RiauKepri.com, PEKANBARU– Kunjungan kerja reses Komisi IX DPR RI ke Provinsi Riau menjadi momentum penting dalam menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah, khususnya di sektor kesehatan, ketenagakerjaan, kependudukan, dan jaminan sosial.
Rombongan DPR RI tersebut disambut Pemerintah Provinsi Riau sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Bumi Lancang Kuning.
Asisten I Setdaprov Riau, Zulkifli Syukur, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menilai pertemuan ini menjadi ruang strategis untuk menyampaikan kondisi riil yang dihadapi masyarakat di daerah.
“Kehadiran Komisi IX DPR RI menjadi momentum strategis bagi kami untuk menyampaikan kondisi riil daerah, khususnya pada sektor kesehatan, ketenagakerjaan, kependudukan, serta jaminan sosial,” ujarnya di Kantor Gubernur Riau, Rabu (22/04/2026).
Ia menjelaskan, karakter wilayah Riau yang terdiri dari kawasan perkotaan, industri, hingga pesisir dan kepulauan menghadirkan tantangan tersendiri dalam pemerataan pembangunan.
Kondisi ini berdampak pada layanan kesehatan, perlindungan tenaga kerja, serta jangkauan program sosial yang membutuhkan pendekatan lebih adaptif.
Pemprov Riau, lanjutnya, telah menetapkan arah pembangunan melalui RPJMD Riau 2025-2029 dengan fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Komitmen kami memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang layak, memperkuat perlindungan tenaga kerja, membangun keluarga tangguh, serta menghadirkan perlindungan sosial yang menyeluruh,” jelasnya.
Di sektor kesehatan, Pemprov Riau mulai menggeser pendekatan dari kuratif ke preventif. Salah satu langkah konkret adalah pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis di seluruh wilayah.
Saat ini, sebanyak 243 puskesmas di Riau telah melaksanakan program tersebut. Hingga akhir 2025, jumlah kunjungan mencapai 1.276.987 dari total sasaran 6.811.158 penduduk atau sekitar 18,75 persen.
Meski menunjukkan tren positif, Zulkifli mengakui masih terdapat sejumlah kendala, mulai dari keterbatasan sistem aplikasi, ketersediaan bahan medis, hingga tantangan geografis wilayah.
Selain itu, cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional di Riau telah mencapai sekitar 93 persen. (RK1/*)







