RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Kamis, 16 Juli 2026, secara umum didominasi cuaca berawan hingga cerah berawan, dengan potensi hujan ringan di sejumlah wilayah pada siang hingga sore hari. Masyarakat, terutama nelayan dan pengguna transportasi laut, diimbau tetap mewaspadai perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Berdasarkan prakiraan BMKG, berikut kondisi cuaca di tujuh kabupaten/kota di Kepri:
- Kota Tanjungpinang diprakirakan berawan sepanjang hari dengan peluang hujan ringan pada waktu tertentu. Suhu udara berkisar 25–29 derajat Celsius dengan kelembapan udara 73–93 persen.
- Kota Batam diperkirakan didominasi cuaca berawan. Hujan ringan berpotensi terjadi pada siang atau sore hari. Suhu udara berada pada kisaran 25–29 derajat Celsius dengan kelembapan 74–92 persen.
- Kabupaten Bintan diprakirakan mengalami cuaca berawan hingga cerah berawan. Peluang hujan ringan tetap ada di beberapa wilayah pada siang hari dengan suhu berkisar 25–31 derajat Celsius.
- Kabupaten Karimun diperkirakan berawan sejak pagi hingga malam hari. Suhu udara berkisar 25–31 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan relatif tinggi.
- Kabupaten Lingga diprakirakan hujan ringan di sebagian wilayah, terutama pada siang hingga sore hari. Suhu udara berkisar 24–29 derajat Celsius.
- Kabupaten Natuna diperkirakan berawan dengan peluang hujan ringan bersifat lokal. Suhu udara berkisar 24–29 derajat Celsius.
- Kabupaten Kepulauan Anambas diprakirakan didominasi cuaca berawan hingga cerah berawan. Suhu udara berada pada kisaran 26–29 derajat Celsius, dengan kelembapan udara antara 75–84 persen.
BMKG juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di laut agar terus memantau perkembangan informasi cuaca dan prakiraan gelombang. Meski secara umum tinggi gelombang di perairan Kepri masih berada pada kategori rendah, perubahan arah angin dan kondisi atmosfer dapat memengaruhi keselamatan pelayaran, khususnya bagi kapal nelayan dan kapal berukuran kecil. Masyarakat diharapkan selalu memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG sebelum melakukan perjalanan maupun aktivitas di luar ruangan guna mengantisipasi potensi hujan yang dapat terjadi secara lokal. (red)








