RiauKepri.com, ANAMBAS – Kondisi Aula Kantor Camat Jemaja Timur kini memprihatinkan. Sejak dibangun pada tahun 2008, saat wilayah tersebut masih tergabung dalam Kabupaten Natuna, gedung ini belum pernah mendapatkan perbaikan, baik pada bagian lantai, dinding, plafon, maupun atap.
Akibatnya, kondisi bangunan kini dinilai sudah tidak layak digunakan sebagai tempat kegiatan resmi seperti rapat.
Sementara itu, Kecamatan Jemaja Timur sendiri dibangun dan diresmikan pada 18 Desember 2006, pada masa kepemimpinan Drs. H. Daeng Rusnadi sebagai Bupati Natuna.
Kerusakan terlihat jelas pada bagian atap yang sudah banyak bocor dan berlubang, sehingga menyebabkan kayu penyangga mengalami pelapukan. Selain itu, plafon aula juga tampak rusak parah dengan banyak bagian yang bolong.
Tidak hanya itu, bagian atas plafon kini menjadi tempat tinggal kelelawar.
Kotoran hewan tersebut menumpuk dan menimbulkan bau menyengat yang mengganggu kenyamanan serta kesehatan saat berada di dalam ruangan.
Camat Jemaja Timur, Tetti Amalia, S.E., saat dijumpai di Ruang Kerjanya pada Kamis (26/03/2026) menjelaskan bahwa aula tersebut dibangun sejak pemekaran kecamatan terjadi.
“Bangunan ini sudah cukup lama dan belum pernah direhabilitasi sejak awal dibangun,” ujarnya.
Ia menegaskan, saat ini aula sudah tidak dapat digunakan lagi karena kondisinya yang semakin parah.
Kini tambah tetti, tiap kali hendak mengadakan rapat di Kecamatan, Terpaksa dilaksanakan di bagian teras Kantor Camat.
“Kini aula sudah tidak bisa lagi digunakan. Kondisinya sudah terlalu memprihatinkan, ketika ada rapat kami terpasa selenggarakan di teras Kantor, ” kata Tetti.
Pihak kecamatan, lanjutnya, telah mengusulkan perbaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dan berharap segera mendapat perhatian.
“Kami sudah mengusulkan perbaikannya melalui Musrenbang. Semoga segera direalisasikan, sehingga aula ini bisa kembali digunakan untuk kegiatan rapat,” tambahnya.
Menurutnya, kerusakan pada bagian atap dan plafon terutama disebabkan oleh faktor usia bangunan yang sudah cukup tua. (RK15)







