Menu

Mode Gelap
Mengenal Negara Timor Leste dulunya bernama Timor Timur  KKP Pastikan Investasi di KITB Tetap Jalan, Penyegelan Bersifat Sementara Izin PKKPRL PT MNS Dalam Proses, Pembangunan Darat Lancar Polsek Mandau Ungkap Kasus Narkotika, Seorang Pria Diamankan Bersama Dua Paket Sabu Prakiraan Cuaca Kepri Rabu, 24 Juni 2026: Tanjungpinang hingga Anambas Didominasi Cuaca Berawan Kasus Malaria di Tanjung Sebauk Capai Ratusan, TP PKK Kepri Dorong Warga Perkuat Pencegahan Berbasis Lingkungan

Pekanbaru

BRK Syariah Mantapkan Diri Jadi BUMD Percontohan Penguatan Antikorupsi Lewat Supervisi KPK

badge-check


					Rapat Koordinasi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Menara Dang Merdu BRK Syariah. (Foto: BRK Syariah) Perbesar

Rapat Koordinasi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Menara Dang Merdu BRK Syariah. (Foto: BRK Syariah)

RiauKepri.com, PEKANBARU – PT Bank Pembangunan Daerah Riau Kepri Syariah (Perseroda) menegaskan langkahnya menjadi BUMD percontohan nasional dalam penerapan tata kelola antikorupsi. Komitmen itu kembali ditegaskan melalui Rapat Koordinasi Lanjutan bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang digelar di Menara Dang Merdu BRK Syariah, Rabu (3/12/2025).

Pertemuan tersebut merupakan kelanjutan dari koordinasi sebelumnya di Batam pada 15 Oktober 2025. Rakor ini menjadi bagian dari supervisi KPK untuk mendorong peningkatan standar transparansi, penguatan kepatuhan, serta pencegahan korupsi di lingkungan BUMD.

Dari KPK hadir Kasatgas Bidang Penindakan 1.4, Salemuddin Thalib, dan Kasatgas Bidang Penindakan 1.3, Mochamad Wiraksajaya, bersama tim. Mereka diterima langsung oleh Plt. Direktur Utama BRK Syariah, Helwin Yunus, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko, Fajar Restu Febriansyah, serta Ketua Dewan Pengawas Syariah, Zulhendri Rais.

Helwin Yunus menegaskan bahwa penguatan sistem antikorupsi bukan sekadar kewajiban, tetapi merupakan pondasi untuk membawa BRK Syariah naik kelas sebagai institusi keuangan daerah yang berintegritas.
“BRK Syariah selalu menempatkan integritas dan kepatuhan sebagai prioritas utama. Kehadiran KPK membantu memastikan bahwa perbaikan tata kelola berjalan lebih sistemik dan berkelanjutan. Kami ingin menjadi bank syariah daerah yang bersih, profesional, dan memberi nilai terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Kasatgas KPK, Salemuddin Thalib, mengapresiasi upaya konsisten BRK Syariah dalam membangun sistem pengendalian antikorupsi. Ia berharap komitmen tersebut mampu menghasilkan layanan publik yang semakin berkualitas.
“Melalui kegiatan ini, kita berharap ke depan BRK Syariah dapat memberikan yang lebih baik bagi masyarakat Provinsi Riau,” tuturnya.

BRK Syariah menargetkan rangkaian supervisi ini menjadi momentum untuk memperkuat kualitas tata kelola syariah, memperdalam praktik transparansi, serta menegaskan peran sebagai BUMD yang menjadi contoh penerapan prinsip akuntabilitas di tingkat nasional. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dapat Anugrah JMSI Award, Kapolda Riau: Saya Terima dengan Senang Hati

23 Juni 2026 - 19:02 WIB

Bedah Novel Rida K Liamsi Jadi Ruang Mahasiswa Mengenal Sejarah Melayu

22 Juni 2026 - 17:33 WIB

BRK Syariah Dukung Suksesnya Sensus Ekonomi 2026 untuk Perkuat Fondasi Perekonomian Riau

22 Juni 2026 - 17:22 WIB

Anak Siak Terpilih Jadi Paskibraka Nasional, Ukir Sejarah Baru bagi Negeri Istana

22 Juni 2026 - 14:52 WIB

BRK Syariah Cabang Utama Pekanbaru Perluas Edukasi Gadai Emas di Lingkungan Samsat Kota

22 Juni 2026 - 10:01 WIB

Trending di Pekanbaru