Menu

Mode Gelap
Prakiraan Cuaca Kepri Kamis, 7 Mei 2026: Mayoritas Wilayah Berpotensi Hujan Ringan hingga Sedang Afni Ajak Semua Pihak Dukung Pembangunan SNT 2026 di Siak Pengembangan Kasus, Polsek Pinggir Ringkus Pelaku Narkotika di Pematang Pudu, 7 Paket Sabu Disita Transaksi Sabu Digagalkan, Polisi Amankan V.A di Jalur Lintas Pekanbaru–Pinggir Langkah Terakhir Menuju Pucuk BSP di Tangan Bupati Siak Kisruh Larangan Pengiriman Ikan di MV VOC Batavia, Kapolsek Jemaja Imbau Hentikan Ego Sektoral, Minta Semua Pihak Duduk Bersama

Tanjungpinang

Lonjakan Masalah Mental Remaja, Pemprov Kepri Turun ke Sekolah Bantu Siswa “Merdeka dari Cemas”

badge-check


					Mewakili Gubernur Ansar Ahmad, Muhammad Bisri, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri menerangkan jika kegiatan bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya kesehatan mental kepada siswa. Perbesar

Mewakili Gubernur Ansar Ahmad, Muhammad Bisri, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri menerangkan jika kegiatan bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya kesehatan mental kepada siswa.

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Maraknya kasus kecemasan dan tekanan mental di kalangan remaja membuat Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengambil langkah langsung ke lapangan. Melalui Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat (RSJKO) Engku Haji Daud, program Singgah di Sekolah digelar untuk memberi pemahaman sekaligus deteksi dini kesehatan mental siswa.

Pada Jumat (8/8/2025), SMA Negeri 7 Tanjungpinang menjadi tuan rumah gelaran kedua program ini. Mengangkat tema “Merdeka dari Cemas”, ratusan siswa diajak memahami pentingnya menjaga kesehatan mental, sekaligus diberi ruang untuk bercerita dan mencari solusi dari masalah yang mereka hadapi.

Kepala Dinas Kesehatan Kepri, Muhammad Bisri, yang hadir mewakili Gubernur Ansar Ahmad, menegaskan bahwa isu kesehatan mental kini menjadi perhatian serius pemerintah.
“Remaja jangan memendam masalah sendiri. Buka hati, bercerita kepada teman, guru, orang tua, atau tenaga profesional, agar masalah bisa diatasi,” ujarnya menyampaikan pesan Gubernur.

Menurut Bisri, keberanian berbagi cerita bukan hanya membantu meringankan beban, tetapi juga memulihkan semangat belajar. “Di dalam jiwa yang sehat, ada tubuh yang kuat. Dan dari jiwa yang sehat, lahirlah calon pemimpin masa depan Kepri,” tambahnya.

Direktur RSJKO Engku Haji Daud, Dr Asep Guntur Sapari, menyebut program ini menjadi bentuk komitmen menjaga kesehatan mental remaja. Selain edukasi, pihaknya juga melakukan skrining kesehatan jiwa untuk mendeteksi sejak dini gangguan mental yang mungkin dialami siswa.

Langkah ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Kepala SMA Negeri 7 Tanjungpinang, Mochamad Tohir Karjono, menilai kegiatan ini sangat relevan dengan kondisi siswa saat ini.
“Persoalan mental dan jiwa di kalangan pelajar nyata adanya, entah karena tekanan keluarga, pertemanan, atau lingkungan sosial. Edukasi seperti ini membantu siswa lebih siap mengelola diri,” ujarnya.

Dengan hadirnya program Singgah di Sekolah, Pemprov Kepri berharap siswa tidak hanya merdeka dari rasa cemas, tetapi juga tumbuh menjadi generasi muda yang kuat mental, sehat jiwa, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (RK9)

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

SDN 006 Tanjungpinang Timur Kangkangi Juknis O2SN, Hak Atlet “Dikebiri”

5 Mei 2026 - 10:49 WIB

Penari Belia sampai Lansia Ikut Menari Satu Jam Tanpa Henti

30 April 2026 - 06:33 WIB

Misni Resmi Jadi Sekda, Tonggak Baru Kepemimpinan Perempuan di Kepri

28 April 2026 - 07:53 WIB

Gubernur Ansar Lantik Misni sebagai Sekda Definitif Kepri, Perempuan Pertama Pegang Tongkat Komando Birokrasi

27 April 2026 - 13:08 WIB

Semarak Hari Nelayan Nasional ke-66, Pesisir Senggarang Dipenuhi Antusiasme Masyarakat

26 April 2026 - 16:31 WIB

Trending di Tanjungpinang