Menu

Mode Gelap
Prakiraan Cuaca Kepri Kamis, 4 Juni 2026: Tanjungpinang hingga Karimun Berpotensi Hujan Ringan, Warga Pesisir Diminta Waspada PT Swastisidhi Amagra Berbagi Keberkaha Kades Bukit Padi Sambut Kepulangan Enam Jemaah Haji, Doakan Jadi Haji Mabrur LAMR Terima Kunjungan Kepala ANRI, Bahas Pusat Khazanah Arsip Melayu Nusantara di Riau Enam Jemaah Haji Asal Desa Bukit Padi Tiba di Anambas, Disambut Haru Keluarga dan Pemerintah Kecamatan Kritisi DBH Migas, Bupati Siak: Daerah Membantu Subsidi Energi Nasional, Tapi Fiskal Tidak Proporsional

Riau

Tangsi Belanda Ambruk, 16 Orang Jadi Korban, Bupati Siak Langsung Bergerak

badge-check


					Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, saat melihat langsung korban ambruknya Tangsi Belanda di rumah sakit. (Foto: ist) Perbesar

Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, saat melihat langsung korban ambruknya Tangsi Belanda di rumah sakit. (Foto: ist)

RiauKepri.com, SIAK- Bangunan cagar budaya Tangsi Belanda di Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, ambruk pada Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Peristiwa tersebut menyebabkan 16 orang menjadi korban, sebagian besar merupakan anak-anak yang tengah mengikuti kegiatan studi tour.

Korban merupakan rombongan siswa SD IT Baitul Ridho Lubuk Dalam yang saat kejadian berada di lantai dua bangunan Tangsi Belanda. Runtuhnya lantai dua terjadi secara mendadak saat kegiatan penjelasan berlangsung, mengakibatkan para peserta terjatuh dan tertimpa material bangunan.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Siak, dari total 16 korban terdampak, 10 orang dirujuk ke RSUD Tengku Rafian Siak untuk mendapatkan perawatan medis, sementara 6 orang lainnya menjalani observasi dan dipulangkan.

Dari jumlah tersebut, 15 korban merupakan anak-anak dan 1 orang dewasa yang merupakan guru pendamping.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan 1 korban mengalami luka berat, 6 korban luka sedang, dan 3 korban luka ringan. Hingga laporan ini disusun, tidak terdapat korban meninggal dunia. Satu korban dilaporkan dirujuk lanjutan ke rumah sakit di Pekanbaru untuk penanganan medis lebih lanjut.

Penanganan darurat dilakukan oleh Puskesmas Mempura dengan melakukan triase di lokasi kejadian, pemberian pertolongan medis awal, serta evakuasi korban menggunakan ambulans melalui sistem SPGDT Kabupaten Siak.

Pasca kejadian, kompleks Tangsi Belanda ditutup sementara untuk kepentingan penyelidikan dan keselamatan.

Begitu mendapat laporan adanya kejadian tersebut, Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli, tak lengah langsung saja turun tangan, bertolak ke rumah sakit untuk memastikan kondisi korban.

“Saya pastikan bahwa korban ambruknya lantai dua Tangsi Belanda mendapat pelayanan terbaik,” kata Afni. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kritisi DBH Migas, Bupati Siak: Daerah Membantu Subsidi Energi Nasional, Tapi Fiskal Tidak Proporsional

3 Juni 2026 - 16:00 WIB

Bupati Siak Suarakan Ketidakadilan Fiskal Bagi Daerah Penghasil di DPD RI

3 Juni 2026 - 13:49 WIB

Sidang Wahid, Polisi Tutup Jalan Saat SF Hariyanto Bersaksi, Siapa Wak Labu?

3 Juni 2026 - 11:11 WIB

Keberlangsungan Kebudayaan Melayu di Perawang: Menghidupkan Akar di Tengah Arus Industri

3 Juni 2026 - 07:44 WIB

ASN Siak Sambut WFH Jumat, Bupati Afni Ingatkan Bukan Hari Libur Tambahan

1 Juni 2026 - 13:56 WIB

Trending di Siak