Pemerintah Kota Batam menggandeng PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) untuk menghadirkan solusi nyata bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program subsidi bunga pinjaman. Melalui skema ini, pelaku UMKM bisa mendapatkan pinjaman hingga Rp20 juta tanpa bunga, dengan tenor dua tahun.
Kesepakatan kerja sama ditandatangani langsung oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dan perwakilan BTN dalam acara yang berlangsung di Harris Hotel Batam Centre, Senin (23/6/2026). Program ini menyasar pelaku usaha mikro yang telah menjalankan usahanya minimal enam bulan, dengan target 1.500 penerima manfaat pada tahun pertama.
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi kita. Mereka bukan hanya penyelamat ekonomi keluarga, tapi juga pencipta lapangan kerja,” ujar Amsakar.
Ia menegaskan, subsidi bunga merupakan wujud kehadiran pemerintah dalam memperkuat sektor UMKM yang menjadi salah satu dari 15 program prioritas kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra.
Amsakar juga menyampaikan bahwa program ini bukan sekadar bantuan, melainkan stimulan untuk menumbuhkan usaha mikro agar lebih profesional, kompetitif, dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Ia berharap para pelaku UMKM disiplin dalam mengelola pinjaman agar program ini bisa berkelanjutan.
“Kalau program ini sukses, kita perluas. Tapi kalau macet, akan berdampak pada UMKM lain. Jadi, gunakan dengan serius,” tegasnya.
Sementara itu, Branch Manager BTN Kantor Cabang Batam, Wahyudi Gusti Antony, menyambut baik kepercayaan yang diberikan Pemko Batam kepada BTN sebagai mitra pelaksana. Ia menegaskan bahwa proses pengajuan pinjaman bebas biaya alias nol persen, sesuai arahan kepala daerah.
“Kami siap mendampingi pelaku UMKM Batam untuk bangkit dan berkembang. Program ini sangat mulia dan terbukti sejalan dengan daya juang UMKM Batam yang luar biasa, bahkan saat pandemi,” ujarnya.
Melalui langkah ini, Batam menunjukkan keseriusannya menjadikan UMKM sebagai motor penggerak ekonomi daerah, sekaligus membuka jalan agar lebih banyak pelaku usaha bisa naik kelas. (RK6)
Editor: Dana Asmara







