Menu

Mode Gelap
Tim Quick Response AL Karimun Gagalkan Tekong Bot Bawa Sabu dan Ekstasi dari Johor Malaysia Mukat Malam Prakiraan Cuaca Kepri Sabtu, 13 Juni 2026: Batam dan Tanjungpinang Berpotensi Hujan Ringan, Natuna-Anambas Didominasi Berawan Gang Pepaya Wonosari Digerebek, Residivis Heroin Kembali Tersandung Kasus Sabu Simpang Puncak Sebangar Jadi Lokasi Pengungkapan Sabu, Dua Pria Diamankan Satresnarkoba Polres Bengkalis Lagi, Ditpolairud Polda Riau Gelar Program JALUR dan Klinik Terapung Gratis di Rupat Utara

Karimun

Tim Quick Response AL Karimun Gagalkan Tekong Bot Bawa Sabu dan Ekstasi dari Johor Malaysia

badge-check


					Siaran pers  penangkanan tekong boat bawa sabu dan ekstasi asal Johor Malaysia ke Karimun Kepri di perairan Tokong Hiu Kecil. (Foto: ist) Perbesar

Siaran pers penangkanan tekong boat bawa sabu dan ekstasi asal Johor Malaysia ke Karimun Kepri di perairan Tokong Hiu Kecil. (Foto: ist)

RiauKepri.com, KARIMUN – Tim Quick Response Region Naval Command IV Angkatan Laut Karimun gagalkan tekong boat bawa sabu dan ekstasi asal Johor Malaysia ke Karimun Kepri di perairan Tokong Hiu Kecil Rabu (10/06/2026).

Laksamana Muda TNI Berkat Widjanarko selaku Komandan Kodaeral IV AL Karimun mengatakan mendapat informasi akan ada penyeludupan sabu dan ekstasi dari Johor Malaysia, tim segera bergerak menuju perairan Tokong Hiu Kecil untuk melakukan pengintaian, ujar Widjanarko di Lanal Karimun Jum’at (12/06/2026).

Setelah menunggu tidak terlalu lama, tim melihat ada sebuah speedbot berkekuatan 40 PK melintas di perairan Tokong Hiu, tim mencoba menghentikan, setelah dilakukan pemeriksaan ternyata benar, di temukan 1 buah termos berwarna biru berisikan sabu 1 kg lebih dan ratusan butir ekstasi.

Selanjutnya guna pemeriksaan speed boat dan terduga AK dibawa ke makolanal Karimun, selanjutnya petugas Bea Cukai dan Satresnarkoba Polres Karimun melakukan uji sampel, terbukti barang bukti tersebut positif mangandung narkotika, jelas Widjanarko.

Sementara Komandan Angkatan Laut Karimun Letkol Laut (P) Samuel C Noya mengatakan yang bersangkutan mengakui sudah dua kali melakukan penyeludupan tersebut, yang pertama lolos dan yang ke dua gagal berkat kerja Tim Quick Response Region Naval Command IV Lanal Karimun.

TNI AL Karimun akan terus memperkuat perairan perbatasan antar negara, agar penyeludupan serupa dapat terus dicegah, ujar Samuel. (RK14)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT Timah, Uspika, Tanami Pohon Cemara dan Ketapang di Pantai Asmara Dewi Kundur Barat

12 Juni 2026 - 18:58 WIB

Hari Pertama SPMB, 44 Orang Calon Siswa-siswi SMAN 1 Ungar Mendaftar

11 Juni 2026 - 16:57 WIB

Sampah di Dusun I Sawang Laut, Menjadi Nilai Ekonomis

10 Juni 2026 - 13:12 WIB

Musholla Al Fajruh Dapat Renovasi Lantai dan Plapon Dari PT Timah TBK

9 Juni 2026 - 09:22 WIB

AKP Sarianto, SH: Do’a Bersama, Agar Lebih Baik dan Meningkatkan Keimanan Serta Bermanfaat Untuk Masyarakat

6 Juni 2026 - 08:56 WIB

Trending di Karimun