Menu

Mode Gelap
Ketika Sarkasme Kehilangan Daya Gigitnya Cuaca Kepri Ahad, 14 Juni 2026: Tanjungpinang hingga Batam Berpotensi Diguyur Hujan Ringan, Natuna dan Anambas Didominasi Berawan KONI Anambas Siapkan 15 Cabor untuk Berlaga dan Raih Prestasi di Porprov Kepri VI 2026. Bupati Aneng dan Warga Gotong Royong Bersihkan Kawasan Gunung Nyabung pada Jumat ASRI Wabup Raja Bayu Hadiri Launching Jum’at Siantan Berseri, Dorong Budaya Hidup Sehat dan Lingkungan Bersih Dahlan Iskan Ungkap Bupati Siak Tagih Utang Pusat ke Presiden

Tanjungpinang

Perangi Perdagangan Orang, Wali Kota Tanjungpinang Nyatakan Siap Tindak Tegas di Wilayah Perbatasan

badge-check


					Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, hadiri secara langsung agenda Pengukuhan Gugus Tugas TPPO Tingkat Provinsi Kepulauan Riau. F: Ist Perbesar

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, hadiri secara langsung agenda Pengukuhan Gugus Tugas TPPO Tingkat Provinsi Kepulauan Riau. F: Ist

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG — Ancaman perdagangan orang di wilayah perbatasan kembali menjadi sorotan serius. Dalam upaya memperkuat perlindungan terhadap korban dan mencegah kejahatan lintas negara, Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Provinsi Kepulauan Riau resmi dikukuhkan, Senin (21/07/2025), di Balairung Wan Seri Beni, Dompak.

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda Provinsi Kepri serta seluruh kepala daerah se-Kepri, termasuk Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, yang hadir menyatakan komitmen penuh dalam memerangi kejahatan kemanusiaan tersebut.

“TPPO adalah kejahatan lintas negara yang harus kita hadapi bersama. Posisi geografis Kepri yang strategis menjadikannya rawan dijadikan jalur perdagangan orang,” tegas Gubernur Ansar dalam sambutannya.

Menurutnya, sinergi lintas sektor mutlak diperlukan. Ia meminta gugus tugas tidak sekadar menjadi forum seremonial, melainkan bekerja nyata di lapangan dengan sistem terintegrasi yang berkelanjutan.

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menanggapi serius arahan tersebut. Ia menyebut pengukuhan gugus tugas TPPO ini menjadi tonggak penting dalam upaya kolektif melawan perdagangan manusia, terutama di wilayah Tanjungpinang yang berstatus sebagai ibu kota provinsi.

“Kami tidak akan mentolerir praktik perdagangan orang. Pemerintah Kota Tanjungpinang berkomitmen memperkuat langkah pencegahan di akar rumput, mempercepat pembentukan gugus tugas daerah, serta melibatkan semua unsur masyarakat,” kata Lis dengan tegas.

Ia menyebut, pengawasan terhadap aktivitas ilegal di pelabuhan dan titik-titik rawan akan diperketat, termasuk membangun koordinasi erat dengan kepolisian, imigrasi, serta lembaga perlindungan perempuan dan anak.

“Kota ini harus menjadi tempat yang aman, bukan transit atau tujuan perdagangan orang. Kami akan dorong edukasi masyarakat secara masif dan bentuk sistem pelaporan cepat berbasis komunitas,” tambah Lis.

Langkah ini menandai keseriusan pemerintah dalam menjadikan Kepri, khususnya Tanjungpinang, sebagai barikade pertama melawan jaringan perdagangan orang di wilayah perbatasan. (RK9)

 

Editor : Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Cuaca Kepri Ahad, 14 Juni 2026: Tanjungpinang hingga Batam Berpotensi Diguyur Hujan Ringan, Natuna dan Anambas Didominasi Berawan

14 Juni 2026 - 00:01 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Sabtu, 13 Juni 2026: Batam dan Tanjungpinang Berpotensi Hujan Ringan, Natuna-Anambas Didominasi Berawan

13 Juni 2026 - 00:01 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Jumat 12 Juni 2026: Tanjungpinang dan Batam Berpotensi Hujan Ringan, Natuna-Anambas Didominasi Berawan

12 Juni 2026 - 00:01 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Kamis, 11 Juni 2026: Tanjungpinang dan Batam Berpotensi Hujan Ringan, Wilayah Kepulauan Dominan Cerah Berawan

11 Juni 2026 - 00:01 WIB

BMKG: Cuaca Kepri Didominasi Berawan dan Udara Kabur pada Rabu, 10 Juni 2026

10 Juni 2026 - 00:01 WIB

Trending di Kepulauan Riau