Menu

Mode Gelap
Mengenal Negara Timor Leste dulunya bernama Timor Timur  KKP Pastikan Investasi di KITB Tetap Jalan, Penyegelan Bersifat Sementara Izin PKKPRL PT MNS Dalam Proses, Pembangunan Darat Lancar Polsek Mandau Ungkap Kasus Narkotika, Seorang Pria Diamankan Bersama Dua Paket Sabu Prakiraan Cuaca Kepri Rabu, 24 Juni 2026: Tanjungpinang hingga Anambas Didominasi Cuaca Berawan Kasus Malaria di Tanjung Sebauk Capai Ratusan, TP PKK Kepri Dorong Warga Perkuat Pencegahan Berbasis Lingkungan

Tanjungpinang

Perangi Perdagangan Orang, Wali Kota Tanjungpinang Nyatakan Siap Tindak Tegas di Wilayah Perbatasan

badge-check


					Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, hadiri secara langsung agenda Pengukuhan Gugus Tugas TPPO Tingkat Provinsi Kepulauan Riau. F: Ist Perbesar

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, hadiri secara langsung agenda Pengukuhan Gugus Tugas TPPO Tingkat Provinsi Kepulauan Riau. F: Ist

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG — Ancaman perdagangan orang di wilayah perbatasan kembali menjadi sorotan serius. Dalam upaya memperkuat perlindungan terhadap korban dan mencegah kejahatan lintas negara, Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Provinsi Kepulauan Riau resmi dikukuhkan, Senin (21/07/2025), di Balairung Wan Seri Beni, Dompak.

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda Provinsi Kepri serta seluruh kepala daerah se-Kepri, termasuk Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, yang hadir menyatakan komitmen penuh dalam memerangi kejahatan kemanusiaan tersebut.

“TPPO adalah kejahatan lintas negara yang harus kita hadapi bersama. Posisi geografis Kepri yang strategis menjadikannya rawan dijadikan jalur perdagangan orang,” tegas Gubernur Ansar dalam sambutannya.

Menurutnya, sinergi lintas sektor mutlak diperlukan. Ia meminta gugus tugas tidak sekadar menjadi forum seremonial, melainkan bekerja nyata di lapangan dengan sistem terintegrasi yang berkelanjutan.

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menanggapi serius arahan tersebut. Ia menyebut pengukuhan gugus tugas TPPO ini menjadi tonggak penting dalam upaya kolektif melawan perdagangan manusia, terutama di wilayah Tanjungpinang yang berstatus sebagai ibu kota provinsi.

“Kami tidak akan mentolerir praktik perdagangan orang. Pemerintah Kota Tanjungpinang berkomitmen memperkuat langkah pencegahan di akar rumput, mempercepat pembentukan gugus tugas daerah, serta melibatkan semua unsur masyarakat,” kata Lis dengan tegas.

Ia menyebut, pengawasan terhadap aktivitas ilegal di pelabuhan dan titik-titik rawan akan diperketat, termasuk membangun koordinasi erat dengan kepolisian, imigrasi, serta lembaga perlindungan perempuan dan anak.

“Kota ini harus menjadi tempat yang aman, bukan transit atau tujuan perdagangan orang. Kami akan dorong edukasi masyarakat secara masif dan bentuk sistem pelaporan cepat berbasis komunitas,” tambah Lis.

Langkah ini menandai keseriusan pemerintah dalam menjadikan Kepri, khususnya Tanjungpinang, sebagai barikade pertama melawan jaringan perdagangan orang di wilayah perbatasan. (RK9)

 

Editor : Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Prakiraan Cuaca Kepri Rabu, 24 Juni 2026: Tanjungpinang hingga Anambas Didominasi Cuaca Berawan

24 Juni 2026 - 00:01 WIB

Cuaca Kepri Selasa, 23 Juni 2026: Hujan Ringan hingga Petir Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah

23 Juni 2026 - 00:01 WIB

BMKG Prediksi Cuaca Kepri Selasa 22 Juni 2026, Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah

22 Juni 2026 - 00:01 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Ahad, 21 Juni 2026: Tanjungpinang hingga Anambas Berpotensi Hujan Ringan, Warga Diminta Waspada

21 Juni 2026 - 00:01 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Sabtu 20 Juni 2026: Tanjungpinang hingga Natuna Berpotensi Diguyur Hujan Ringan pada Siang-Sore Hari

20 Juni 2026 - 00:01 WIB

Trending di Kepulauan Riau