Menu

Mode Gelap
Prakiraan Cuaca Kepri Jumat 26 Juni 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah, Natuna dan Anambas Waspada Cuaca Berubah Cepat Rektor UIN Suska Riau Sambut Baik Kerja Sama dengan IKADI Riau, Perkuat Pengabdian untuk Masyarakat LAMR: Andreas Mazlan Minta Maaf, Persoalan Diselesaikan Secara Kekeluargaan LAMR Sambut WPG Riau, Harapkan Jadi Mitra Menjaga Kerukunan Masyarakat Pawai Muharram Diikuti Ratusan Pelajar di Ungar Ansar Jadikan Jalan Raya Dompak Lokasi Edukasi Lingkungan, Gerakan Gotong Royong Didorong Jadi Budaya Masyarakat

Batam

Baznas Batam Ubah Pola Distribusi Zakat: Prioritaskan Pelatihan Las untuk Cetak Tenaga Kerja Tersertifikasi

badge-check


					Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, berdialo dan bersalaman dengan peserta pelatihan juru las dan kewirausahaan tingkat Kota Batam Tahun 2025 di LPK Moradex Energi Persada, Sekupang. F: Diskominfo Batam Perbesar

Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, berdialo dan bersalaman dengan peserta pelatihan juru las dan kewirausahaan tingkat Kota Batam Tahun 2025 di LPK Moradex Energi Persada, Sekupang. F: Diskominfo Batam

RiauKepri.com, BATAM – Baznas Kota Batam mulai mengalihkan fokus pendayagunaan zakat dari bantuan konsumtif menuju program produktif yang berorientasi pada peningkatan keterampilan masyarakat. Langkah ini diwujudkan melalui pelatihan juru las dan kewirausahaan yang resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, mewakili Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, di LPK Moradex Energi Persada, Sekupang, Kamis (20/11/2025).

Program yang diikuti 50 peserta dari berbagai Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masjid di Batam ini berlangsung selama enam hari dan sepenuhnya dibiayai Baznas Kota Batam sebesar Rp278 juta. Pelatihan tersebut menjadi yang pertama kali digagas Baznas Batam dalam upaya menciptakan mustahik yang mandiri secara ekonomi melalui sertifikasi keahlian.

Firmansyah mengapresiasi transformasi program zakat tersebut, yang menurutnya sejalan dengan kebutuhan pasar kerja di Batam. Ia menilai kemampuan las memiliki prospek besar, terutama untuk kebutuhan pembuatan teralis, konstruksi ringan, hingga industri pendukung.

“Perubahan pola penyaluran zakat ini sangat positif. Pelatihan seperti ini membuka peluang bagi masyarakat untuk memiliki keahlian tersertifikasi dan bahkan memulai usaha sendiri,” ujar Firmansyah.

Ia juga berharap para alumni pelatihan kelak mampu berkontribusi kembali dalam penguatan pendayagunaan zakat di Batam. “Jika sudah memiliki pendapatan yang cukup, kami berharap mereka dapat ikut mendukung Baznas agar program pemberdayaan ini terus berkelanjutan,” tambahnya.

Ketua Baznas Kota Batam, Habib Soleh, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan implementasi arahan Wali Kota Batam untuk memastikan minimal 40 persen anggaran zakat difokuskan pada kegiatan produktif. “Peserta merupakan rekomendasi dari 15 UPZ masjid. Kami ingin zakat tidak hanya sekadar bantuan, tetapi menjadi modal keahlian bagi masyarakat,” ujarnya.

Pemko Batam memastikan akan memperluas kerja sama pelatihan berbasis skill sebagai bagian dari strategi membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan kemandirian ekonomi warga. (RK6)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polda Kepri Bongkar Jaringan Promosi Judi Online Internasional di Batam, Lima Tersangka Ditangkap dan Aset Miliaran Disita

25 Juni 2026 - 13:52 WIB

Gelar Paripurna, DPRD Kota Batam Resmi Sahkan Perda PSU Perumahan untuk Perkuat Tata Kelola Kawasan Hunian

24 Juni 2026 - 13:15 WIB

Komisi II DPRD Kota Batam Datangi Kemenkeu, Soroti Anjloknya DBH PPh 21 dan Persoalan NITKU di Coretax

18 Juni 2026 - 17:28 WIB

Resmikan Layanan Rahn Gadai Emas di Kota Batam, BRK Syariah Perluas Akses Pembiayaan Syariah bagi Masyarakat

18 Juni 2026 - 14:10 WIB

Gadai Emas BRK Syariah Kian Diminati Masyarakat, Jaringan Layanan Terus Bertambah

16 Juni 2026 - 12:34 WIB

Trending di Batam