RiauKepri.com, SIAK– Kunjungan kerja Komisi X DPR RI ke Kabupaten Siak membawa angin segar bagi dunia pendidikan Negeri Istana. Selain dukungan revitalisasi puluhan satuan pendidikan dengan nilai sementara mencapai Rp17,2 miliar, alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Bidang Pendidikan tahun Anggaran 2026 diserahkan secara simbolis oleh Dirjen Pendidikan Menengah Tatang Muttaqin sebesar Rp240,49 miliar.
Bupati Siak, Dr. Afni Z, M.Si., mengatakan kunjungan Ketua Komisi X DPR RI Dr. Hetifah Sjaifudian, MPP., bersama anggota Komisi X dari Daerah Pemilihan Riau Karmila dan rombongan kementerian mitra merupakan momen bersejarah bagi Kabupaten Siak.
“Ini pertama kalinya Pimpinan dan anggota Komisi X hadir di Siak. Bahkan ada yang sudah empat periode dan enam periode menjadi anggota DPR RI, mengaku baru kali ini mengetahui langsung Istana Siak dan daerah kita. Alhamdulillah tadi banyak yang tersampaikan dan insyaAllah membawa dampak baik bagi Siak,” ungkap Afni saat menerima kunjungan kerja di Kota Siak, Rabu (22/7/2026).
Kedatangan para wakil rakyat di Senayan itu juga membawa komitmen, serta perhatian terhadap sejumlah kebutuhan pendidikan di Siak, mulai dari sekolah bagi penyandang disabilitas, sekolah nasional terintegrasi, hingga revitalisasi stadion yang berkaitan dengan bidang olahraga.
Terkait hal itu, Pemerintah Kabupaten Siak diminta segera menyampaikan data pendukung agar dapat ditindaklanjuti pemerintah pusat.
Berdasarkan data per 22 Juli 2026, Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 telah menetapkan 54 satuan pendidikan di Kabupaten Siak sebagai penerima program. Rinciannya meliputi 30 PAUD, 11 SD, dan 13 SMP.
Dari jumlah tersebut, nilai Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang telah ditandatangani mencapai sekitar Rp17,2 miliar dan masih berpotensi bertambah seiring proses penandatanganan PKS bagi satuan pendidikan yang masih berada pada tahapan Pra Bimbingan Teknis (Pra Bimtek).
“Jumlahnya InsyaAllah untuk Siak akan terus meningkat dalam tahun ini, karena ada alokasi dana tambahan,” kata Ketua Komisi X DPR RI, Dr. Hetifai Sjaifudin.
Selain revitalisasi sekolah, Pemerintah Kabupaten Siak juga memperoleh alokasi DAK Non Fisik Bidang Pendidikan Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp240.489.815.000.
Alokasi tersebut terdiri atas Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sebesar Rp72.495.400.000, Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) PAUD Rp7.096.100.000, BOP Kesetaraan Rp2.833.500.000, serta aneka tunjangan bagi tenaga pendidik sebesar Rp158.064.815.000.
Dukungan anggaran tersebut, diharapkan Bupati perempuan pertama di Siak itu, dapat semakin memperkuat peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Siak, baik melalui perbaikan sarana dan prasarana sekolah maupun penguatan layanan pendidikan dan kesejahteraan tenaga pendidik di seluruh wilayah kabupaten.
“Dengan kunjungan kerja Komisi X DPR RI, tentu akan menjadi atensi khusus bagi kami untuk menambah bantuan ataupun anggaran ke Siak. Kami akan menunggu usulan dari pemerintah daerah,” tambah Tatang Muttaqin, Dirjen pendidikan Menengah Kemendikdasmen, yang ikut hadir di Siak. (RK1)








