Menu

Mode Gelap
Mahasiswa Pendidikan Bahasa Melayu FIB Unilak Ikuti Pelatihan Kompetensi Calon Guru di BGTK Riau Gas Metana: Pembelajaran Berharga dari Ledakan di Grand Polonia Medan Polsek Mandau Ungkap Kasus Penyalahgunaan Ekstasi, Dua Terduga Diamankan Dukung Program P4GN Persiapan Porprov Riau 2027, KONI dan Disporapar Meranti Mulai Matangkan Persiapan Polsek Bantan Siapkan Lahan Ketahanan Pangan, Gandeng Kelompok Tani Milenial Tanam Jagung Pipil Imigrasi Selatpanjang dan Kejari Meranti Resmi Jalin Kerja Sama Penanganan Masalah Hukum

Riau

APKASINDO Apresiasi Afni, Annisa dan Zukri, Perjuangan Kepala Daerah Dongkrak Harga TBS Petani

badge-check

Gulat Menurung. (Foto: net) Perbesar

Gulat Menurung. (Foto: net)

RiauKepri.com, SIAK– Ketua Umum Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO), Gulat Medali Emas Manurung, menyampaikan apresiasi kepada sejumlah kepala daerah yang dinilai konsisten memperjuangkan kepentingan petani sawit, terutama saat harga Tandan Buah Segar (TBS) sempat anjlok dalam beberapa pekan terakhir.

Gulat mengatakan, harga TBS yang sebelumnya berada di kisaran Rp3.800 per kilogram sempat turun hingga sekitar Rp2.000 per kilogram. Padahal, menurutnya, harga normal TBS berada pada kisaran Rp3.850 per kilogram.

“Sebelumnya harga TBS Rp3.800, kemudian turun menjadi sekitar Rp2.000. Harga normalnya Rp3.850. Penurunan ini terjadi karena eksportir kaget setelah adanya pidato kepala negara,” kata Gulat, Jumat (5/6/2026).

Gulat berharap ke depan harga TBS petani tidak lagi mudah terpengaruh oleh sentimen sesaat, melainkan mengacu pada harga Crude Palm Oil (CPO) global. “Harapan ke depan, harga TBS petani harus merujuk kepada harga CPO global,” ujarnya.

Atas upaya yang dilakukan dalam memperjuangkan nasib petani sawit, Gulat secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Afni Zulkifli, BZukri Misran, dan Annisa Suci Ramadhani.

“Terima kasih kepada para bupati dan wali kota, terkhusus kepada Bupati Kabupaten Siak Dr. Afni Zulkifli, Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani, dan Bupati Pelalawan Zukri Misran atas perjuangan tanpa lelah yang berbuah hasil melalui naiknya harga TBS petani sawit,” ujar Gulat.

Menurut Gulat, membaiknya harga TBS menjadi kabar menggembirakan bagi jutaan petani sawit rakyat yang menggantungkan penghidupan dari sektor perkebunan. Ia menilai keberanian kepala daerah menyuarakan aspirasi petani turut berkontribusi terhadap perbaikan harga di lapangan.

Salah satu kepala daerah yang aktif menyuarakan persoalan tersebut adalah Bupati Siak Afni Zulkifli. Saat harga TBS petani swadaya mengalami penurunan tajam, Afni turun langsung melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah Pabrik Kelapa Sawit (PKS).

Pada hari yang sama, Pemerintah Kabupaten Siak juga menerbitkan surat imbauan terkait langkah antisipatif menjaga stabilitas harga TBS dan kondusivitas daerah pasca kebijakan tata kelola ekspor sumber daya alam.
Dalam surat tersebut, Afni menyoroti anjloknya harga pembelian TBS petani swadaya hingga berada di kisaran Rp1.000 hingga Rp1.500 per kilogram, sementara harga CPO dunia tidak mengalami penurunan signifikan.

Afni bahkan mengingatkan PKS dan pelaku usaha perkebunan agar tidak memanfaatkan situasi untuk menekan harga TBS petani. Ia menegaskan pemerintah daerah tidak akan ragu mengambil tindakan terhadap pihak yang terbukti melakukan manipulasi harga.

“Jika masih tetap melakukan tindakan mengambil untung besar dengan upaya mempermainkan harga TBS petani mandiri dengan memanfaatkan situasi, pasti akan ada penindakan tegas terhadap setiap bentuk pelanggaran atau manipulasi harga yang berada di luar koridor aturan yang berlaku,” kata Afni saat itu.

APKASINDO berharap sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan organisasi petani terus diperkuat sehingga kesejahteraan petani sawit dapat meningkat dan tata kelola industri sawit nasional semakin berkeadilan. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Mahasiswa Pendidikan Bahasa Melayu FIB Unilak Ikuti Pelatihan Kompetensi Calon Guru di BGTK Riau

21 Juli 2026 - 21:03 WIB

Empat Daerah di Riau Tuntas Bayar Gaji dan TPP ke-13, Siak Masuk Daftar Meski Dihimpit Tekanan Fiskal

20 Juli 2026 - 15:33 WIB

Pelajar Siak Raih Medali Emas Olimpiade Sains Nasional 2026

20 Juli 2026 - 12:51 WIB

Lantaklah!

19 Juli 2026 - 07:00 WIB

Belalai Kuasa

18 Juli 2026 - 05:55 WIB

Trending di Minda