RiauKepri.com, MERANTI – Keluhan masyarakat terkait kondisi jalan rusak di Desa Sialang Pasung kembali menjadi perhatian dalam kegiatan reses anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti Daerah Pemilihan (Dapil) II. Anggota DPRD Meranti, Suji Hartono, SE, menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat tetap ditampung dan akan diperjuangkan dalam pembahasan anggaran daerah.
Kegiatan Reses tersebut berlangsung pada Minggu, (02/08/2026) malam di Halaman Masjid Nurur Rohman, Dusun Sialang Pasung darat, desa Sialang Pasung.
Suji Hartono menjelaskan, sejumlah usulan prioritas yang diterima saat reses di Desa Sialang Pasung meliputi penyelesaian pembangunan kubah masjid serta perbaikan jalan menuju masjid di Dusun Terentang yang mengalami kerusakan.
Menurutnya, keterbatasan anggaran membuat usulan semenisasi secara menyeluruh belum dapat direalisasikan. Namun, pihaknya akan mengupayakan anggaran perbaikan jalan pada tahun anggaran 2027.
“Untuk semenisasi penuh memang belum mampu karena keterbatasan anggaran. Yang kami usulkan adalah perbaikan jalan terlebih dahulu dan insya Allah menjadi fokus pada tahun 2027, bersamaan dengan penyelesaian pembangunan kubah,” ujar Suji Hartono.
Dalam kesempatan tersebut, Suji juga mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) terkait kelanjutan pembangunan jalan di Desa Sialang Pasung. Berdasarkan informasi yang diterimanya, pekerjaan tersebut direncanakan segera memasuki proses pelaksanaan dengan sisa anggaran sekitar Rp200 juta.
Ia mengakui besarnya harapan masyarakat agar pembangunan jalan dapat segera terealisasi.
“Saat reses masyarakat terus menanyakan kepastian pembangunan jalan. Harapan mereka sangat besar. Walaupun belum bisa menyeluruh, yang penting ada realisasi,” katanya.
Selain itu, Suji mengungkapkan bahwa DPRD bersama Pemerintah Daerah telah menyepakati pemotongan sekitar 30 persen anggaran Pokok Pikiran (Pokir) anggota dewan untuk dikumpulkan menjadi satu guna mempercepat pembangunan infrastruktur.
Menurutnya, dana yang terkumpul diperkirakan mencapai sekitar Rp20 miliar dan akan diprioritaskan untuk perbaikan jalan yang mengalami kerusakan, terutama di wilayah Dapil II yang dinilai memiliki kondisi infrastruktur paling memprihatinkan.
“Kami di Komisi II sepakat agar tahap awal pembangunan hasil pengalihan anggaran Pokir diprioritaskan untuk Dapil II karena kondisi jalannya memang paling parah,” jelasnya.
Salah satu ruas jalan yang menjadi perhatian adalah pembangunan jalan base dari Teluk Sungka menuju Tanjung Kedabu yang selama ini banyak dikeluhkan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Desa Sialang Pasung, Rudianto, menyampaikan apresiasi kepada DPRD Meranti yang terus memperjuangkan pembangunan di desanya. Ia mengakui pemerintah desa memiliki keterbatasan kewenangan karena sebagian besar jalan di wilayahnya merupakan jalan berstatus kabupaten.
“Kami tidak bisa berbuat banyak karena jalan tersebut merupakan kewenangan pemerintah kabupaten. Namun kami terus berharap agar pembangunan jalan menjadi perhatian pemerintah,” ujar Rudianto.
Pada kesempatan yang sama, Rudianto juga mengajak masyarakat memanfaatkan program pemutihan pajak kendaraan bermotor yang digelar Pemerintah Provinsi Riau mulai 1 hingga 30 Agustus. Ia mengimbau warga segera mengurus administrasi kendaraan agar memperoleh keringanan sesuai ketentuan yang berlaku.
Di akhir kegiatan, Rudianto menyampaikan terima kasih kepada Suji Hartono yang kembali memilih Desa Sialang Pasung sebagai lokasi pelaksanaan reses. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung berbagai aspirasi pembangunan kepada wakil rakyat. (Aldo).








