perbesar

Kegiatan sosialisasi pemantapan pelaksanaan aksi konvergensi tingkat Kabupaten Bintan, bertempat di Aula Kecamatan Gunung Kijang. F: Ist

RiauKepri.com, BINTAN – Upaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Bintan terus digencarkan melalui sinergi lintas sektor. Hal ini terlihat dalam kegiatan Sosialisasi Pemantapan Pelaksanaan Aksi Konvergensi yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3KB) Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (11/9/2025), di Aula Kecamatan Gunung Kijang.

Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai pemangku kepentingan mulai dari unsur pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader PKK, hingga perangkat desa. Mereka diberi pemahaman tentang pentingnya delapan aksi konvergensi stunting yang harus diimplementasikan secara berkelanjutan di daerah.

Ketua TP PKK Provinsi Kepri, Hj. Dewi Kumalasari Ansar, menekankan bahwa stunting bukan sekadar isu kesehatan, melainkan juga persoalan masa depan generasi. Karena itu, ia mendorong adanya kesamaan visi antarinstansi dan masyarakat dalam menyusun strategi penanganan yang terarah.

“Program ini tidak boleh berhenti pada seremoni. Harus ada langkah nyata yang langsung menyentuh keluarga. Dengan kolaborasi semua pihak, kita berharap angka stunting di Kepri bisa turun signifikan,” ujarnya.

Dewi Kumalasari juga mengajak seluruh kader PKK, terutama di tingkat desa, untuk aktif memberikan edukasi tentang gizi, kesehatan, dan pola asuh anak. Menurutnya, keberhasilan program tidak bisa dilepaskan dari peran keluarga sebagai lingkungan pertama tumbuh kembang anak.

Senada dengan itu, Ketua TP PKK Kabupaten Bintan, Hafizha Rahmadhani Putri, menyebut peran kader posyandu dan perangkat desa menjadi garda terdepan dalam memantau tumbuh kembang balita. “Keluarga, didukung kader lapangan, adalah kunci memastikan anak-anak Bintan tumbuh sehat, cerdas, dan bebas stunting,” ucapnya.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh pihak di Bintan semakin solid dalam mengawal aksi konvergensi penurunan stunting, sehingga generasi mendatang bisa lebih berkualitas dan berdaya saing. (RK9)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketua PMI Bintan Buka Seminar Kesehatan dan Donor Darah di STAIN SAR Kepri

15 April 2026 - 15:37 WIB

NasDem Bintan Tegaskan Soliditas dan Fokus pada Kepentingan Publik di Tengah Isu Nasional

15 April 2026 - 09:52 WIB

Teken PKS, Kolaborasi Pemkab Bintan dan Kejari Bintan Tangani Hukum Bidang DATUN

13 April 2026 - 16:58 WIB

Sentuhan CSR BRK Syariah, UMKM KUBE Lengkuas Jaya Makin Naik Kelas

10 April 2026 - 08:53 WIB

Tingkatkan Kesejahteraan Personel, Kapolda Kepri Resmikan Rusun dan Fasilitas Gym

9 April 2026 - 07:47 WIB

Trending di Bintan