Menu

Mode Gelap
PWI Kepri Siapkan UKW Akbar 2026 Gratis, Siapkan 6 Kelompok dengan Verifikasi Ketat Tim PKM UMRAH Serahkan Aplikasi Kependudukan untuk Mendukung Digitalisasi Pelayanan Desa Sri Bintan Ditpolairud Polda Riau Gelar Program JALUR di Dumai, Bagikan beras, Bendera Merah putih hingga Bibit Pohon Sambut HUT RI ke-81 Ditpolairud Polda Riau Gelar Program JALUR di Dumai, Bagikan beras, Bendera Merah putih hingga Bibit Pohon Sambut HUT RI ke-81 Kwarran Gerakan Pramuka Ungar Siap Jadi Tuan Rumah Kemsar Tahun 2026 Bhabinkamtibmas Polsek Rangsang Dampingi Penanaman Jagung Dukung Ketahanan Pangan

Bintan

Tim PKM UMRAH Serahkan Aplikasi Kependudukan untuk Mendukung Digitalisasi Pelayanan Desa Sri Bintan

badge-check

Tim PKM UMRAH Serahkan Aplikasi Kependudukan untuk Mendukung Digitalisasi Pelayanan Desa Sri Bintan Perbesar

RiauKepri.com, BINTAN – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk “Optimalisasi Layanan Administrasi Desa melalui Pemanfaatan Teknologi Digital untuk Meningkatkan Efisiensi dan Kualitas Pelayanan Publik” di Kantor Pemerintah Desa Sri Bintan, Kabupaten Bintan, Kamis (6/8/2026). Dalam kegiatan tersebut, tim UMRAH menyerahkan Aplikasi Pencatatan Penduduk Desa Sri Bintan kepada pemerintah desa. Aplikasi berbasis web yang dapat diakses melalui desa-sribintan.com tersebut dikembangkan untuk membantu pengelolaan administrasi sekaligus penyampaian informasi desa kepada masyarakat.

Aplikasi tersebut dilengkapi sejumlah fitur, mulai dari pencatatan data penduduk, program desa, agenda desa, berita desa, laporan desa, informasi wisata desa, hingga kontak pemerintah desa. Seluruh fitur dihimpun dalam satu platform agar pengelolaan data dan informasi dapat dilakukan secara lebih terstruktur. Ketua Tim Pelaksana Pengabdian kepada Masyarakat UMRAH, Nolan Efranda, M.Kom., mengatakan pengembangan aplikasi tersebut berangkat dari kebutuhan Pemerintah Desa Sri Bintan dalam meningkatkan pemanfaatan teknologi pada pelayanan administrasi.

“Melalui kegiatan ini kami tidak hanya ingin menghasilkan sebuah aplikasi, tetapi menghadirkan sistem yang benar-benar dapat digunakan oleh perangkat desa dalam pekerjaan sehari-hari. Harapannya, pengelolaan data penduduk dan informasi desa menjadi lebih tertata, mudah diakses, serta membantu perangkat desa memberikan pelayanan yang lebih efektif kepada masyarakat,” kata Nolan.

Menurut Nolan, penerapan teknologi pada tingkat desa perlu dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan pengguna. Karena itu, aplikasi dikembangkan tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga diarahkan agar mudah dioperasikan dan dapat dikelola secara mandiri oleh perangkat desa. Kegiatan pengabdian ini melibatkan dosen dan mahasiswa UMRAH dengan Pemerintah Desa Sri Bintan sebagai mitra. Tim pelaksana diketuai Nolan Efranda, M.Kom., bersama Novrizal Fatah Fahmitra, M.Kom. dan Karla Amelia, S.Pd., M.Sc. Sejumlah mahasiswa dari Program Studi Teknik Informatika dan Manajemen Sumberdaya Perairan UMRAH turut terlibat dalam pelaksanaan program.

Pembuatan aplikasi merupakan hasil hasil identifikasi kebutuhan bersama Pemerintah Desa Sri Bintan. Sejumlah proses administrasi sebelumnya masih dilakukan secara konvensional sehingga pencatatan, pencarian, dan pengarsipan data membutuhkan waktu serta pengelolaan yang lebih panjang. Di sisi lain, Pemerintah Desa Sri Bintan telah memiliki perangkat komputer dan akses internet yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung transformasi pelayanan berbasis digital. Pengembangan sistem informasi desa kemudian menjadi salah satu upaya untuk mengoptimalkan fasilitas tersebut sekaligus mendorong pengelolaan administrasi yang semakin tertata.

