Menu

Mode Gelap
257 CJH Siak Berangkat 4 Mei, 33 Persen Lansia Diminta Jaga Kebugaran Kisah Pilu Putri, Korban Narkoba yang Datang ke Rumah Dinas Bupati Siak Hari Posyandu Nasional 2026, Ny. Sinta Aneng Salurkan Bantuan untuk Kader Posyandu di Kepulauan Anambas Minimalisir Kebocoran PAD, Bapenda Riau MoU Dengan BRK Syariah Terkait Pembayaran Pajak Secara Digital PT BSP Bersama SKK Migas Sumbagut Tanam Pohon di Dayun, Dorong Ekowisata dan Lingkungan Hijau Rayakan Hari Tari Sedunia, Sirih Junjung Pentaskan 10 Tari dalam Semalam

Tanjungpinang

MTI Kepri Soroti Kelangkaan Tiket Kapal Roro Jelang Lebaran, Diduga Ada Permainan Calo

badge-check


					Syaiful, Ketua MTI Wilayah Kepulauan Riau. (Foto: Ist) Perbesar

Syaiful, Ketua MTI Wilayah Kepulauan Riau. (Foto: Ist)

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Masyarakat di Provinsi Kepulauan Riau mengeluhkan sulitnya mendapatkan tiket kapal roro untuk mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Keluhan tersebut terutama terkait rute dari Pelabuhan Telaga Punggur, Batam menuju Mengkapan (Buton, Riau) serta rute Telaga Punggur menuju Kuala Tungkal, Jambi.

Keluhan masyarakat itu disampaikan kepada Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Wilayah Kepulauan Riau dalam beberapa waktu terakhir. Banyak calon pemudik mengaku kesulitan memperoleh tiket meski telah mencoba melakukan pemesanan melalui sistem daring.

Ketua MTI Wilayah Kepulauan Riau, Syaiful, mengatakan pihaknya menerima banyak laporan dari masyarakat yang mengaku tidak mendapatkan tiket meski sudah menunggu pembukaan penjualan melalui aplikasi Ferizy, Tanjungpinang (10/3/2026).

Menurutnya, masyarakat telah bersiaga menunggu jadwal pembukaan pemesanan tiket secara online. Namun ketika sistem dibuka, tiket disebut langsung habis dalam waktu singkat.

“Banyak masyarakat yang bertanya, siapa yang melakukan pemesanan hingga tiket langsung habis begitu dibuka. Jika sistem berjalan normal, seharusnya masyarakat masih memiliki kesempatan untuk membeli tiket,” ujarnya di Tanjungpinang, Selasa (10/3).

Syaiful menjelaskan, sistem pembelian tiket secara elektronik melalui aplikasi Ferizy seharusnya mempermudah masyarakat dan meminimalkan praktik percaloan. Namun dalam praktiknya, justru muncul dugaan adanya pihak tertentu yang menguasai tiket dalam jumlah besar.

Ia menilai kondisi tersebut menimbulkan kecurigaan adanya praktik tidak sehat dalam penjualan tiket. Hal ini karena di saat tiket online dinyatakan habis, masyarakat justru masih dapat menemukan tiket melalui agen atau calo dengan harga jauh lebih mahal.

Berdasarkan laporan yang diterima MTI Kepri, tiket untuk kendaraan roda empat yang seharusnya dijual sekitar Rp1.948.000 disebut ditawarkan oleh calo dengan harga mencapai Rp2,9 juta per unit kendaraan.

“Ini jelas merugikan masyarakat. Di saat masyarakat sangat membutuhkan tiket untuk mudik, justru ada pihak-pihak yang mencari keuntungan dalam situasi tersebut,” kata Syaiful.

Ia juga menilai praktik tersebut bertentangan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menginstruksikan seluruh aparatur pemerintah dan pemangku kepentingan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat selama masa angkutan mudik Lebaran.

Menurutnya, kebijakan pemerintah saat ini justru bertujuan memberikan kemudahan, keringanan biaya, serta kenyamanan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.

Karena itu, MTI Kepri meminta aparat penegak hukum untuk melakukan pengawasan terhadap proses penjualan tiket di Pelabuhan Telaga Punggur, Batam.

Syaiful berharap Polda Kepulauan Riau dapat menindak tegas apabila ditemukan oknum operator maupun calo yang memanfaatkan momentum mudik Lebaran untuk meraup keuntungan secara tidak wajar.

“Pengawasan perlu dilakukan agar masyarakat dapat memperoleh tiket secara wajar dan mudik Lebaran dapat berlangsung aman, nyaman, serta adil bagi semua,” pungkasnya. (RK9)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Penari Belia sampai Lansia Ikut Menari Satu Jam Tanpa Henti

30 April 2026 - 06:33 WIB

Misni Resmi Jadi Sekda, Tonggak Baru Kepemimpinan Perempuan di Kepri

28 April 2026 - 07:53 WIB

Gubernur Ansar Lantik Misni sebagai Sekda Definitif Kepri, Perempuan Pertama Pegang Tongkat Komando Birokrasi

27 April 2026 - 13:08 WIB

Semarak Hari Nelayan Nasional ke-66, Pesisir Senggarang Dipenuhi Antusiasme Masyarakat

26 April 2026 - 16:31 WIB

Eks DPRD Tanjungpinang Minta Perlindungan Usai Diancam

23 April 2026 - 17:27 WIB

Trending di Tanjungpinang