Menu

Mode Gelap
PWI Kepri Siapkan UKW Akbar 2026 Gratis, Siapkan 6 Kelompok dengan Verifikasi Ketat Tim PKM UMRAH Serahkan Aplikasi Kependudukan untuk Mendukung Digitalisasi Pelayanan Desa Sri Bintan Ditpolairud Polda Riau Gelar Program JALUR di Dumai, Bagikan beras, Bendera Merah putih hingga Bibit Pohon Sambut HUT RI ke-81 Ditpolairud Polda Riau Gelar Program JALUR di Dumai, Bagikan beras, Bendera Merah putih hingga Bibit Pohon Sambut HUT RI ke-81 Kwarran Gerakan Pramuka Ungar Siap Jadi Tuan Rumah Kemsar Tahun 2026 Bhabinkamtibmas Polsek Rangsang Dampingi Penanaman Jagung Dukung Ketahanan Pangan

Meranti

Korban Kedua Kapal Tenggelam Ditemukan, Kapolres Meranti Jelaskan Kronologisnya 

badge-check

Korban Kedua Kapal Tenggelam Ditemukan, Kapolres Meranti Jelaskan Kronologisnya  Perbesar

RiauKepri.com, MERANTI – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan satu korban tenggelam kapal pompong atas nama Iqbal (25), warga Desa Tanjung Peranap, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 07.30 WIB.

Korban ditemukan mengapung di perairan Desa Mengkikip, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, tepatnya di titik koordinat 0°50’10.17″N 102°25’32.34″E. Penemuan tersebut merupakan hasil penyisiran yang dilakukan Tim SAR Gabungan di sekitar lokasi tenggelamnya kapal.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., M.H., melalui Kasat Polairud Polres Kepulauan Meranti Iptu Abdul Rony, S.H., M.H., menyampaikan bahwa operasi pencarian melibatkan personel Polsek Tebing Tinggi Barat, Satpolairud Polres Kepulauan Meranti, Ditpolairud Polda Riau, Basarnas Kabupaten Kepulauan Meranti, Pos TNI AL Selatpanjang, Koramil 02 Tebing Tinggi, serta masyarakat nelayan.

Setelah dievakuasi ke daratan, jenazah diidentifikasi oleh pihak keluarga dan dipastikan merupakan Iqbal, warga Desa Tanjung Peranap, Dusun Parit Senin, Kecamatan Tebing Tinggi Barat. Korban diketahui berusia 25 tahun, bekerja sebagai buruh harian lepas, dan beragama Islam.

Usai proses identifikasi, pihak keluarga menyatakan menolak dilakukan autopsi dan telah menandatangani surat pernyataan penolakan autopsi. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dibawa ke rumah duka di Desa Tanjung Peranap dan dimakamkan.

Kasat Polairud menjelaskan, keberhasilan menemukan korban merupakan hasil sinergi antara Tim SAR Gabungan, TNI AL, Polri, TNI AD, Basarnas, dan masyarakat nelayan. Ia juga menyebutkan bahwa kondisi arus dan gelombang di Perairan Mengkikip menjadi salah satu faktor yang memengaruhi proses pencarian sehingga korban baru ditemukan pada hari keempat operasi pencarian.

Selama proses evakuasi hingga penyerahan jenazah kepada keluarga, situasi berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan operasi pencarian dan evakuasi berakhir sekitar pukul 10.00 WIB. (Aldo).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Bhabinkamtibmas Polsek Rangsang Dampingi Penanaman Jagung Dukung Ketahanan Pangan

7 Agustus 2026 - 15:34 WIB

Anggota DPRD Meranti Sosialisasikan Perda Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro

6 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Polsek Rangsang Dampingi Warga Tanam Terong Dukung Program Ketahanan Pangan

6 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Respon Cepat Posal Selatpanjang dan Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Dua Korban Kapal Tenggelam 

6 Agustus 2026 - 13:28 WIB

Di Topang, Polsek Rangsang Dampingi Warga Tanam Terong Dukung Program Ketahanan Pangan

6 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Trending di Meranti