RiauKepri.com, BATAM – Batam kembali menunjukkan perannya sebagai panggung persaudaraan lintas negara. Pelantikan pengurus Solidaritas Musisi Indonesia (SOLMI) Kota Batam periode 2025–2030 yang digelar di Cafe Cincai, Ahad (28/9/2025), tidak hanya menandai babak baru bagi komunitas musik lokal, tetapi juga menghadirkan pesan persatuan melalui konser internasional Rock Friend’z.
Konser tersebut menghadirkan 12 grup band dari Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Kehadiran musisi tiga negara serumpun itu menegaskan bahwa musik mampu menembus batas geografis sekaligus merajut keakraban antarbangsa.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, yang hadir dalam acara itu, menilai momen pelantikan ini sangat istimewa karena diwarnai kolaborasi lintas negara. Menurutnya, musik bukan sekadar hiburan, tetapi juga bahasa universal yang mempererat hubungan kultural.
“Bersatunya musisi dari Indonesia, Malaysia, dan Singapura membuktikan bahwa Batam bukan hanya kota industri, tetapi juga kota budaya dan persaudaraan. Inilah kekuatan musik: menyatukan hati tanpa sekat,” ujar Amsakar.
Ia menambahkan, perhelatan seperti ini dapat menjadi wajah baru Batam sebagai destinasi MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata. “Dengan semakin banyak event internasional, Batam akan semakin hidup dan mampu bersaing dengan kota-kota besar lain di kawasan Asia Tenggara,” tambahnya.
Ketua SOLMI Batam yang baru dilantik, Rudi Hendriana, menyampaikan komitmennya untuk menjadikan musik sebagai ruang ekspresi sekaligus medium kolaborasi. Menurutnya, keberadaan SOLMI akan difokuskan pada pengembangan talenta lokal dan memperluas jejaring dengan musisi mancanegara.
Konser Rock Friend’z menjadi simbol awal dari semangat itu. Suasana hangat dan penuh energi memperlihatkan bagaimana musik bisa memecah batas sekaligus menghadirkan peluang baru bagi industri hiburan.
“Batam adalah kota pertemuan. Kita ingin musik menjadi salah satu kekuatan yang terus menghubungkan, bukan hanya antar musisi, tetapi juga antarbangsa,” kata Rudi.
Acara ini juga menjadi bukti bahwa kolaborasi antara komunitas seni dan pemerintah dapat melahirkan dampak nyata, baik dalam bidang kreativitas maupun pariwisata.
Dengan pelantikan pengurus baru SOLMI, Batam diharapkan tak hanya melahirkan karya musik, tetapi juga menjadi pusat interaksi budaya regional. Musik pun kian nyata berfungsi sebagai jembatan persaudaraan tiga negara serumpun: Indonesia, Malaysia, dan Singapura. (RK6)







