Menu

Mode Gelap
Bhabinkamtibmas Desa Alahair Cek Peternakan Kambing Warga Dukung Ketahanan Pangan Satresnarkoba Polres Bengkalis Ringkus Pengedar Sabu 50,01 Gram di Talang Muandau Sayang Bini Siak Masuk Daftar Daerah Terbaik untuk Investasi Versi Fortune Indonesia Prakiraan Cuaca Kepri, Ahad 26 Juli 2026: Mayoritas Wilayah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Daerah Reses di Jemaja Timur, Ismeth Abdullah Tegaskan Aspirasi Masyarakat Akan Diperjuangkan ke Pusat

Riau

FIB Unilak Dorong Pelestarian Syair Melayu melalui Program Peningkatan Kemampuan Membaca Syair Khabar Kiamat di SMA YLPI  

badge-check

Tim Pengabdian FIB Unilak berfoto bersama peserta SMA YLPI Pekanbaru Perbesar

Tim Pengabdian FIB Unilak berfoto bersama peserta SMA YLPI Pekanbaru

RiauKepri.com, Pekanbaru – Dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Lancang Kuning melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Peningkatan Kemampuan Membaca dan Memahami Syair Khabar Kiamat Karya Syekh Abdurrahman Shiddiq” bagi 34 siswa SMA YLPI Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, pada tanggal 20/11/2025.

Syair merupakan salah satu bentuk sastra lisan Melayu yang hingga kini masih hidup dan diwariskan di tengah masyarakat. Selain berfungsi sebagai hiburan dalam acara sosial dan adat, syair juga menjadi media dakwah, tunjuk ajar, serta sarana penyampaian nilai moral dan kearifan lokal. Dalam tradisi Melayu Riau, syair menempati posisi penting sebagai bagian dari seni tutur yang memperkuat identitas budaya Melayu.

Kegiatan pengabdian masyarakat sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Riau dalam pembinaan dan pengembangan Budaya Melayu Riau (BMR). Melalui kegiatan ini, tim pengabdian FIB Unilak berupaya memperkenalkan kembali Syair Khabar Kiamat, sekaligus meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca, menafsirkan, dan memahami maknanya secara utuh. Menurut ketua tim pengabdian, Amanan, kegiatan ini bukan hanya melatih kemampuan literasi sastra, tetapi juga membentuk kesadaran budaya generasi muda.

“Dalam Syair Khabar Kiamat cerminan nilai-nilai keagamaan dan kebijaksanaan. Kami ingin siswa tidak hanya bisa membaca syair, tetapi juga memahami makna yang lebih dalam di balik bait-baitnya,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dalam dua bentuk utama:

  1. Pengenalan sejarah dan posisi Syair dalam sastra dan budaya Melayu, termasuk fungsi syair.
  2. Pelatihan membaca dan memahami Syair Khabar Kiamat, di mana siswa dibimbing untuk melafalkan syair dengan intonasi yang tepat serta menafsirkan nilai-nilai moral yang terkandung di dalamnya.

Ada 34 siswa berpartisipasi aktif dalam sesi pembacaan syair dan diskusi makna setiap bait. Para peserta terlihat antusias, terutama ketika tim pengabdian mencontohkan teknik pelafalan syair. Anggota tim, Juswandi, menekankan pentingnya pendekatan langsung kepada siswa.

“Kami melihat antusiasme mereka. Banyak yang baru pertama kali membaca syair secara mendalam. Ada yang bahkan mulai tertarik untuk mempelajari syair-syair Melayu lainnya, jelasnya.

Sementara itu, Hermansyah menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memberi dampak jangka panjang.

“Jika ada siswa yang punya bakat dalam seni bersyair, sekolah bisa membina dan mengembangkannya. Dengan begitu, kita sudah berpartisipasi dalam mewariskan budaya Melayu.”

Selain itu, Salah seorang siswa peserta kegiatan, Isra juga merasa mendapatkan pengalaman baru melalui kegiatan ini.

“Ternyata syair itu menarik ya, mulai dari isinya, cara membacanya, ada teknik sendiri juga. Jadi ada semangat belajar budaya Melayu,” ujarnya.

Tim pengabdian FIB Unilak berharap para siswa dapat mengenali kembali warisan budaya Melayu, sekaligus mengembangkan keterampilan membaca warisan budaya tersebut, terutama syair khabar kiamat. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong sekolah untuk memperkaya koleksi bahan bacaan budaya Melayu di perpustakaan dan menjadikan syair sebagai bagian dari pembelajaraan sastra di sekolah untuk pelestarian budaya melayu di masa mendatang. (RK2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Sayang Bini

26 Juli 2026 - 09:55 WIB

Siak Masuk Daftar Daerah Terbaik untuk Investasi Versi Fortune Indonesia

26 Juli 2026 - 07:37 WIB

Kelemahan Melayu

25 Juli 2026 - 06:32 WIB

Bupati Afni dan Menkeu Purbaya Bertemu, Suasana Reuni Warnai Silaturahmi

24 Juli 2026 - 22:34 WIB

Dukung Program Unggulan Kapolda Riau, Ditpolairud dan Polres Rohil Gelar Aksi ‘JALUR’ di Panipahan

24 Juli 2026 - 21:36 WIB

Trending di Riau