Menu

Mode Gelap
Di Meranti, Izin PT Sumatera Riang Lestari Dicabut Pemerintah Anambas Masuk Program Reaktivasi Internet BAKTI, 17 Lokasi Strategis Segera Terlayani Prakiraan Cuaca Jumat 23 Januari 2026: Mayoritas Wilayah Kepri Berawan, Sejumlah Titik Berpeluang Hujan Ringan Revitalisasi Pasar dan Tol Laut Jadi Fokus Audiensi Pemkab Anambas dengan Kemendag RI Respons Cepat Polisi Cegah Karhutla Meluas, Kebakaran Semak di Nongsa Berhasil Dikendalikan Dari Malaysia ke Riau, Mahasiswa UKM Merajut Silaturahmi Serumpun di LAMR

Pekanbaru

Prihatin Kondisi Riau, LAMR Ajak Masyarakat Perkuat Doa dan Zikir

badge-check


					LAMR gelar Majelis Zikir bertema “Mendoakan Negeri” di Balairung Tenas Effendy, Balai Adat LAMR, Pekanbaru. F: Ist Perbesar

LAMR gelar Majelis Zikir bertema “Mendoakan Negeri” di Balairung Tenas Effendy, Balai Adat LAMR, Pekanbaru. F: Ist

RiauKepri.com, PEKANBARU– Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) menggelar Majelis Zikir bertema “Mendoakan Negeri” di Balairung Tenas Effendy, Balai Adat LAMR, Pekanbaru, Selasa malam (11/11). Kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk keprihatinan terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan moral masyarakat Riau saat ini.

Hadir dalam majelis tersebut Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru, Dr. H. Barmawi Arief, M.H., yang menyampaikan tausiah, serta pimpinan Pondok Pesantren Nurul Huda, Kiai M. Tohir, yang memimpin zikir dan doa bersama.

Turut hadir Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Datuk Seri H. R. Marjohan Yusuf, Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, perwakilan Forkopimda Riau, serta pengurus dan tokoh masyarakat dari berbagai kalangan.

Ketua Umum DPH LAMR, Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, menyampaikan bahwa penyelenggaraan majelis zikir tersebut merupakan wujud kepedulian LAMR terhadap berbagai persoalan yang tengah dihadapi masyarakat Riau.

“Zikir bukan hanya amalan spiritual, tetapi juga ajakan untuk menata hati dan memperbaiki diri. Dalam keadaan apa pun, doa bersama menjadi kekuatan batin bagi kita untuk menjaga negeri ini tetap damai dan bermarwah,” ujarnya.

Ia menambahkan, zikir dan doa merupakan warisan nilai luhur masyarakat Melayu yang menempatkan agama sebagai landasan kehidupan beradat.

“Kita ingin negeri ini tidak hanya makmur secara lahir, tetapi juga tenteram secara batin. Itulah makna sejati dari adat bersendi syarak, syarak bersendi Kitabullah,” katanya.

Majelis Zikir LAMR ini merupakan agenda rutin bulanan sebagai upaya memperkuat nilai-nilai Islam sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga Riau. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dari Malaysia ke Riau, Mahasiswa UKM Merajut Silaturahmi Serumpun di LAMR

22 Januari 2026 - 17:48 WIB

SF Hariyanto Vs Ida: Jurus Terbuka di Gelanggang Kewenangan

22 Januari 2026 - 17:31 WIB

Sekolah Rakyat ke-4 Dibangun di Kuansing, Pemprov Riau Perluas Akses Pendidikan Gratis

22 Januari 2026 - 13:43 WIB

Pastikan Hak Pegawai Terpenuhi, Bupati Afni Awasi Pencairan TPP Pasca SOTK Baru

22 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pengamat: Gugatan Rp15 M ke Polisi, Jalan Muflihun Mencari Keadilan dan Kepastian Status Hukum

22 Januari 2026 - 13:00 WIB

Trending di Pekanbaru