RiauKepri.com, SIAK- Semenjak dua menjak ini, bukan main mantap lagi Kabupaten Siak. Sebuah prestasi berhasil ditoreh, meraih peringkat pertama atau juara umum pada Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Provinsi Riau tahun 2025.
Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, menyampaikan rasa bangga dan syukur atas prestasi tersebut. Ia mengapresiasi kerja keras para peserta, guru, serta dukungan orang tua yang telah mengantarkan anak-anak Siak meraih hasil membanggakan.
“Alhamdulillah, bangga dan bersyukur atas prestasi anak-anak Siak yang berhasil menjadi juara umum pada FTBI tingkat Provinsi Riau 2025. Terima kasih kepada wali murid dan segenap majelis guru atas dukungannya,” ujar Bupati Afni Zulkifli.
Dalam ajang tersebut, Kabupaten Siak menempati posisi pertama, disusul Kabupaten Rokan Hilir di peringkat kedua, dan Kabupaten Indragiri Hulu di posisi ketiga. Berikut hasil peringkat FTBI Riau 2025:
1. Kabupaten Siak
2. Kabupaten Rokan Hilir
3. Kabupaten Indragiri Hulu
4. Kabupaten Rokan Hulu
5. Kabupaten Bengkalis
6. Kota Dumai
7. Kabupaten Kepulauan Meranti
8. Kabupaten Kampar
Berikut daftar peserta dari Siak yang berhasil meraih juara di berbagai cabang lomba:
Lomba Menulis Aksara Arab Melayu
SD: Juara 2 – Aliya Azzahra (SDN 10 Tumang)
SMP: Juara 2 – Kiki Adelia (SMPN 2 Siak)
Lomba Pidato Bahasa Melayu
SMP: Juara 1 – Royen Rizki Julend (SMPN 1 Bungaraya)
Lomba Tembang Tradisi
SD: Juara 1 – Nur Patiah (SDN 02 Kampung Dalam)
SMP: Juara 3 – Mutia Azzahra (SMPN 1 Mempura)
Lomba Menulis Cerpen
SD: Harapan 1 – Kamilatun Nisa (SDN 08 Kampung Rempak)
SMP: Juara 3 – Sasqia Calista (SMPN 2 Siak)
Lomba Mendongeng
SMP: Juara 2 – Havivah Usna Rasyidi (SMPN 1 Mempura)
Lomba Baca Puisi
SD: Harapan 1 – Mirza Listhy Qditya (SDN 01 Benteng Hulu)
SMP: Juara 2 – Putri Liana Zahirah (SMPN 1 Bungaraya)
Bupati Afni berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi pelajar di Kabupaten Siak untuk terus berprestasi dan menjaga kelestarian budaya daerah.
“Insyaallah dengan dukungan kita bersama, ke depan anak-anak Siak akan semakin berprestasi. Bersama sejak dini menjaga akar budaya. Takkan Melayu hilang di bumi,” ucap Afni. (RK1)







