Menu

Mode Gelap
8 Hari Menghilang, Korban Terjun dari Kapal Dumai Line Ditemukan Tiga Pelaku Penyalahgunaan Sabu Diamankan di Bathin Solapan, Polisi Sita 2 Paket Narkotika BRK Syariah Jadi Rujukan, Bank Aceh Kaji Kebijakan Pengurus Akhir dari Pemekaran Daerah? Sekjen PWI Zulmansyah Wafat, Pers Nasional Kehilangan Sosok Pemersatu Kerangka Manusia Ditemukan di Rangsang Merupakan Nasri Yang Hilang

Meranti

8 Hari Menghilang, Korban Terjun dari Kapal Dumai Line Ditemukan

badge-check


					Korban melompat dari kapal Dumai Line akhirnya ditemukan. (Foto: ist) Perbesar

Korban melompat dari kapal Dumai Line akhirnya ditemukan. (Foto: ist)

RiauKepri.com, MERANTI — Setelah delapan hari pencarian, korban yang dilaporkan melompat dari kapal Dumai Line akhirnya ditemukan.

Kerangka jenazah yang ditemukan di perairan Pulau Rangsang dipastikan merupakan Nasri (32), warga Kabupaten Kepulauan Meranti. Kepastian identitas korban diperoleh setelah pihak keluarga menerima laporan dari proses identifikasi langsung di RSUD Kepulauan Meranti.

Ayah korban, A Gani, mengenali jenazah dari pakaian terakhir yang dikenakan, termasuk ikat pinggang yang masih melekat pada tubuh korban saat ditemukan. Usai proses identifikasi, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di Desa Tanjung Sari, Kecamatan Tebing Tinggi Timur.

Suasana duka menyelimuti kediaman keluarga setelah kepastian tersebut diterima. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Meranti, M Khardafi, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Ardath, menyampaikan bahwa proses penanganan berjalan lancar.

“Setelah proses identifikasi selesai di RSUD, jenazah langsung diserahkan kepada keluarga dan telah dibawa pulang ke rumah duka,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).

Sebelumnya, korban dilaporkan melompat dari kapal MV Dumai Line 1 pada Jumat (10/4/2026).

Peristiwa terjadi saat kapal berlayar dari Pelabuhan Buton menuju Tanjung Samak. Korban disebut berjalan ke bagian belakang kapal sebelum akhirnya terjun ke laut tanpa sempat dicegah.

Sebelumnya, Kepala Kantor Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, melalui Kepala Unit Siaga SAR Kepulauan Meranti, Prima Harrie Saputra, mengungkapkan bahwa Tim SAR gabungan memperluas area pencarian secara signifikan. Jika sebelumnya penyisiran dilakukan dalam radius terbatas, kini jangkauan diperlebar hingga 10 nautical mile (NM) dari titik awal kejadian, mengikuti kemungkinan pergerakan arus laut.

“Area pencarian hari ini sudah kita perluas lagi, sekarang jangkauannya sampai 10 mil laut dari titik awal. Ini kita lakukan karena dari hari-hari sebelumnya belum ada tanda-tanda, jadi kemungkinan korban sudah terbawa arus lebih jauh,” ujar Prima Harrie Saputra saat dihubungi Wartawan RiauKepri.com.

Tim SAR gabungan telah melakukan pencarian selama sepekan dengan memperluas area hingga belasan mil laut, menyesuaikan dengan arus perairan. Penemuan jenazah oleh nelayan di Pulau Rangsang menjadi akhir dari upaya pencarian tersebut. (RK12).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kerangka Manusia Ditemukan di Rangsang Merupakan Nasri Yang Hilang

18 April 2026 - 11:30 WIB

Kerangka Manusia Ditemukan di Rangsang, Tim SAR Gabungan Lakukan Evakuasi

18 April 2026 - 11:01 WIB

Pencarian Korban Lompat dari Kapal Dumai Line Dihentikan?

16 April 2026 - 20:38 WIB

Oknum Guru Honorer di Meranti Ditangkap

16 April 2026 - 11:51 WIB

Polsek Rangsang Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Kebakaran di Tanjung Kedabu 

15 April 2026 - 16:48 WIB

Trending di Meranti