RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menegaskan pentingnya pengelolaan arsip sebagai fondasi bagi keberlanjutan tata kelola pemerintahan dan sejarah daerah. Hal ini disampaikan Lis saat menghadiri Rapat Koordinasi Hasil Pengawasan Kearsipan Tahun 2024, yang disejalankan dengan Pelantikan Pengurus Cabang Asosiasi Arsiparis Indonesia (AAI) Kota Tanjungpinang Periode 2025–2028, di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Kamis (13/11/2025).
Dalam sambutannya, Lis menekankan bahwa arsip bukan sekadar dokumen administrasi, melainkan memori kolektif bangsa yang menentukan identitas dan arah kebijakan di masa depan. Ia menyebut, tanpa pengelolaan arsip yang baik, sebuah bangsa atau daerah bisa mengalami “sindrom amnesia kolektif” — kehilangan jejak sejarah dan arah pembangunan.
“Arsip adalah bukti sah dari perjalanan pemerintahan, sumber informasi, serta daya ingat sebuah bangsa. Bila kita lalai, kita akan kehilangan dasar pijakan untuk membuat kebijakan yang tepat,” ujar Lis.
Lebih lanjut, Lis menyebut bahwa pengelolaan arsip yang autentik dan terpercaya menjadi kunci menjaga akuntabilitas publik. Arsip tidak hanya bernilai administratif, tetapi juga memiliki fungsi hukum, edukatif, dan historis yang sangat penting bagi pemerintah daerah maupun masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Lis menyampaikan apresiasinya kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tanjungpinang atas kerja keras melakukan pengawasan kearsipan di seluruh perangkat daerah. Ia juga meminta para arsiparis yang tergabung dalam AAI untuk meningkatkan profesionalisme dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat sistem dokumentasi pemerintahan.
“Pengurus AAI yang baru dilantik saya harap bisa bekerja profesional, membantu daerah membangun sistem kearsipan yang solid dan modern,” ungkapnya.
Lis juga mengingatkan bahwa capaian predikat BB (Sangat Baik) dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) selama dua tahun berturut-turut (2023–2024) merupakan bukti kemajuan, namun belum alasan untuk berpuas diri. Ia mengajak seluruh kepala perangkat daerah agar tetap peduli dan konsisten dalam menjaga arsip di unit kerja masing-masing.
“Nilai BB itu membanggakan, tapi bukan berarti kita boleh berhenti di situ. Arsip harus dijaga karena bisa menjadi bukti pertanggungjawaban pribadi, dinas, bahkan negara,” tegas Lis.
Sementara itu, Ketua PW AAI Provinsi Kepulauan Riau, Herry Andrianto, S.E., M.M, menyampaikan apresiasi atas pengukuhan pengurus AAI Kota Tanjungpinang. Ia berharap kehadiran organisasi tersebut mampu memperkuat peran arsiparis dan mendorong kolaborasi yang lebih erat dengan pemerintah daerah.
“Kami ingin arsiparis di Tanjungpinang menjadi mitra strategis pemerintah provinsi dan kota, agar program kearsipan di Kepri semakin maju dan berdaya guna,” kata Herry.
Sebagai penutup acara, diberikan penghargaan hasil pengawasan kearsipan tahun 2024. Kategori Sangat Memuaskan diraih oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat. Adapun kategori Memuaskan diraih oleh Inspektorat Daerah, Bappelitbang, Disdagin, dan BPKAD. (RK9)







