Menu

Mode Gelap
Hari Mangrove Sedunia 2026, Kapolres Kepulauan Meranti Tegaskan Pelestarian Lingkungan Tanggung Jawab Bersama Polres Bengkalis Tahan Tersangka Dugaan Korupsi Dana Satpol PP TA 2021–2022 Kemunculan Harimau Sumatra di Sungai Api Panjang Bintan Raih Sertifikat Eliminasi Malaria dari Kemenkes RI, Bukti Keberhasilan Pengendalian Penyakit Upaya Peningkatan Deviden dan PAD tak Pernah Berhenti, Direktur SPR Haris Kampay Teken MoU di Bidang Kelistrikan dengan PT AJA Di Antara Nisan Para Tokoh, LAMR Bengkalis Meneguhkan Janji Tak Melupakan Sejarah Negeri

Bintan

Bintan Perkuat Desa dan Literasi Warga Jadi Garda Terdepan Cegah Perdagangan Orang

badge-check

Rapat Tim Gugus Tugas TPPO, di Ruang Rapat II Bandar Seri Bentan. (Foto: Ist) Perbesar

Rapat Tim Gugus Tugas TPPO, di Ruang Rapat II Bandar Seri Bentan. (Foto: Ist)

RiauKepri.com, BINTAN – Pemerintah Kabupaten Bintan menegaskan komitmennya menjadikan desa dan kelurahan sebagai garda terdepan dalam upaya pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Penekanan ini mengemuka pada Rapat Tim Gugus Tugas TPPO yang digelar DP3KB Bintan, Senin (24/11) di Ruang Rapat II Bandar Seri Bentan.

Rapat dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, dan dihadiri unsur perangkat daerah, aparat penegak hukum, serta mitra lembaga terkait. Menurut Ronny, posisi Bintan sebagai wilayah dengan mobilitas tinggi dan kedekatan geografis dengan negara tetangga membuat masyarakat lebih rentan terhadap bujuk rayu sindikat perdagangan orang.

“Penguatan peran desa dan peningkatan literasi hukum masyarakat adalah kunci. Warga harus benar-benar paham bagaimana modus bekerja, agar tidak terjebak tawaran kerja palsu yang seringkali berujung eksploitasi,” tegas Ronny.

Ia meminta seluruh anggota Gugus Tugas TPPO memperkuat mekanisme edukasi langsung ke masyarakat, terutama melalui Pos Pelayanan Terpadu dan perangkat desa/kelurahan. Setiap laporan yang masuk, kata dia, harus ditindaklanjuti cepat dengan koordinasi yang rapi dan SOP yang jelas.

DP3KB Bintan dalam kesempatan itu memaparkan evaluasi penanganan kasus sepanjang tahun serta rencana peningkatan sinergi dengan kecamatan dan desa untuk sosialisasi terpadu. Strategi ini diharapkan dapat mempersempit ruang gerak para pelaku sekaligus memberikan perlindungan lebih kuat kepada masyarakat.

Rapat ditutup dengan komitmen bersama seluruh unsur Gugus Tugas untuk memperkuat langkah preventif, mempercepat penanganan korban, dan meningkatkan ketegasan dalam penindakan hukum terhadap pelaku TPPO di Kabupaten Bintan. (RK9)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Bintan Raih Sertifikat Eliminasi Malaria dari Kemenkes RI, Bukti Keberhasilan Pengendalian Penyakit

28 Juli 2026 - 14:22 WIB

Kenduri dan Festival Durian Bintan 2026, Perkuat Identitas Pariwisata dan Budaya

26 Juli 2026 - 14:21 WIB

Tarik 650 Peserta Lokal dan Mancanegara, Bintan Trekking 2026 Dongkrak Pariwisata dan UMKM

26 Juli 2026 - 13:53 WIB

34 Lansia Sebong Lagoi Diwisuda, Bukti Komitmen Bintan Wujudkan Daerah Ramah Lansia

25 Juli 2026 - 15:25 WIB

Istri Wapres RI Kunker ke Bintan, Peringati Hari Anak Nasional dengan Aksi Konservasi Laut

24 Juli 2026 - 06:24 WIB

Trending di Bintan