RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Kamis, 12 Februari 2026, umumnya didominasi oleh cuaca berawan hingga hujan ringan di sebagian besar daerah. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan disertai angin kencang dan petir di beberapa wilayah.
Di Kota Tanjungpinang, cuaca diprakirakan berawan sejak pagi hari, kemudian berpotensi turun hujan ringan pada siang hingga sore hari. Suhu udara berkisar antara 25–31 derajat Celsius dengan kelembapan 70–95 persen.
Untuk wilayah Kabupaten Bintan, cuaca berawan tebal pada pagi hari dan berpotensi hujan ringan hingga sedang pada siang dan sore hari. Suhu udara berada pada kisaran 24–30 derajat Celsius dengan kelembapan 75–95 persen.
Di Kota Batam, kondisi cuaca umumnya berawan dengan potensi hujan ringan pada siang hingga malam hari. Suhu udara diprakirakan antara 26–31 derajat Celsius dengan kelembapan mencapai 70–95 persen.
Sementara itu, wilayah Kabupaten Karimun diprakirakan berawan dan berpotensi hujan ringan pada sore hingga malam hari. Suhu udara berkisar 25–31 derajat Celsius dengan kelembapan 70–95 persen.
Untuk Kabupaten Lingga, cuaca cenderung berawan sejak pagi hari dan berpotensi hujan ringan pada siang dan sore hari. Suhu udara berada di kisaran 24–30 derajat Celsius dengan kelembapan 75–95 persen.
Di wilayah Kabupaten Natuna, cuaca diprakirakan berawan tebal dengan potensi hujan sedang disertai angin kencang pada siang hingga sore hari. Suhu udara berkisar 25–30 derajat Celsius dengan kelembapan 75–95 persen.
Sedangkan di Kabupaten Kepulauan Anambas, cuaca berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang pada siang dan sore hari. Suhu udara diprakirakan 25–30 derajat Celsius dengan kelembapan 75–95 persen.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, agar mewaspadai potensi gelombang tinggi dan angin kencang di perairan Kepri. Masyarakat juga diharapkan tetap memantau informasi cuaca terbaru guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem. (red)







