Menu

Mode Gelap
Sekda Ronny Kartika Paparkan Indeks Profesionalitas ASN pada Latsar CPNS Bintan Angkatan XXI Pencarian Korban Lompat dari Kapal Dumai Line Dihentikan? Pengembangan Kasus, Polsek Bukit Batu Ringkus Dua Pengedar Sabu di Dumai Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru Komitmen Tanpa Kompromi: Polres Bengkalis Gencarkan Perang Narkoba, Desa Jangkang Jadi Pelopor Kampung Bersih dari Narkoba Bupati Siak Buka Pelatihan Guru RA, Tekankan Pendidikan Berbasis Cinta

Internasional

Kapolda Riau Jadi Sorotan di Pembukaan Pacu Jalur 2025, Sungai Kuantan Kembali Jernih

badge-check


					Pembukaan Festival Pacu Jalur Kuansing 2025. (Ist) Perbesar

Pembukaan Festival Pacu Jalur Kuansing 2025. (Ist)

RiauKepri.com, KUANSING- Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan mencuri perhatian saat pembukaan Pacu Jalur 2025 di Tepian Narosa, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Selasa (20/8/2025). Ia dinilai sebagai sosok yang berperan besar dalam mengembalikan kejernihan Sungai Kuantan.

Kehadiran Kapolda Riau yang tampil sederhana dengan seragam cokelat tua, selempang bermotif khas Kuansing, tanjak, dan tongkat komando, turut mendapat sorotan khusus dari panitia dan masyarakat. Ia disebut sebagai “hero” dalam pelaksanaan Pacu Jalur tahun ini.

Air Sungai Kuantan yang sebelumnya keruh akibat aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI), kini terlihat jernih dan aman untuk perlombaan. Perubahan ini diakui banyak pihak sebagai hasil penindakan tegas yang dilakukan jajaran Polda Riau dalam beberapa bulan terakhir.

Bupati Kuansing Suhardiman Amby secara langsung menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Riau dan jajarannya dalam sambutannya. Ia menyebut kejernihan sungai ini sudah lama dinanti masyarakat Kuansing, terutama menjelang perhelatan budaya tahunan tersebut.

Ucapan serupa juga disampaikan oleh Gubernur Riau Abdul Wahid. Dalam sambutannya, Gubernur menyebut bahwa Sungai Kuantan kini bersih dari hulu hingga hilir, berkat sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah. Menurutnya, ini membuktikan bahwa kerja sama bisa memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Apresiasi terhadap Kapolda tidak hanya datang dari pejabat, tetapi juga dari masyarakat. Melalui pembawa acara, panitia menyampaikan ucapan terima kasih dari warga kepada Kapolda Riau. Mereka merasa langkah tegas terhadap PETI adalah bentuk perlindungan terhadap lingkungan dan warisan budaya.

Penertiban tambang emas ilegal dinilai sangat penting karena selain mencemari sungai, aktivitas tersebut juga menyebabkan pendangkalan, mengancam keselamatan warga, serta merusak ekosistem. Selama ini, penanganannya dianggap lemah, namun menjelang Pacu Jalur, tindakan kepolisian dinilai cepat dan tepat sasaran.

Pacu Jalur sendiri merupakan tradisi budaya yang sudah berusia lebih dari satu abad dan menjadi kebanggaan masyarakat Riau. Keberhasilan menjaga kelestarian Sungai Kuantan menjadi faktor penting dalam menjaga marwah dan kualitas ajang yang kini masuk dalam kalender pariwisata nasional tersebut. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru

16 April 2026 - 16:22 WIB

Bupati Siak Buka Pelatihan Guru RA, Tekankan Pendidikan Berbasis Cinta

16 April 2026 - 12:47 WIB

Menaker: Nyawa Pekerja Tak Boleh Jadi Taruhan, Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja

15 April 2026 - 13:05 WIB

10 Nama Lolos Administrasi Calon Direktur BSP, Lanjut UKK di Jakarta

14 April 2026 - 11:43 WIB

Gerindra Puji Bupati Siak, Minta Kepala Daerah Lain Meniru

14 April 2026 - 07:56 WIB

Trending di Pekanbaru