RiauKepri.com, PEKANBARU– Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di Provinsi Riau berlangsung dengan penekanan pada pentingnya membangun generasi sehat demi masa depan bangsa. Tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat” menjadi pengingat bahwa kesehatan hari ini menentukan kekuatan Indonesia pada tahun-tahun mendatang.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, yang bertindak sebagai inspektur upacara, menegaskan bahwa HKN bukan sekadar agenda seremonial. Ia menyebut 84 juta anak Indonesia sebagai penentu Indonesia Emas 2045, sehingga perhatian pada kesehatan merupakan investasi jangka panjang.
Hariyanto menyampaikan bahwa transformasi sistem kesehatan nasional dalam empat tahun terakhir memberi perubahan signifikan. Salah satunya, 52 juta masyarakat Indonesia telah mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai bagian dari perluasan layanan preventif.
Selain itu, pembangunan dan peningkatan fasilitas rumah sakit terus dilakukan agar layanan kesehatan semakin mudah dijangkau masyarakat. Hal ini menjadi bagian dari upaya memastikan pelayanan yang lebih adil di seluruh daerah.
Ia juga memaparkan capaian nasional dalam penurunan prevalensi stunting yang kini berada di angka 19,8 persen, pertama kalinya turun di bawah angka 20 persen. Cakupan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) juga mencapai 98 persen, menandakan semakin luasnya perlindungan kesehatan bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Pemprov Riau menyerahkan piagam penghargaan Universal Health Coverage (UHC) kepada kabupaten/kota yang mencapai standar kepesertaan dan keaktifan jaminan kesehatan hingga 1 November 2025. Penghargaan ini mencerminkan kerja keras daerah dalam memastikan warganya memiliki akses pelayanan kesehatan.
Kabupaten Kepulauan Meranti menjadi daerah dengan capaian tertinggi, mencatat kepesertaan 103,44 persen dan keaktifan 98,44 persen. Diikuti Kota Pekanbaru dengan kepesertaan 100,76 persen dan Kabupaten Kampar dengan 100,44 persen.
Pelalawan dan Siak turut memperoleh penghargaan atas capaian mendekati penuh, disusul Kuantan Singingi, Bengkalis, Dumai, dan Rokan Hilir. Berbagai capaian ini menunjukkan bahwa pemerataan layanan kesehatan di Riau terus mengalami perkembangan positif.
Plt Gubernur Riau juga menerima penghargaan UHC untuk tingkat provinsi dengan capaian kepesertaan 99,68 persen dan tingkat keaktifan 83,17 persen. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menjaga kualitas kesehatan masyarakat di Riau.
Hariyanto menegaskan bahwa pemerintah provinsi akan terus memperkuat pelayanan kesehatan dengan memastikan seluruh aspek pendukung terpenuhi. Mulai dari alokasi anggaran hingga pemenuhan kewajiban mandatory kesehatan yang menjadi tanggung jawab daerah.
Meski demikian, ia mengakui bahwa belum semua kabupaten/kota dapat menerima penghargaan UHC tahun ini karena kendala fiskal di daerah masing-masing. Pemerintah provinsi berkomitmen mendorong kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan pemerataan layanan kesehatan.
Menutup rangkaian peringatan HKN, Hariyanto mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum ini sebagai penguat komitmen. Menurutnya, masyarakat yang sehat merupakan fondasi bagi lahirnya generasi hebat yang mampu membawa Indonesia menuju masa depan yang gemilang. (RK1/*)







