Menu

Mode Gelap
Cuaca Kepri Sabtu 6 Juni 2026 Didominasi Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah APKASINDO Apresiasi Afni, Annisa dan Zukri, Perjuangan Kepala Daerah Dongkrak Harga TBS Petani Kades Ulu Maras Apresiasi Program Jumat ASRI, Gotong Royong Keliling Pererat Kebersamaan Warga Peduli Masyarakat Pesisir, Ditpolairud Polda Riau Gelar Program ‘JALUR’ di Rupat Utara Beasiswa CSR BRK Syariah Bantu Mahasiswa STIT Mumtaz Karimun Wujudkan Cita-cita Pendidikan Satresnarkoba Polres Bengkalis Amankan Pengedar Ekstasi di Desa Pamesi Bathin Solapan

Riau

Paku di Paru-paru: Detik-detik Menegangkan di Ruang Bronkoskopi RSUD Arifin Achmad

badge-check


					Ilustrasi (chatGPT) Perbesar

Ilustrasi (chatGPT)

RiauKepri.com, PEKANBARU- Tak pernah terlintas di benak pria berusia 52 tahun itu, sebatang paku sepanjang lima sentimeter yang biasa ia genggam saat bertukang, nyaris merenggut napasnya. Sebuah kecelakaan kecil di rumah, berubah menjadi pengalaman medis langka yang membuat tim dokter RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru, harus bekerja ekstra menyelamatkan nyawa.

Hari itu, akhir Januari lalu, pria asal Kabupaten Indragiri Hilir tersebut tengah memperbaiki kamar anaknya. Seperti kebiasaan banyak tukang, beberapa paku ia selipkan di mulut agar mudah dijangkau. Sialnya, ia terpeleset. Dalam hitungan detik, paku itu bukan jatuh ke lantai, melainkan terhisap masuk ke saluran pernapasan, menuju paru-paru.

Beberapa hari kemudian, rasa sesak di dada tak kunjung reda. Ada sensasi mengganjal setiap kali ia menarik napas. Ia akhirnya dirujuk dari RSUD Puri Husada Tembilahan ke RSUD Arifin Achmad. Di sinilah kisah menegangkan itu benar-benar terungkap.

“Begitu kami lakukan foto thorax, tampak jelas ada paku di saluran pernapasan, tepatnya di paru-paru,” ujar Dokter Spesialis Paru RSUD Arifin Achmad, dr Nori Purnama Sp.P, Rabu (4/2/2026).

Bagi dunia medis, kasus ini tergolong sangat langka. Selama ini, tim paru RSUD Arifin Achmad lebih sering menangani pasien yang tersedak jarum pentul, kacang-kacangan, atau kancing baju. Paku? Hampir tak pernah.

“Kami biasa menangani jarum atau benda kecil lainnya. Tapi ini paku, ukurannya sekitar lima sentimeter. Kasus seperti ini jarang sekali,” kata dr Nori.

Kondisi pasien saat itu cukup berat. Risiko tindakan bedah terbuka sangat tinggi. Tim dokter paru dan anestesi pun mengambil keputusan cepat, melakukan bronkoskopi, sebuah prosedur medis dengan alat khusus yang dimasukkan melalui saluran napas, tanpa harus membedah tubuh pasien.

Pasien dibius total. Di ruang tindakan, ketegangan terasa. Setiap gerakan harus presisi. Kesalahan kecil bisa berakibat fatal. Namun berkat keahlian tim medis dan kelengkapan peralatan, paku itu akhirnya berhasil dikeluarkan dengan selamat.

“Alhamdulillah, tindakan berjalan lancar. Sekarang kondisi pasien stabil dan sudah tidak mengalami sesak napas,” ujar dr Nori dengan nada lega.

Hari-hari berikutnya, pasien menjalani masa pemulihan. Antibiotik dan obat anti radang diberikan untuk mencegah infeksi. Jika tak ada kendala, dua hingga tiga hari ke depan ia sudah diperbolehkan pulang, kembali ke keluarganya dengan satu pelajaran hidup yang tak akan terlupa.

Di balik kisah ini, dr Nori menyelipkan pesan penting. Kebiasaan meletakkan benda kecil di mulut, baik saat bertukang maupun saat berhijab, menyimpan risiko besar.

“Remaja sering meletakkan jarum pentul di mulut, lalu bercanda dan akhirnya tersedak. Itu kasus yang paling sering kami tangani. Dari kejadian ini, pesannya jelas, jangan pernah letakkan benda apa pun di mulut,” tegasnya.

RSUD Arifin Achmad sendiri kini memiliki 10 dokter paru aktif dengan fasilitas lengkap. Hampir seluruh kasus benda asing di paru-paru dapat ditangani tanpa operasi besar.

“Kami siap menerima rujukan. Selama ini, Alhamdulillah, kasus-kasus seperti ini bisa ditangani dengan bronkoskopi tanpa bedah,” tutup dr Nori.

Sebuah paku, sebuah kelalaian kecil, dan sebuah tim medis yang sigap, kisah ini menjadi pengingat bahwa kecelakaan bisa datang kapan saja, namun di tangan yang tepat, harapan selalu bisa diselamatkan. (RK1/*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

APKASINDO Apresiasi Afni, Annisa dan Zukri, Perjuangan Kepala Daerah Dongkrak Harga TBS Petani

5 Juni 2026 - 22:16 WIB

BSP Siap Dukung Normalisasi Kanal untuk Penanganan Banjir di Jalur Siak–Buton

5 Juni 2026 - 16:10 WIB

Setahun Menjabat, Afni-Syamsurizal Benahi BUMD, Bangun Jalan ke Pelosok dan Cicil Utang Rp231,7 Miliar

4 Juni 2026 - 16:12 WIB

Sempena Milad Tahun ke-56, LAMR Laksanakan Berbagai Kegiatan

4 Juni 2026 - 13:55 WIB

LAMR Terima Kunjungan Kepala ANRI, Bahas Pusat Khazanah Arsip Melayu Nusantara di Riau

3 Juni 2026 - 20:16 WIB

Trending di Pekanbaru