RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau mencatat kinerja perdagangan luar negeri Kepri menunjukkan tren positif sepanjang Januari hingga Agustus 2025. Nilai ekspor daerah ini mencapai US$16,20 miliar, meningkat 22,24 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
Kepala BPS Provinsi Kepulauan Riau, Dr. Margaretha Ari Anggorowati, S.Kom., M.T., menjelaskan bahwa pertumbuhan ekspor tersebut menunjukkan aktivitas industri dan perdagangan di kawasan Batam, Bintan, dan Karimun masih menjadi penopang utama perekonomian Kepri.
“Peningkatan ekspor ini sejalan dengan membaiknya permintaan global dan meningkatnya produksi industri pengolahan di kawasan perdagangan bebas,” ujar Margaretha dalam rilis resmi BPS Kepri, Rabu (1/10/2025).
Sementara itu, nilai impor Kepri pada periode yang sama juga mengalami kenaikan signifikan. Total impor tercatat sebesar US$14,89 miliar, naik 35,68 persen dibandingkan Januari–Agustus 2024.
Margaretha menambahkan, kenaikan impor terutama disumbang oleh peningkatan bahan baku dan barang modal yang dibutuhkan untuk mendukung kegiatan industri di Kepri.
Dengan capaian tersebut, neraca perdagangan Kepri masih mencatat surplus sekitar US$1,31 miliar, menandakan kinerja ekspor tetap lebih kuat dibanding impor.
“Secara keseluruhan, data ini menunjukkan aktivitas perdagangan internasional di Kepulauan Riau tetap dinamis dan berperan penting dalam menopang perekonomian nasional,” tutup Margaretha. (RK9)







