RiauKepri.com, PEKANBARU – Semangat Hari Kartini terasa berbeda di SLB Negeri Pembina Kota Pekanbaru, Selasa (21/4). Ruang Asa Project menghadirkan kegiatan bertajuk “Spesial Hari Kartini: Warna Emansipasi” sebagai ruang kreasi inklusif bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk berekspresi dan berkarya.
Kegiatan ini menjadi lebih dari sekadar peringatan seremonial. Bagi anak-anak yang terlibat, momen tersebut menjadi kesempatan untuk merasakan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus penuh makna.
Sejak kegiatan dimulai, suasana dipenuhi tawa dan antusiasme. Anak-anak terlihat aktif mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari sesi berbagi, membuat kreasi finger painting, hingga permainan interaktif yang mendorong keberanian dan kerja sama.
Warna-warni cat yang menghiasi tangan dan kertas menjadi simbol ekspresi bebas anak-anak dalam menuangkan imajinasi mereka. Bagi sebagian peserta, ini menjadi pengalaman baru yang membangkitkan rasa percaya diri.
Founder Ruang Asa Project menyampaikan bahwa kegiatan ini dihadirkan sebagai bentuk nyata dari nilai emansipasi yang inklusif.
“Hari Kartini bukan hanya tentang perempuan, tetapi juga tentang kesetaraan kesempatan. Kami ingin menghadirkan ruang di mana setiap anak merasa diterima, dihargai, dan memiliki kesempatan untuk berkembang,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SLB Negeri Pembina Kota Pekanbaru, Moelya Eko Suseno, turut mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh Ruang Asa Project. Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan dampak positif bagi perkembangan anak-anak.
“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi anak-anak kami, karena mereka tidak hanya belajar, tetapi juga mendapatkan pengalaman baru yang menyenangkan. Kami sangat mengapresiasi inisiatif Ruang Asa Project yang telah menghadirkan kegiatan yang inklusif dan penuh makna,” ungkapnya.
Interaksi hangat antara relawan dan anak-anak menjadi salah satu kekuatan dalam kegiatan ini. Tidak hanya mendampingi, para relawan juga ikut terlibat dalam setiap proses, menciptakan suasana yang akrab dan penuh dukungan.
Melalui kegiatan Spesial Hari Kartini ini, Ruang Asa Project berharap nilai emansipasi dapat dimaknai secara lebih luas, tidak hanya tentang kesetaraan perempuan, tetapi juga tentang kesetaraan kesempatan bagi setiap individu, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus.
Ruang Asa Project juga berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang inklusif, edukatif, dan berdampak, sebagai bagian dari upaya membangun lingkungan yang lebih ramah, peduli, dan menghargai perbedaan.
Tentang Ruang Asa Project
Ruang Asa Project merupakan sebuah komunitas non profit yang bergerak di bidang sosial dan pendidikan, Ruang Asa berkomitmen menjadi wadah kolaboratif antara relawan, masyarakat, dan lembaga terkait untuk menciptakan perubahan yang berkelanjutan. (*)







