RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Rabu, 20 Agustus 2025, akan didominasi berawan hingga hujan ringan di beberapa wilayah. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara cepat.
Tanjungpinang
Kota Tanjungpinang diprakirakan berawan pada pagi hari. Menjelang siang hingga sore, hujan ringan berpotensi mengguyur sebagian besar wilayah kota. Suhu udara berkisar antara 25–31 derajat Celsius dengan kelembapan 70–95 persen.
Batam
Kondisi cuaca di Batam relatif cerah berawan pada pagi hari. Namun, siang hingga sore berpotensi hujan dengan intensitas ringan. Malam hari diperkirakan kembali cerah berawan. Suhu udara berada di rentang 26–32 derajat Celsius dengan kecepatan angin 10–20 km/jam dari arah barat daya.
Bintan
Wilayah Bintan diperkirakan berawan pada pagi hari. Hujan ringan berpotensi turun pada siang hingga malam hari di beberapa titik, terutama kawasan pesisir. Suhu udara 25–31 derajat Celsius dengan kelembapan cukup tinggi.
Karimun
Kabupaten Karimun diprakirakan berawan pada pagi hari. Potensi hujan ringan hingga sedang dapat terjadi pada sore menjelang malam. Suhu udara berkisar 25–31 derajat Celsius dengan angin bertiup dari barat daya.
Lingga
Cuaca di Lingga cenderung berawan dengan potensi hujan ringan di siang hingga sore hari. Malam hari relatif cerah berawan. Suhu udara antara 25–30 derajat Celsius dengan kelembapan mencapai 95 persen.
Natuna
Natuna diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang pada siang hingga sore. Malam hari sebagian besar wilayah kembali berawan. Suhu udara berada di kisaran 25–30 derajat Celsius dengan angin bertiup 15–25 km/jam.
Anambas
Kabupaten Kepulauan Anambas juga berpotensi mengalami hujan ringan di siang hingga sore hari. Pagi dan malam hari cenderung berawan. Suhu udara 25–30 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 90 persen.
Imbauan BMKG
BMKG mengingatkan masyarakat Kepri, terutama yang beraktivitas di laut, untuk mewaspadai potensi gelombang sedang di perairan Natuna, Anambas, hingga Lingga. Nelayan dan pengguna transportasi laut diminta tetap berhati-hati dalam beraktivitas.









