Menu

Mode Gelap
Satresnarkoba Polres Bengkalis Amankan Dua Pelaku Penyalahgunaan Sabu di Bathin Solapan Jalan Bandes Duri Barat Jadi Lokasi Pengungkapan Sabu 10,70 Gram oleh Polres Bengkalis Satresnarkoba Polres Bengkalis Ringkus Dua Pelaku Narkotika di Jalan Jawa Gg Aneka dan Jalan Alhamrah Mandau Ruang Asa Project Bersama HIMA Fisioterapi Universitas Awal Bros Hadirkan Kepedulian untuk Lansia Lewat Program “Lansia Sehat” Global Sumud Flotilla for Gaza ‎Miliki Sekretariat Sendiri, KCMI Anambas Siap Perkuat Program Organisasi

Batam

Pemerintah Perlu Hadirkan Aplikasi Transportasi Online Nasional Demi Kemandirian Bangsa

badge-check


					Anwar Anas,  Anggota DPRD Kota Batam sekaligus Sekretaris Komisi I  dukungan KOMANDO desak pemerintah pusat mengelola aplikasi transportasi online nasional. F: Ist Perbesar

Anwar Anas, Anggota DPRD Kota Batam sekaligus Sekretaris Komisi I dukungan KOMANDO desak pemerintah pusat mengelola aplikasi transportasi online nasional. F: Ist

RiauKepri.com, BATAM – Anggota DPRD Kota Batam sekaligus Sekretaris Komisi I, Anwar Anas, menyatakan dukungan penuh terhadap usulan Komunitas Andalan Driver Online (KOMANDO) yang mendesak agar pemerintah pusat memiliki dan mengelola aplikasi transportasi online nasional.

Menurut Anwar Anas, gagasan ini bukan hanya menyangkut kesejahteraan driver online, tetapi juga berkaitan erat dengan agenda kemandirian bangsa.
“Selama ini, sebagian besar aplikasi transportasi dikelola oleh swasta, bahkan investor asing. Orientasinya lebih kepada keuntungan perusahaan, sementara kesejahteraan driver dan kepentingan konsumen sering kali terpinggirkan. Jika negara hadir dengan aplikasi nasional, maka keuntungan bisa kembali kepada rakyat melalui pembangunan infrastruktur, jaminan sosial, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Anwar menegaskan, keberadaan aplikasi nasional sejalan dengan semangat Pasal 33 UUD 1945, di mana cabang-cabang produksi yang menguasai hajat hidup orang banyak harus dikuasai oleh negara.
“Transportasi online sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Negara tidak boleh hanya menjadi penonton. Dengan aplikasi nasional, kita bisa membangun ekosistem transportasi daring yang lebih adil, transparan, dan berdaulat,” tambahnya.

Ia juga menilai bahwa kemandirian digital di sektor transportasi merupakan langkah strategis dalam menghadapi persaingan global.

“Kemandirian digital berarti kita berdiri di atas kaki sendiri, tidak sepenuhnya bergantung pada korporasi swasta yang sewaktu-waktu bisa berubah kebijakan. Inilah langkah konkret menuju kedaulatan ekonomi digital Indonesia,” tegasnya.

Sebagai wakil rakyat di Batam, Anwar memastikan aspirasi yang disampaikan oleh KOMANDO akan diteruskan melalui forum resmi DPRD Kota Batam dan dibawa hingga ke kementerian terkait di tingkat pusat.
“Saya berkomitmen untuk menjadi jembatan antara aspirasi driver online dengan pengambil kebijakan nasional. Tuntutan ini harus ditindaklanjuti karena menyangkut hajat hidup orang banyak,” pungkasnya. (RK6/*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Meaningful Participation BSOJK Hadirkan Plt Dirut BRK Syariah sebagai Narasumber Sektor Perbankan

22 Mei 2026 - 00:10 WIB

Pelatihan Digital Marketing LPK Era Katar Berjaya Resmi Ditutup

21 Mei 2026 - 06:41 WIB

Pimpinan DPRD Batam Hadiri Upacara Peringatan Harkitnas Ke-118 Tingkat Kota Batam

20 Mei 2026 - 19:03 WIB

BRK Syariah dan Pemko Batam Jalin Kerja Sama Subsidi Margin untuk Pelaku Usaha Mikro

20 Mei 2026 - 09:11 WIB

Temu Kangen Alumni SMAN 1 Tanjungbatu Angkatan 91 Berlangsung Haru

15 Mei 2026 - 09:31 WIB

Trending di Batam