Kasi Pemerintahan Desa Sri Bintan, Toni Harianto, menyambut baik penyerahan aplikasi tersebut. Menurutnya, pemanfaatan aplikasi diharapkan dapat membantu perangkat desa dalam mengelola administrasi dan data yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.

“Kami menyambut baik aplikasi yang telah dikembangkan dan diserahkan oleh tim UMRAH. Aplikasi ini diharapkan dapat membantu kami dalam mengelola data kependudukan dan berbagai informasi desa secara lebih teratur. Tentunya ke depan sistem ini akan kami manfaatkan dan pelajari bersama agar bisa mendukung pekerjaan perangkat desa serta pelayanan kepada masyarakat,” ujar Toni.

Menurut Toni, keberadaan aplikasi yang memuat berbagai informasi desa juga memberikan peluang bagi pemerintah desa untuk mengembangkan penyampaian informasi kepada masyarakat secara lebih mudah dan terbuka. Tidak hanya menyerahkan aplikasi, tim UMRAH juga memberikan pelatihan dan demonstrasi penggunaan sistem kepada perangkat desa. Pendampingan dilakukan agar perangkat Desa Sri Bintan memahami cara mengoperasikan, memperbarui data, serta mengelola aplikasi secara mandiri. Melalui aplikasi tersebut, pencatatan data kependudukan diharapkan menjadi lebih tertata dan mudah ditelusuri. Pemerintah desa juga dapat memperbarui informasi mengenai program, agenda, berita, laporan, dan potensi wisata desa melalui satu sistem yang dapat diakses secara daring.

Nolan menambahkan, keberlanjutan penggunaan aplikasi menjadi salah satu perhatian tim setelah proses penyerahan dilakukan. Tim PKM UMRAH akan memberikan pendampingan apabila perangkat desa menemui kendala dalam penggunaan maupun pengelolaan sistem.

“Bagi kami, penyerahan aplikasi bukan berarti kegiatan berhenti sampai di sini. Pendampingan tetap menjadi bagian penting karena keberhasilan program justru terlihat ketika perangkat desa mampu mengelola dan memanfaatkan sistem ini secara mandiri serta berkelanjutan,” ungkap Nolan.

Digitalisasi layanan tersebut diharapkan tidak hanya mempermudah pekerjaan administratif, tetapi juga membantu meningkatkan keterbukaan informasi kepada masyarakat. Data dan informasi desa yang sebelumnya tersebar pada sejumlah dokumen dapat dikelola secara lebih terintegrasi melalui platform digital. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari kolaborasi antara UMRAH dan Pemerintah Desa Sri Bintan dalam penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Dalam proposal kegiatan, program pengabdian memang dirancang untuk meningkatkan efisiensi pelayanan, kapasitas perangkat desa dalam pemanfaatan teknologi, serta mendorong transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik.

Dengan hadirnya Aplikasi Pencatatan Penduduka Desa Sri Bintan, pemerintah desa kini memiliki sarana digital yang dapat terus dikembangkan sesuai kebutuhan pelayanan dan perkembangan desa. Pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah menuju pengelolaan administrasi desa yang lebih efektif sekaligus memberikan akses informasi yang semakin baik kepada masyarakat. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Wakil Bupati Bintan, Deby Maryanti Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026

6 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Hafizha Rahmadhani Pastikan Pembangunan Sarana Sanitasi dan Air Minum Tepat Sasaran

4 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Bupati Roby Kurniawan Serahkan 11 Unit Sarana Penangkapan Ikan kepada Kelompok Nelayan

3 Agustus 2026 - 17:03 WIB

Matangkan Persiapan, Sekda Bintan Buka Sosilisasi Pelaksanaan Pilkades 2026

30 Juli 2026 - 14:47 WIB

Peringati HAN ke-42, Bupati Roby Tegaskan Komitmen Bintan Penuhi Hak dan Lindungi Anak

30 Juli 2026 - 14:39 WIB

Trending di Bintan