Menu

Mode Gelap
Perjuangan Hamizan, Balita Siak dengan Kelainan Jantung, Dapat Dukungan Pemkab dan Yayasan Jantung Indonesia Dua Agenda Krusial SIWO di HPN 2026: SIWO Award 2025 dan Penentuan Porwanas 2027 Prakiraan Cuaca Kepri Jumat, 16 Januari 2026 – Umumnya Berawan dengan Potensi Hujan Lokal Imigrasi Pekanbaru Tegaskan Komitmen Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Keimigrasian Dusun Tua Rimba Cempedak Belum Berlistrik, Bupati Siak Janji Perjuangkan Penerangan Audiensi ke LAMR, KSPSI Riau Ingin Jaga Citra Organisasi dan Marwah Melayu

Bintan

Bintan Perkuat Desa dan Literasi Warga Jadi Garda Terdepan Cegah Perdagangan Orang

badge-check


					Rapat Tim Gugus Tugas TPPO, di Ruang Rapat II Bandar Seri Bentan. (Foto: Ist) Perbesar

Rapat Tim Gugus Tugas TPPO, di Ruang Rapat II Bandar Seri Bentan. (Foto: Ist)

RiauKepri.com, BINTAN – Pemerintah Kabupaten Bintan menegaskan komitmennya menjadikan desa dan kelurahan sebagai garda terdepan dalam upaya pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Penekanan ini mengemuka pada Rapat Tim Gugus Tugas TPPO yang digelar DP3KB Bintan, Senin (24/11) di Ruang Rapat II Bandar Seri Bentan.

Rapat dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, dan dihadiri unsur perangkat daerah, aparat penegak hukum, serta mitra lembaga terkait. Menurut Ronny, posisi Bintan sebagai wilayah dengan mobilitas tinggi dan kedekatan geografis dengan negara tetangga membuat masyarakat lebih rentan terhadap bujuk rayu sindikat perdagangan orang.

“Penguatan peran desa dan peningkatan literasi hukum masyarakat adalah kunci. Warga harus benar-benar paham bagaimana modus bekerja, agar tidak terjebak tawaran kerja palsu yang seringkali berujung eksploitasi,” tegas Ronny.

Ia meminta seluruh anggota Gugus Tugas TPPO memperkuat mekanisme edukasi langsung ke masyarakat, terutama melalui Pos Pelayanan Terpadu dan perangkat desa/kelurahan. Setiap laporan yang masuk, kata dia, harus ditindaklanjuti cepat dengan koordinasi yang rapi dan SOP yang jelas.

DP3KB Bintan dalam kesempatan itu memaparkan evaluasi penanganan kasus sepanjang tahun serta rencana peningkatan sinergi dengan kecamatan dan desa untuk sosialisasi terpadu. Strategi ini diharapkan dapat mempersempit ruang gerak para pelaku sekaligus memberikan perlindungan lebih kuat kepada masyarakat.

Rapat ditutup dengan komitmen bersama seluruh unsur Gugus Tugas untuk memperkuat langkah preventif, mempercepat penanganan korban, dan meningkatkan ketegasan dalam penindakan hukum terhadap pelaku TPPO di Kabupaten Bintan. (RK9)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DIF 2025 Dorong Kemandirian Nelayan dan Pembudidaya, Bupati Bintan Perkuat Ekonomi Pesisir

10 Januari 2026 - 09:41 WIB

Tim Ahli Rumah Aspirasi Sturman Panjaitan Tinjau Bantuan Ayam Petelur di Bintan

9 Januari 2026 - 08:10 WIB

Dapur MBG Bintan Dorong Gizi Anak Sekaligus Serap Tenaga Kerja Lokal

8 Januari 2026 - 14:24 WIB

APBD 2026 Menyusut, Pemkab Bintan Perkuat Integritas dan Efisiensi Belanja Daerah

8 Januari 2026 - 08:58 WIB

Hari Ibu ke-97 di Bintan, Perempuan Didorong Jadi Pilar Pembangunan Daerah

18 Desember 2025 - 07:07 WIB

Trending di Bintan