Menu

Mode Gelap
LAMR Sambut WPG Riau, Harapkan Jadi Mitra Menjaga Kerukunan Masyarakat Pawai Muharram Diikuti Ratusan Pelajar di Ungar Ansar Jadikan Jalan Raya Dompak Lokasi Edukasi Lingkungan, Gerakan Gotong Royong Didorong Jadi Budaya Masyarakat Gaduh Sastra Polda Kepri Bongkar Jaringan Promosi Judi Online Internasional di Batam, Lima Tersangka Ditangkap dan Aset Miliaran Disita Empat Pelajar Ring 1 PT BSP Wakili Siak di Program Kepemimpinan Nasional GFLN 2026

Tanjungpinang

Dari Sekolah ke Rumah: Pelajar Tanjungpinang Jadi Agen Siaga Bencana

badge-check


					Foto bersama BPBD Kota Tanjungpinang peserta Sosialisasi KIE Penanggulangan Bencana di delapan SMP sepanjang Agustus 2025. Perbesar

Foto bersama BPBD Kota Tanjungpinang peserta Sosialisasi KIE Penanggulangan Bencana di delapan SMP sepanjang Agustus 2025.

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Kepercayaan diri Ayu, siswi kelas VIII di salah satu SMP di Tanjungpinang, meningkat setelah mengikuti simulasi evakuasi bencana yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tanjungpinang, Jumat (8/8).

“Sekarang saya tahu apa yang harus dilakukan kalau ada bencana,” ujarnya dengan nada mantap.

Ayu hanyalah satu dari ratusan pelajar yang mendapat pelatihan kesiapsiagaan bencana sepanjang Agustus 2025. BPBD Tanjungpinang mengunjungi delapan Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan dasar menghadapi potensi bencana.

Materi yang disampaikan tak hanya soal teori, tetapi juga praktik langsung. Siswa dikenalkan pada jenis-jenis bencana, langkah mitigasi, hingga prosedur tanggap darurat. Simulasi evakuasi mandiri dan pemutaran video edukasi dibuat sederhana agar mudah dipahami.

Kepala Pelaksana BPBD Tanjungpinang, Muhammad Yamin, menegaskan bahwa pendidikan kebencanaan sejak dini bukan sekadar kurikulum tambahan, melainkan investasi jangka panjang untuk membangun masyarakat tangguh.
“Pengetahuan ini tidak hanya bermanfaat di sekolah, tapi juga saat mereka berada di luar kota. Kami ingin siswa menjadi agen penyebar kesadaran mitigasi bencana di keluarga dan lingkungannya,” jelas Yamin.

Program ini sejalan dengan konsep Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang bertujuan menciptakan sekolah sebagai ruang belajar yang aman dan nyaman. Harapannya, kesadaran akan pentingnya mitigasi bencana bisa mengalir dari kelas, merambah rumah, hingga ke tengah masyarakat.

Dengan bekal ini, para pelajar Tanjungpinang tak hanya siap melindungi diri sendiri, tetapi juga berperan sebagai garda terdepan menyebarkan pengetahuan yang dapat menyelamatkan nyawa. (RK9)

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Prakiraan Cuaca Kepri Kamis, 25 Juni 2026: Batam Berpotensi Petir, Tanjungpinang Berawan

25 Juni 2026 - 00:01 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Rabu, 24 Juni 2026: Tanjungpinang hingga Anambas Didominasi Cuaca Berawan

24 Juni 2026 - 00:01 WIB

Cuaca Kepri Selasa, 23 Juni 2026: Hujan Ringan hingga Petir Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah

23 Juni 2026 - 00:01 WIB

BMKG Prediksi Cuaca Kepri Selasa 22 Juni 2026, Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah

22 Juni 2026 - 00:01 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Ahad, 21 Juni 2026: Tanjungpinang hingga Anambas Berpotensi Hujan Ringan, Warga Diminta Waspada

21 Juni 2026 - 00:01 WIB

Trending di Kepulauan Riau